Cara Daihatsu Ikut Jaga Lingkungan, Gandeng Konservasi
29 November 2025, 07:00 WIB
Saat penjualan mobil baru di Indonesia masih lesu, Daihatsu ingin mempertahankan market share di nomor dua
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penjualan mobil baru di Indonesia memang masih belum sepenuhnya pulih. Terlihat pada periode September 2025.
Mengolah data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pada bulan lalu distribusi dari pabrik ke diler (wholesales) hanya 62.071 unit.
Angka di atas menunjukan kenaikan tipis sekitar 0,5 persen jika dibandingkan dengan 61.777 unit pada Agustus 2025.
Sementara penyaluran dari diler ke konsumen (retail sales) pada September 2025 berada di angka 63.723 unit.
Raihan tersebut turun 4,20 persen jika dibandingkan dengan penjualan retail sales di Agustus 2025.
Melihat data di atas Astra Daihatsu Motor (ADM) pun buka suara. Mereka menilai di tengah situasi yang kian menjepit masih ada banyak kemungkinan.
“Di tengah kondisi penurunan retail sales yang terjadi, Daihatsu akan tetap mencari opportunity untuk memberikan penawaran terbaik kepada pelanggan,” ungkap Tri Mulyono, Marketing & Customer Relations Division Head Astra International Daihatsu Sales Operation saat dihubungi KatadataOTO, Selasa (14/10).
Tri memang tidak menampik bila pasar mobil baru di dalam negeri sedang bergejolak sejak awal 2025. Berbagai halangan menghadang industri otomotif.
Sehingga kinerja penjualan kendaraan roda empat anyar tidak bisa maksimal. Lalu belum sesuai dengan harapan banyak orang.
Meski begitu Daihatsu tetap membawa misi penting di tengah situasi yang kian menghimpit seperti sekarang.
“(Kami ingin) mempertahankan posisi market share kedua sampai dengan akhir tahun 2025,” Tri menambahkan.
Sebagai informasi, target yang sedang dicanangkan Daihatsu bukan hanya sekadar omong kosong. Sebab mereka sudah mempunyai bekal penting.
Dalam data Gaikindo menunjukan pada bulan lalu Daihatsu berhasil membukukan retail sales 11.390 unit.
Jumlah tersebut mengalami peningkatkan tipis dari 11.008 pada Agustus 2025. Menjadi sebuah raihan positif bagi produsen asal Jepang itu.
Menurut Tri ada sejumlah faktor pendukung kenapa penjualan mobil baru Daihatsu naik di September 2025.
Seperti contoh dengan memaksimalkan tingginya minat masyarakat terhadap kendaraan komersial mereka.
"Ditandai dengan kenaikan penjualan unit Daihatsu Gran Max (di bulan lalu)," Tri melanjutkan.
Selain itu mobil Low Cost Green Car (LCGC) Daihatsu, yakni Sigra juga tidak kalah digandrungi konsumen di dalam negeri.
Berkat capaian di atas, Daihatsu bertengger di posisi kedua 10 merek mobil terlaris di Indonesia pada September 2025.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
29 November 2025, 07:00 WIB
28 November 2025, 11:00 WIB
28 November 2025, 10:00 WIB
28 November 2025, 09:00 WIB
27 November 2025, 20:00 WIB
Terkini
29 November 2025, 17:28 WIB
Mobil listrik J5 EV terpesan ribuan unit, Jaecoo terus kejar pengiriman agar bisa penuhi kebutuhan konsumen
29 November 2025, 15:04 WIB
Pengguna mobil listrik sampai hybrid Toyota dan Lexus bakal dimanjakan dengan berbagai fasilitas disediakan
29 November 2025, 13:00 WIB
Selama GJAW 2025, diler memberikan diskon sampai Rp 150 juta untuk mobil listrik Hyundai Kona Electric
29 November 2025, 11:00 WIB
QJMotor luncurkan 2 motor baru yang spesifikasinya dirancang untuk mendukung mobilitas harian penggunanya
29 November 2025, 09:00 WIB
Kepolisian ungkap jumlah kecelakaan lalu lintas pada semester I 2025 mengalami penurunan dibanding 2024
29 November 2025, 08:00 WIB
Selama GJAW 2025, banyak tenaga penjual yang menawarkan potongan harga untuk pembelian semua mobil LCGC
29 November 2025, 07:00 WIB
Daihatsu ungkap salah satu program CSR, upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan berupa konservasi penyu
29 November 2025, 06:07 WIB
Express akan menggunakan Citroen E-C3 sebagai armada taksi untuk memenuhi kebutuhan para konsumen di Indonesia