Insentif Mobil Hybrid Berpeluang Dorong Penjualan ke 1 Juta Unit
30 Oktober 2026, 17:00 WIB
Menurut penuturan seorang tenaga penjual, Toyota Veloz Hybrid bakal resmi dipasarkan pada bulan depan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Toyota Veloz Hybrid kembali hangat diperbincangkan. Mobil satu ini digadang-gadang akan segera mengaspal di jalanan Indonesia.
Menurut salah satu tenaga penjual, produk baru Toyota Astra Motor (TAM) tersebut bakal diluncurkan pada bulan depan.
“Mau update Veloz Hybrid mulai keluar di bulan November,” ungkap seorang wiraniaga Toyota kepada KatadataOTO pada hari ini, Rabu (15/10).
Namun ia masih malu-malu untuk membocorkan tanggal pasti peluncuran mobil baru Toyota tersebut.
Lebih jauh dia menjelaskan kalau Toyota Veloz berjantung pacu hibrida tersebut akan dijual ke konsumen pada pertengahan November.
Jika melihat timeline, maka berdekatan dengan gelaran ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 di ICE BSD, Tangerang.
“Kayanya di antara sebelum GJAW atau pas GJAW-nya. Mungkin kayanya di situ untuk launching awal,” tegas dia.
Menurut penuturan tenaga penjual yang disamarkan identitasnya itu, harga Toyota Veloz Hybrid diperkirakan sekitar Rp 420 jutaan.
Akan tetapi ia belum mau membocorkan lebih jauh informasi mengenai Toyota Veloz Hybrid yang bakal diniagakan.
Di sisi lain KatadataOTO coba mengonfirmasi ke TAM perihal informasi di atas. Pabrikan asal Jepang tersebut juga enggan berkomentar terlalu jauh.
“Mohon maaf untuk mengenai produk baru saya belum dapat menjawab. Pastinya belum dapat dipesan saat ini,” kata Philardi Ogi, Head of Public Relation TAM.
Ia juga belum bisa memastikan apakah mungkin Toyota Veloz diluncurkan saat pameran GJAW 2025 berlangsung pada 21-30 November mendatang atau tidak.
Sekadar mengingatkan, Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menyatakan Veloz Hybrid akan diproduksi lokal di Karawang, Jawa Barat.
Selain itu TMMIN disebut berniat untuk menggandeng pihak ketiga dalam pengembangan baterai Toyota Veloz Hybrid.
“Di masa mendatang, kita punya kerja sama untuk pembuatan baterai,” kata Nandi Julyanto, Presiden Direktur TMMIN dalam kesempatan berbeda.
Jika melihat pernyataan di atas, besar peluang baterai yang dimaksud merupakan hasil kerja sama strategis dengan produsen Tiongkok, Contemporary Amperex Technology Co., Limited (CATL).
Mengingat di 2023 lalu, perwakilan Toyota mengkonfirmasi bahwa mereka akan gandeng CATL membangun industri baterai kendaraan listrik di Indonesia.
Ditambah fasilitas produksi CATL di dalam negeri sudah diresmikan oleh Presiden Indonesia Prabowo Subianto pada Juni 2025 dan ditargetkan rampung tahun depan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
30 Oktober 2026, 17:00 WIB
21 Oktober 2026, 11:00 WIB
01 Oktober 2026, 19:00 WIB
23 September 2026, 17:49 WIB
21 September 2026, 11:16 WIB
Terkini
02 November 2026, 15:54 WIB
Adopsi motor listrik di Indonesia masih belum semasif mobil listrik, AISI ungkap persentasenya masih kecil
02 November 2026, 11:00 WIB
Marc Marquez saat ini tengah memimpin klasemen sementara MotoGP 2026 usai memenangkan seri Malaysia di Sepang
02 November 2026, 09:00 WIB
Merek mobil Cina mulai menjamur dan mencatatkan penjualan positif di berbagai wilayah, terkininya di eropa
02 November 2026, 07:00 WIB
Yamaha Gear Ultima edisi Kicau Mania hadir perdana di gelaran Umi Kasum Cup VI, jadi inspirasi modifikasi
01 November 2026, 20:29 WIB
iCar Indonesia membuka diler di dalam mal pertamanya di Jakarta untuk mendekatkan diri dengan konsumen
01 November 2026, 17:37 WIB
Di bulan ini sejumlah SPBU di Indonesia nampak menahan harga BBM mereka, mulai dari RON 92 sampai jenis diesel
01 November 2026, 15:07 WIB
Marc Marquez berhasil meraih kemenangan di MotoGP Malaysia 2026 dan mendapat poin untuk menjauh dari Martin
01 November 2026, 10:13 WIB
Bappenas menjelaskan pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia perlu kolaborasi berbagai pihak