Mahindra Akui Belum Berencana Rakit Mobil di Indonesia
07 Desember 2025, 17:10 WIB
Saat penjualan mobil baru di Indonesia masih lesu, Daihatsu ingin mempertahankan market share di nomor dua
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penjualan mobil baru di Indonesia memang masih belum sepenuhnya pulih. Terlihat pada periode September 2025.
Mengolah data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pada bulan lalu distribusi dari pabrik ke diler (wholesales) hanya 62.071 unit.
Angka di atas menunjukan kenaikan tipis sekitar 0,5 persen jika dibandingkan dengan 61.777 unit pada Agustus 2025.
Sementara penyaluran dari diler ke konsumen (retail sales) pada September 2025 berada di angka 63.723 unit.
Raihan tersebut turun 4,20 persen jika dibandingkan dengan penjualan retail sales di Agustus 2025.
Melihat data di atas Astra Daihatsu Motor (ADM) pun buka suara. Mereka menilai di tengah situasi yang kian menjepit masih ada banyak kemungkinan.
“Di tengah kondisi penurunan retail sales yang terjadi, Daihatsu akan tetap mencari opportunity untuk memberikan penawaran terbaik kepada pelanggan,” ungkap Tri Mulyono, Marketing & Customer Relations Division Head Astra International Daihatsu Sales Operation saat dihubungi KatadataOTO, Selasa (14/10).
Tri memang tidak menampik bila pasar mobil baru di dalam negeri sedang bergejolak sejak awal 2025. Berbagai halangan menghadang industri otomotif.
Sehingga kinerja penjualan kendaraan roda empat anyar tidak bisa maksimal. Lalu belum sesuai dengan harapan banyak orang.
Meski begitu Daihatsu tetap membawa misi penting di tengah situasi yang kian menghimpit seperti sekarang.
“(Kami ingin) mempertahankan posisi market share kedua sampai dengan akhir tahun 2025,” Tri menambahkan.
Sebagai informasi, target yang sedang dicanangkan Daihatsu bukan hanya sekadar omong kosong. Sebab mereka sudah mempunyai bekal penting.
Dalam data Gaikindo menunjukan pada bulan lalu Daihatsu berhasil membukukan retail sales 11.390 unit.
Jumlah tersebut mengalami peningkatkan tipis dari 11.008 pada Agustus 2025. Menjadi sebuah raihan positif bagi produsen asal Jepang itu.
Menurut Tri ada sejumlah faktor pendukung kenapa penjualan mobil baru Daihatsu naik di September 2025.
Seperti contoh dengan memaksimalkan tingginya minat masyarakat terhadap kendaraan komersial mereka.
"Ditandai dengan kenaikan penjualan unit Daihatsu Gran Max (di bulan lalu)," Tri melanjutkan.
Selain itu mobil Low Cost Green Car (LCGC) Daihatsu, yakni Sigra juga tidak kalah digandrungi konsumen di dalam negeri.
Berkat capaian di atas, Daihatsu bertengger di posisi kedua 10 merek mobil terlaris di Indonesia pada September 2025.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 Desember 2025, 17:10 WIB
06 Desember 2025, 15:00 WIB
05 Desember 2025, 20:05 WIB
05 Desember 2025, 16:00 WIB
05 Desember 2025, 11:00 WIB
Terkini
07 Desember 2025, 17:10 WIB
Mahindra lebih pilih fokus bentuk pasar di Indonesia sebelum memutuskan untuk merakit mobil secara lokal
07 Desember 2025, 15:00 WIB
Bburago ungkap bahwa peminat diecast di Indonesia semakin tinggi dan mencari model yang memiliki nilai tambah
07 Desember 2025, 13:00 WIB
Vinfast menilai kesuksesan tujuh orang tersebut mampu menginspirasi banyak masyarakat yang ada di Tanah Air
07 Desember 2025, 11:00 WIB
Pihak Kalista siap membantu Transjakarta mencapai target 10.000 unit armada elektrifikasi per 2030 mendatang
07 Desember 2025, 09:00 WIB
Aplikasi Digiroom Auto2000 mengalami pembaruan dengan fokus pada enam jenis fitur yang memudahkan pelanggan
07 Desember 2025, 07:00 WIB
Chery Sales Indonesia menjadi official mobility partner para atlet NPC yang akan berkompetisi di Dubai
06 Desember 2025, 21:00 WIB
Aplikasi Digiroom milik Auto2000 diklaim mendapat respon positif dari para pelanggan setianya di Tanah Air
06 Desember 2025, 19:00 WIB
Perang harga mobil Cina semakin sengit di 2025, BMW menegaskan tak berminat ikut persaingan tersebut