Mengenal Perbedaan Elektrifikasi pada HEV, PHEV dan REEV
25 Mei 2026, 09:00 WIB
Menurut penuturan seorang tenaga penjual, Toyota Veloz Hybrid bakal resmi dipasarkan pada bulan depan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Toyota Veloz Hybrid kembali hangat diperbincangkan. Mobil satu ini digadang-gadang akan segera mengaspal di jalanan Indonesia.
Menurut salah satu tenaga penjual, produk baru Toyota Astra Motor (TAM) tersebut bakal diluncurkan pada bulan depan.
“Mau update Veloz Hybrid mulai keluar di bulan November,” ungkap seorang wiraniaga Toyota kepada KatadataOTO pada hari ini, Rabu (15/10).
Namun ia masih malu-malu untuk membocorkan tanggal pasti peluncuran mobil baru Toyota tersebut.
Lebih jauh dia menjelaskan kalau Toyota Veloz berjantung pacu hibrida tersebut akan dijual ke konsumen pada pertengahan November.
Jika melihat timeline, maka berdekatan dengan gelaran ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 di ICE BSD, Tangerang.
“Kayanya di antara sebelum GJAW atau pas GJAW-nya. Mungkin kayanya di situ untuk launching awal,” tegas dia.
Menurut penuturan tenaga penjual yang disamarkan identitasnya itu, harga Toyota Veloz Hybrid diperkirakan sekitar Rp 420 jutaan.
Akan tetapi ia belum mau membocorkan lebih jauh informasi mengenai Toyota Veloz Hybrid yang bakal diniagakan.
Di sisi lain KatadataOTO coba mengonfirmasi ke TAM perihal informasi di atas. Pabrikan asal Jepang tersebut juga enggan berkomentar terlalu jauh.
“Mohon maaf untuk mengenai produk baru saya belum dapat menjawab. Pastinya belum dapat dipesan saat ini,” kata Philardi Ogi, Head of Public Relation TAM.
Ia juga belum bisa memastikan apakah mungkin Toyota Veloz diluncurkan saat pameran GJAW 2025 berlangsung pada 21-30 November mendatang atau tidak.
Sekadar mengingatkan, Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menyatakan Veloz Hybrid akan diproduksi lokal di Karawang, Jawa Barat.
Selain itu TMMIN disebut berniat untuk menggandeng pihak ketiga dalam pengembangan baterai Toyota Veloz Hybrid.
“Di masa mendatang, kita punya kerja sama untuk pembuatan baterai,” kata Nandi Julyanto, Presiden Direktur TMMIN dalam kesempatan berbeda.
Jika melihat pernyataan di atas, besar peluang baterai yang dimaksud merupakan hasil kerja sama strategis dengan produsen Tiongkok, Contemporary Amperex Technology Co., Limited (CATL).
Mengingat di 2023 lalu, perwakilan Toyota mengkonfirmasi bahwa mereka akan gandeng CATL membangun industri baterai kendaraan listrik di Indonesia.
Ditambah fasilitas produksi CATL di dalam negeri sudah diresmikan oleh Presiden Indonesia Prabowo Subianto pada Juni 2025 dan ditargetkan rampung tahun depan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
25 Mei 2026, 09:00 WIB
24 Mei 2026, 15:13 WIB
19 Mei 2026, 13:29 WIB
26 April 2026, 09:59 WIB
21 April 2026, 18:45 WIB
Terkini
13 Juni 2026, 21:35 WIB
Astra Honda Racing Team sukses di race pertama ARRC Motegi, Jepang dengan membawa dua podium via Herjun dan Irfan
13 Juni 2026, 20:27 WIB
Nama Hyundai Staria Hybrid telah terdaftar di laman Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 2026
13 Juni 2026, 18:28 WIB
Menurut Pindad, masalah yang terjadi pada mobil kepresidenan Prabowo terjadi pada awal-awal penggunaan
13 Juni 2026, 07:38 WIB
Ajang Daihatsu National SMK Skill Contest merupakan kompetisi untuk menyiapkan generasi mendatang tahan banting
12 Juni 2026, 23:51 WIB
BYD M6 DM akan bersaing di kelas MPV ramah lingkungan lain di Indonesia mengandalkan harga dan teknologinya
12 Juni 2026, 22:24 WIB
MPMX kembali menggelar program MPM Bisa untuk memberdayakan ekonomi penyandang disabilitas di Indonesia
12 Juni 2026, 21:33 WIB
Motul Indonesia Energy terus berupaya untuk memberikan pemahanan bahwa merawat motor harus dilakukan rutin
12 Juni 2026, 21:28 WIB
TVS perkenalkan sejumlah model motor baru di Pekan Raya Jakarta 2026 dan tebar promo diskon jutaan rupiah