Susul Avanza, Harga Toyota Innova Zenix Naik di Awal Tahun
15 Januari 2026, 15:00 WIB
Saat penjualan mobil baru di Indonesia masih lesu, Daihatsu ingin mempertahankan market share di nomor dua
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penjualan mobil baru di Indonesia memang masih belum sepenuhnya pulih. Terlihat pada periode September 2025.
Mengolah data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pada bulan lalu distribusi dari pabrik ke diler (wholesales) hanya 62.071 unit.
Angka di atas menunjukan kenaikan tipis sekitar 0,5 persen jika dibandingkan dengan 61.777 unit pada Agustus 2025.
Sementara penyaluran dari diler ke konsumen (retail sales) pada September 2025 berada di angka 63.723 unit.
Raihan tersebut turun 4,20 persen jika dibandingkan dengan penjualan retail sales di Agustus 2025.
Melihat data di atas Astra Daihatsu Motor (ADM) pun buka suara. Mereka menilai di tengah situasi yang kian menjepit masih ada banyak kemungkinan.
“Di tengah kondisi penurunan retail sales yang terjadi, Daihatsu akan tetap mencari opportunity untuk memberikan penawaran terbaik kepada pelanggan,” ungkap Tri Mulyono, Marketing & Customer Relations Division Head Astra International Daihatsu Sales Operation saat dihubungi KatadataOTO, Selasa (14/10).
Tri memang tidak menampik bila pasar mobil baru di dalam negeri sedang bergejolak sejak awal 2025. Berbagai halangan menghadang industri otomotif.
Sehingga kinerja penjualan kendaraan roda empat anyar tidak bisa maksimal. Lalu belum sesuai dengan harapan banyak orang.
Meski begitu Daihatsu tetap membawa misi penting di tengah situasi yang kian menghimpit seperti sekarang.
“(Kami ingin) mempertahankan posisi market share kedua sampai dengan akhir tahun 2025,” Tri menambahkan.
Sebagai informasi, target yang sedang dicanangkan Daihatsu bukan hanya sekadar omong kosong. Sebab mereka sudah mempunyai bekal penting.
Dalam data Gaikindo menunjukan pada bulan lalu Daihatsu berhasil membukukan retail sales 11.390 unit.
Jumlah tersebut mengalami peningkatkan tipis dari 11.008 pada Agustus 2025. Menjadi sebuah raihan positif bagi produsen asal Jepang itu.
Menurut Tri ada sejumlah faktor pendukung kenapa penjualan mobil baru Daihatsu naik di September 2025.
Seperti contoh dengan memaksimalkan tingginya minat masyarakat terhadap kendaraan komersial mereka.
"Ditandai dengan kenaikan penjualan unit Daihatsu Gran Max (di bulan lalu)," Tri melanjutkan.
Selain itu mobil Low Cost Green Car (LCGC) Daihatsu, yakni Sigra juga tidak kalah digandrungi konsumen di dalam negeri.
Berkat capaian di atas, Daihatsu bertengger di posisi kedua 10 merek mobil terlaris di Indonesia pada September 2025.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Januari 2026, 15:00 WIB
15 Januari 2026, 11:00 WIB
15 Januari 2026, 09:00 WIB
14 Januari 2026, 09:00 WIB
13 Januari 2026, 14:04 WIB
Terkini
15 Januari 2026, 19:00 WIB
FIM menetapkan aturan baru terkait prosedur menyalakan motor pasca kecelakaan di tengah balapan MotoGP
15 Januari 2026, 17:00 WIB
Valentino Rossi percaya Desmosedici milik Ducati masih akan kompetitif usai peraturan MotoGP 2027 dijalankan
15 Januari 2026, 16:00 WIB
Insiden mobil listrik terbakar tidak semata-mata disebabkan oleh baterai, berikut analisa EVSafe Indonesia
15 Januari 2026, 15:00 WIB
Menurut informasi yang dihimpun, Toyota Innova Zenix paling murah dipasarkan dengan banderol Rp 437,3 jutaan
15 Januari 2026, 14:00 WIB
Harga Hyundai Ioniq 5 langsung terkerek tinggi dibandingkan tahun lalu, sehingga bisa memberatkan konsumen
15 Januari 2026, 13:00 WIB
MG Motor Indonesia menggelar program penawaran menarik untuk konsumen setia di Tanah Air di awal 2026
15 Januari 2026, 12:00 WIB
Airlangga mengaku tengah melakukan evaluasi insentif otomotif untuk di 2026 agar industri bisa tetap berjalan
15 Januari 2026, 11:00 WIB
Toyota Avanza jadi mobil terlaris di 2025 namun BYD mulai merangsek naik dengan memasukkan dua model ke 20 besar