Penjualan Mobil April 2026 Alami Kenaikan 13,7 Persen
17 Mei 2026, 17:00 WIB
Toyota umumkan model baru yang terlibat skandal uji keselamatan dan di dalamnya ada Voxy serta Lexus LM
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Toyota kembali mengakui kesalahan dalam pengujian keselamatan yang mereka lakukan. Pengakuan ini pun menambah panjang jumlah kendaraan terlibat dalam skandal industri otomotif Jepang termasuk Honda, Mazda dan Suzuki.
Dalam pengakuian skandal uji keselamatan kali ini, setidaknya ada tujuh model diketahui terlibat pelanggaran. Yang paling menjadi sorotan adalah Toyota Voxy karena dijual juga di Indonesia.
Dilansir dari Carscoops, Toyota Voxy, Noah dan Suzuki Landy (2021) telah menghilangkan tampilan navigasi produksi selama uji keselamatan penumpang. Kesalahan tersebut pun membuat ketiganya harus dilakukan pengujian ulang.
Selain itu pabrikan juga menggunakan suku cadang yang berbeda saat pengujian dengan unit produksi. Kasus ini terdapat pada Toyota Harrier (braket internal pintu depan) dan Lexus LM (pelapis pintu belakang ) lansiran 2022.
Kejanggalan juga muncul dalam proses persetujuan tipe beberapa model seperti Toyota Camry, Daihatsu Altis (2017), Toyota RAV4 (2017), Lexus RX (2015), Toyota Prius serta Daihatsu Mebius (2014).
Model-model itu kebanyakan untuk pasar internasional serta telah dihentikan produksinya sementara waktu. Namun Toyota menegaskan bahwa mobil-mobil tersebut tidak perlu dihentikan penggunaannya.
Sedangkan produksi Toyota Noah dan Voxy di dalam negeri telah dihentikan sementara sejak 29 Juli 2024. Pabrikan pun berkomitmen untuk melanjutkan produksi sesegera mungkin setelah pihak berwenang memastikan keselamatan kendaraan tetap sesuai standar.
“Dengan sangat menyesal kami tidak bisa melaksakan uji keselamatan secara baik dan meminta maaf pada seluruh pemangku kepentingan atas kekhawatiran atau ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” ungkap Toyota dalam siaran persnya.
Perusahaan pun berjanji akan meninjau ulang operasinya guna meningkatkan infrastruktur dengan pengelolaan data yang lebih akurat. Tujuannya adalah mencegah masalah serupa terjadi di masa mendatang.
Sebelumnya diberitakan bahwa beberapa produsen otomotif Jepang telah melakukan pelanggaran pada uji keselamatan. Akibatnya beberapa produksi kendaraan pun ditangguhkan untuk dilakukan pemeriksaan.
Meski demikian beberapa model sudah selesai dilakukan pemeriksaan dan dinyatakan tetap lolos pengujian diperbolehkan kembali diproduksi. Situasi itu tentunya memberatkan karena industri otomotif global dalam kondisi tertekan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
17 Mei 2026, 17:00 WIB
17 Mei 2026, 14:54 WIB
17 Mei 2026, 11:17 WIB
06 Mei 2026, 15:00 WIB
04 Mei 2026, 13:00 WIB
Terkini
17 Mei 2026, 21:00 WIB
Hyundai mengaku enggan menaikkan harga mobil baru mereka meski banyak rintangan menghadang pasar otomotif
17 Mei 2026, 20:56 WIB
MotoGP Catalunya 2026 berlangsung dramatis, bendera merah dikibarkan dua kali dan tiga pembalap gagal finish
17 Mei 2026, 17:00 WIB
Perlahan alami pemulihan, penjualan mobil di Indonesia secara retail April 2026 berhasil tembus 75.730 unit
17 Mei 2026, 14:54 WIB
Ajang Toyota GR Car Meet 2026 berhasil membuktikan bahwa industri otomotif dan modifikasi Indonesia berkembang
17 Mei 2026, 11:17 WIB
Toyota GR Car Meet 2026 menjadi ajang festival mobil terbesar di Indonesia dengan melibatkan banyak pihak
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta