Raksasa Minyak Arab Kembangkan Mesin Khusus Mobil Hybrid
21 April 2026, 18:45 WIB
Menurut penuturan seorang tenaga penjual, Toyota Veloz Hybrid bakal resmi dipasarkan pada bulan depan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Toyota Veloz Hybrid kembali hangat diperbincangkan. Mobil satu ini digadang-gadang akan segera mengaspal di jalanan Indonesia.
Menurut salah satu tenaga penjual, produk baru Toyota Astra Motor (TAM) tersebut bakal diluncurkan pada bulan depan.
“Mau update Veloz Hybrid mulai keluar di bulan November,” ungkap seorang wiraniaga Toyota kepada KatadataOTO pada hari ini, Rabu (15/10).
Namun ia masih malu-malu untuk membocorkan tanggal pasti peluncuran mobil baru Toyota tersebut.
Lebih jauh dia menjelaskan kalau Toyota Veloz berjantung pacu hibrida tersebut akan dijual ke konsumen pada pertengahan November.
Jika melihat timeline, maka berdekatan dengan gelaran ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 di ICE BSD, Tangerang.
“Kayanya di antara sebelum GJAW atau pas GJAW-nya. Mungkin kayanya di situ untuk launching awal,” tegas dia.
Menurut penuturan tenaga penjual yang disamarkan identitasnya itu, harga Toyota Veloz Hybrid diperkirakan sekitar Rp 420 jutaan.
Akan tetapi ia belum mau membocorkan lebih jauh informasi mengenai Toyota Veloz Hybrid yang bakal diniagakan.
Di sisi lain KatadataOTO coba mengonfirmasi ke TAM perihal informasi di atas. Pabrikan asal Jepang tersebut juga enggan berkomentar terlalu jauh.
“Mohon maaf untuk mengenai produk baru saya belum dapat menjawab. Pastinya belum dapat dipesan saat ini,” kata Philardi Ogi, Head of Public Relation TAM.
Ia juga belum bisa memastikan apakah mungkin Toyota Veloz diluncurkan saat pameran GJAW 2025 berlangsung pada 21-30 November mendatang atau tidak.
Sekadar mengingatkan, Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menyatakan Veloz Hybrid akan diproduksi lokal di Karawang, Jawa Barat.
Selain itu TMMIN disebut berniat untuk menggandeng pihak ketiga dalam pengembangan baterai Toyota Veloz Hybrid.
“Di masa mendatang, kita punya kerja sama untuk pembuatan baterai,” kata Nandi Julyanto, Presiden Direktur TMMIN dalam kesempatan berbeda.
Jika melihat pernyataan di atas, besar peluang baterai yang dimaksud merupakan hasil kerja sama strategis dengan produsen Tiongkok, Contemporary Amperex Technology Co., Limited (CATL).
Mengingat di 2023 lalu, perwakilan Toyota mengkonfirmasi bahwa mereka akan gandeng CATL membangun industri baterai kendaraan listrik di Indonesia.
Ditambah fasilitas produksi CATL di dalam negeri sudah diresmikan oleh Presiden Indonesia Prabowo Subianto pada Juni 2025 dan ditargetkan rampung tahun depan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
21 April 2026, 18:45 WIB
21 April 2026, 11:37 WIB
14 April 2026, 07:00 WIB
13 April 2026, 11:00 WIB
03 April 2026, 18:43 WIB
Terkini
25 April 2026, 15:00 WIB
Motul berkolaborasi dengan EMP untuk terlibat di ajang balap motor ketahanan FIM EWC World Endurance Championship
25 April 2026, 13:00 WIB
Changan memperkenalkan teknologi BlueCore Hybrid yang memiliki efisiensi dalam penggunaan bahan bakar
25 April 2026, 11:00 WIB
Lepas membawa beberapa produk unggulan dalam ajang Beijing Auto Show 2026, masing-masing adalah L4 dan L6
25 April 2026, 09:01 WIB
Marc Marquez dan Francesco Bagnaia mempunyai catatan apik meraih kemenangan dalam ajang MotoGP Spanyol 2026
25 April 2026, 08:56 WIB
Cargloss Group memasuki usia 40 tahun dan berganti kepemimpinan menuju masa depan lebih terintegrasi
24 April 2026, 20:33 WIB
Jetour Zongheng G700 jadi salah satu kandidat SUV PHEV baru di RI, mengisi kelas yang sama dengan Denza B5
24 April 2026, 17:30 WIB
Jetour G700 dan T2 i-DM dicoba oleh seluruh jurnalis dan influencer yang mengikuti ajang test drive eksklusif
24 April 2026, 15:00 WIB
Peraturan baru mengenai insentif EV tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 900.1.13.1/3764/SJ