Penjualan Mobil Hybrid Naik, Menko Airlangga Kasih Isyarat
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
Menurut penuturan seorang tenaga penjual, Toyota Veloz Hybrid bakal resmi dipasarkan pada bulan depan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Toyota Veloz Hybrid kembali hangat diperbincangkan. Mobil satu ini digadang-gadang akan segera mengaspal di jalanan Indonesia.
Menurut salah satu tenaga penjual, produk baru Toyota Astra Motor (TAM) tersebut bakal diluncurkan pada bulan depan.
“Mau update Veloz Hybrid mulai keluar di bulan November,” ungkap seorang wiraniaga Toyota kepada KatadataOTO pada hari ini, Rabu (15/10).
Namun ia masih malu-malu untuk membocorkan tanggal pasti peluncuran mobil baru Toyota tersebut.
Lebih jauh dia menjelaskan kalau Toyota Veloz berjantung pacu hibrida tersebut akan dijual ke konsumen pada pertengahan November.
Jika melihat timeline, maka berdekatan dengan gelaran ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 di ICE BSD, Tangerang.
“Kayanya di antara sebelum GJAW atau pas GJAW-nya. Mungkin kayanya di situ untuk launching awal,” tegas dia.
Menurut penuturan tenaga penjual yang disamarkan identitasnya itu, harga Toyota Veloz Hybrid diperkirakan sekitar Rp 420 jutaan.
Akan tetapi ia belum mau membocorkan lebih jauh informasi mengenai Toyota Veloz Hybrid yang bakal diniagakan.
Di sisi lain KatadataOTO coba mengonfirmasi ke TAM perihal informasi di atas. Pabrikan asal Jepang tersebut juga enggan berkomentar terlalu jauh.
“Mohon maaf untuk mengenai produk baru saya belum dapat menjawab. Pastinya belum dapat dipesan saat ini,” kata Philardi Ogi, Head of Public Relation TAM.
Ia juga belum bisa memastikan apakah mungkin Toyota Veloz diluncurkan saat pameran GJAW 2025 berlangsung pada 21-30 November mendatang atau tidak.
Sekadar mengingatkan, Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menyatakan Veloz Hybrid akan diproduksi lokal di Karawang, Jawa Barat.
Selain itu TMMIN disebut berniat untuk menggandeng pihak ketiga dalam pengembangan baterai Toyota Veloz Hybrid.
“Di masa mendatang, kita punya kerja sama untuk pembuatan baterai,” kata Nandi Julyanto, Presiden Direktur TMMIN dalam kesempatan berbeda.
Jika melihat pernyataan di atas, besar peluang baterai yang dimaksud merupakan hasil kerja sama strategis dengan produsen Tiongkok, Contemporary Amperex Technology Co., Limited (CATL).
Mengingat di 2023 lalu, perwakilan Toyota mengkonfirmasi bahwa mereka akan gandeng CATL membangun industri baterai kendaraan listrik di Indonesia.
Ditambah fasilitas produksi CATL di dalam negeri sudah diresmikan oleh Presiden Indonesia Prabowo Subianto pada Juni 2025 dan ditargetkan rampung tahun depan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
24 Agustus 2026, 09:00 WIB
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
10 Agustus 2026, 20:00 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
Terkini
18 September 2026, 09:36 WIB
Wuling Eksion PHEV hadir untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang tidak hanya bermobilitas di dalam kota
18 September 2026, 06:00 WIB
Mobil pribadi dengan pelat nomor yang tidak sesuai diharapkan tidak melintas area Ganjil Genap Jakarta
18 September 2026, 06:00 WIB
Menjelang akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih tetap beroperasi di lima lokasi di sekitar ibu kota
18 September 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap beroperasi untuk memudahkan para pengendara di Kota Kembang
17 September 2026, 22:00 WIB
Sejumlah motor matic murah dari Suzuki dan TVS mengalami kenaikan bervariasi pada periode September 2026
17 September 2026, 18:59 WIB
Tim satelit KTM, yakni Tech3 baru mengumumkan Agius untuk masuk ke susunan sementara pembalap MotoGP 2027
17 September 2026, 17:00 WIB
Pameran otomotif GIIAS siap berlanjut ke Semarang di akhir September 2026, ada promo pembelian tiket
17 September 2026, 15:00 WIB
Merek mobil mewah di RI alami kenaikan penjualan sepanjang periode Agustus 2026, termasuk BMW dan Lexus