Jumlah Kendaraan yang Terjaring Tilang ETLE di Jakarta Naik Signifikan
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Toyota umumkan model baru yang terlibat skandal uji keselamatan dan di dalamnya ada Voxy serta Lexus LM
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Toyota kembali mengakui kesalahan dalam pengujian keselamatan yang mereka lakukan. Pengakuan ini pun menambah panjang jumlah kendaraan terlibat dalam skandal industri otomotif Jepang termasuk Honda, Mazda dan Suzuki.
Dalam pengakuian skandal uji keselamatan kali ini, setidaknya ada tujuh model diketahui terlibat pelanggaran. Yang paling menjadi sorotan adalah Toyota Voxy karena dijual juga di Indonesia.
Dilansir dari Carscoops, Toyota Voxy, Noah dan Suzuki Landy (2021) telah menghilangkan tampilan navigasi produksi selama uji keselamatan penumpang. Kesalahan tersebut pun membuat ketiganya harus dilakukan pengujian ulang.
Selain itu pabrikan juga menggunakan suku cadang yang berbeda saat pengujian dengan unit produksi. Kasus ini terdapat pada Toyota Harrier (braket internal pintu depan) dan Lexus LM (pelapis pintu belakang ) lansiran 2022.
Kejanggalan juga muncul dalam proses persetujuan tipe beberapa model seperti Toyota Camry, Daihatsu Altis (2017), Toyota RAV4 (2017), Lexus RX (2015), Toyota Prius serta Daihatsu Mebius (2014).
Model-model itu kebanyakan untuk pasar internasional serta telah dihentikan produksinya sementara waktu. Namun Toyota menegaskan bahwa mobil-mobil tersebut tidak perlu dihentikan penggunaannya.
Sedangkan produksi Toyota Noah dan Voxy di dalam negeri telah dihentikan sementara sejak 29 Juli 2024. Pabrikan pun berkomitmen untuk melanjutkan produksi sesegera mungkin setelah pihak berwenang memastikan keselamatan kendaraan tetap sesuai standar.
“Dengan sangat menyesal kami tidak bisa melaksakan uji keselamatan secara baik dan meminta maaf pada seluruh pemangku kepentingan atas kekhawatiran atau ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” ungkap Toyota dalam siaran persnya.
Perusahaan pun berjanji akan meninjau ulang operasinya guna meningkatkan infrastruktur dengan pengelolaan data yang lebih akurat. Tujuannya adalah mencegah masalah serupa terjadi di masa mendatang.
Sebelumnya diberitakan bahwa beberapa produsen otomotif Jepang telah melakukan pelanggaran pada uji keselamatan. Akibatnya beberapa produksi kendaraan pun ditangguhkan untuk dilakukan pemeriksaan.
Meski demikian beberapa model sudah selesai dilakukan pemeriksaan dan dinyatakan tetap lolos pengujian diperbolehkan kembali diproduksi. Situasi itu tentunya memberatkan karena industri otomotif global dalam kondisi tertekan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Januari 2026, 15:00 WIB
01 Januari 2026, 09:00 WIB
30 Desember 2025, 12:00 WIB
30 Desember 2025, 08:00 WIB
29 Desember 2025, 12:14 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV
31 Desember 2025, 17:19 WIB
Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat