OLXmobbi Buka Dua Gerai Mobil Bekas Baru di Bogor dan Samarinda
27 Mei 2026, 07:00 WIB
Saat penjualan mobil baru di Indonesia masih lesu, Daihatsu ingin mempertahankan market share di nomor dua
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penjualan mobil baru di Indonesia memang masih belum sepenuhnya pulih. Terlihat pada periode September 2025.
Mengolah data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pada bulan lalu distribusi dari pabrik ke diler (wholesales) hanya 62.071 unit.
Angka di atas menunjukan kenaikan tipis sekitar 0,5 persen jika dibandingkan dengan 61.777 unit pada Agustus 2025.
Sementara penyaluran dari diler ke konsumen (retail sales) pada September 2025 berada di angka 63.723 unit.
Raihan tersebut turun 4,20 persen jika dibandingkan dengan penjualan retail sales di Agustus 2025.
Melihat data di atas Astra Daihatsu Motor (ADM) pun buka suara. Mereka menilai di tengah situasi yang kian menjepit masih ada banyak kemungkinan.
“Di tengah kondisi penurunan retail sales yang terjadi, Daihatsu akan tetap mencari opportunity untuk memberikan penawaran terbaik kepada pelanggan,” ungkap Tri Mulyono, Marketing & Customer Relations Division Head Astra International Daihatsu Sales Operation saat dihubungi KatadataOTO, Selasa (14/10).
Tri memang tidak menampik bila pasar mobil baru di dalam negeri sedang bergejolak sejak awal 2025. Berbagai halangan menghadang industri otomotif.
Sehingga kinerja penjualan kendaraan roda empat anyar tidak bisa maksimal. Lalu belum sesuai dengan harapan banyak orang.
Meski begitu Daihatsu tetap membawa misi penting di tengah situasi yang kian menghimpit seperti sekarang.
“(Kami ingin) mempertahankan posisi market share kedua sampai dengan akhir tahun 2025,” Tri menambahkan.
Sebagai informasi, target yang sedang dicanangkan Daihatsu bukan hanya sekadar omong kosong. Sebab mereka sudah mempunyai bekal penting.
Dalam data Gaikindo menunjukan pada bulan lalu Daihatsu berhasil membukukan retail sales 11.390 unit.
Jumlah tersebut mengalami peningkatkan tipis dari 11.008 pada Agustus 2025. Menjadi sebuah raihan positif bagi produsen asal Jepang itu.
Menurut Tri ada sejumlah faktor pendukung kenapa penjualan mobil baru Daihatsu naik di September 2025.
Seperti contoh dengan memaksimalkan tingginya minat masyarakat terhadap kendaraan komersial mereka.
"Ditandai dengan kenaikan penjualan unit Daihatsu Gran Max (di bulan lalu)," Tri melanjutkan.
Selain itu mobil Low Cost Green Car (LCGC) Daihatsu, yakni Sigra juga tidak kalah digandrungi konsumen di dalam negeri.
Berkat capaian di atas, Daihatsu bertengger di posisi kedua 10 merek mobil terlaris di Indonesia pada September 2025.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
27 Mei 2026, 07:00 WIB
26 Mei 2026, 20:30 WIB
22 Mei 2026, 16:17 WIB
20 Mei 2026, 20:09 WIB
18 Mei 2026, 19:17 WIB
Terkini
03 Juni 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta terkini masih dipercaya untuk memecah kemacetan yang terjadi di Ibu Kota pada jam sibuk
03 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi berbeda hari ini, simak persyaratan yang harus dipenuhi
03 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hadir hari ini untuk mempermudah masyarakat di Kota Kembang mengurus dokumen berkendara
02 Juni 2026, 11:00 WIB
Marc Marquez memiliki peluang meraih podium pada MotoGP Hungaria 2026 jika mampu tampil konsisten dan maksimal
02 Juni 2026, 09:00 WIB
Saat penjualan masih tertinggal dari merek Jepang lain, Nissan berencana menambah portfolio produknya di RI
02 Juni 2026, 07:00 WIB
BYD Seal PHEV berpotensi jadi produk hybrid berikutnya setelah M6 DM-i, sudah terdaftar di Indonesia
02 Juni 2026, 06:10 WIB
Ganjil genap Jakarta terkini tidak hanya mengandalkan petugas namun juga dibantu oleh teknologi ETLE
02 Juni 2026, 06:00 WIB
Ada dispensasi perpanjangan di SIM keliling Jakarta hari ini, simak daftar persyaratan yang harus dipenuhi