Haka Auto Bakal Perbanyak Jaringan Diler BYD dan Denza di 2026
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Saat penjualan mobil baru di Indonesia masih lesu, Daihatsu ingin mempertahankan market share di nomor dua
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penjualan mobil baru di Indonesia memang masih belum sepenuhnya pulih. Terlihat pada periode September 2025.
Mengolah data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pada bulan lalu distribusi dari pabrik ke diler (wholesales) hanya 62.071 unit.
Angka di atas menunjukan kenaikan tipis sekitar 0,5 persen jika dibandingkan dengan 61.777 unit pada Agustus 2025.
Sementara penyaluran dari diler ke konsumen (retail sales) pada September 2025 berada di angka 63.723 unit.
Raihan tersebut turun 4,20 persen jika dibandingkan dengan penjualan retail sales di Agustus 2025.
Melihat data di atas Astra Daihatsu Motor (ADM) pun buka suara. Mereka menilai di tengah situasi yang kian menjepit masih ada banyak kemungkinan.
“Di tengah kondisi penurunan retail sales yang terjadi, Daihatsu akan tetap mencari opportunity untuk memberikan penawaran terbaik kepada pelanggan,” ungkap Tri Mulyono, Marketing & Customer Relations Division Head Astra International Daihatsu Sales Operation saat dihubungi KatadataOTO, Selasa (14/10).
Tri memang tidak menampik bila pasar mobil baru di dalam negeri sedang bergejolak sejak awal 2025. Berbagai halangan menghadang industri otomotif.
Sehingga kinerja penjualan kendaraan roda empat anyar tidak bisa maksimal. Lalu belum sesuai dengan harapan banyak orang.
Meski begitu Daihatsu tetap membawa misi penting di tengah situasi yang kian menghimpit seperti sekarang.
“(Kami ingin) mempertahankan posisi market share kedua sampai dengan akhir tahun 2025,” Tri menambahkan.
Sebagai informasi, target yang sedang dicanangkan Daihatsu bukan hanya sekadar omong kosong. Sebab mereka sudah mempunyai bekal penting.
Dalam data Gaikindo menunjukan pada bulan lalu Daihatsu berhasil membukukan retail sales 11.390 unit.
Jumlah tersebut mengalami peningkatkan tipis dari 11.008 pada Agustus 2025. Menjadi sebuah raihan positif bagi produsen asal Jepang itu.
Menurut Tri ada sejumlah faktor pendukung kenapa penjualan mobil baru Daihatsu naik di September 2025.
Seperti contoh dengan memaksimalkan tingginya minat masyarakat terhadap kendaraan komersial mereka.
"Ditandai dengan kenaikan penjualan unit Daihatsu Gran Max (di bulan lalu)," Tri melanjutkan.
Selain itu mobil Low Cost Green Car (LCGC) Daihatsu, yakni Sigra juga tidak kalah digandrungi konsumen di dalam negeri.
Berkat capaian di atas, Daihatsu bertengger di posisi kedua 10 merek mobil terlaris di Indonesia pada September 2025.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 Maret 2026, 12:00 WIB
03 Maret 2026, 11:00 WIB
01 Maret 2026, 12:00 WIB
27 Februari 2026, 07:00 WIB
26 Februari 2026, 12:59 WIB
Terkini
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah
03 Maret 2026, 07:24 WIB
Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit
03 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk mengatasi kemacetan lalu lintas
03 Maret 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu opsi terbaik bagi masyarakat untuk mengurus dokumen berkendara
03 Maret 2026, 06:00 WIB
Fasilitas SIM keliling Jakarta bisa jadi alternatif bagi warga Ibu Kota yang ingin memperpanjang masa berlaku