Denza B5 Siap Dijual di Indonesia, Ini Catatan Kemampuan Off-roadnya
13 Februari 2026, 17:15 WIB
Toyota umumkan model baru yang terlibat skandal uji keselamatan dan di dalamnya ada Voxy serta Lexus LM
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Toyota kembali mengakui kesalahan dalam pengujian keselamatan yang mereka lakukan. Pengakuan ini pun menambah panjang jumlah kendaraan terlibat dalam skandal industri otomotif Jepang termasuk Honda, Mazda dan Suzuki.
Dalam pengakuian skandal uji keselamatan kali ini, setidaknya ada tujuh model diketahui terlibat pelanggaran. Yang paling menjadi sorotan adalah Toyota Voxy karena dijual juga di Indonesia.
Dilansir dari Carscoops, Toyota Voxy, Noah dan Suzuki Landy (2021) telah menghilangkan tampilan navigasi produksi selama uji keselamatan penumpang. Kesalahan tersebut pun membuat ketiganya harus dilakukan pengujian ulang.
Selain itu pabrikan juga menggunakan suku cadang yang berbeda saat pengujian dengan unit produksi. Kasus ini terdapat pada Toyota Harrier (braket internal pintu depan) dan Lexus LM (pelapis pintu belakang ) lansiran 2022.
Kejanggalan juga muncul dalam proses persetujuan tipe beberapa model seperti Toyota Camry, Daihatsu Altis (2017), Toyota RAV4 (2017), Lexus RX (2015), Toyota Prius serta Daihatsu Mebius (2014).
Model-model itu kebanyakan untuk pasar internasional serta telah dihentikan produksinya sementara waktu. Namun Toyota menegaskan bahwa mobil-mobil tersebut tidak perlu dihentikan penggunaannya.
Sedangkan produksi Toyota Noah dan Voxy di dalam negeri telah dihentikan sementara sejak 29 Juli 2024. Pabrikan pun berkomitmen untuk melanjutkan produksi sesegera mungkin setelah pihak berwenang memastikan keselamatan kendaraan tetap sesuai standar.
“Dengan sangat menyesal kami tidak bisa melaksakan uji keselamatan secara baik dan meminta maaf pada seluruh pemangku kepentingan atas kekhawatiran atau ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” ungkap Toyota dalam siaran persnya.
Perusahaan pun berjanji akan meninjau ulang operasinya guna meningkatkan infrastruktur dengan pengelolaan data yang lebih akurat. Tujuannya adalah mencegah masalah serupa terjadi di masa mendatang.
Sebelumnya diberitakan bahwa beberapa produsen otomotif Jepang telah melakukan pelanggaran pada uji keselamatan. Akibatnya beberapa produksi kendaraan pun ditangguhkan untuk dilakukan pemeriksaan.
Meski demikian beberapa model sudah selesai dilakukan pemeriksaan dan dinyatakan tetap lolos pengujian diperbolehkan kembali diproduksi. Situasi itu tentunya memberatkan karena industri otomotif global dalam kondisi tertekan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 17:15 WIB
13 Februari 2026, 12:00 WIB
11 Februari 2026, 11:00 WIB
10 Februari 2026, 11:00 WIB
10 Februari 2026, 08:00 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan
14 Februari 2026, 20:24 WIB
Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026
14 Februari 2026, 19:00 WIB
ACC kembali menggelar pameran mobil di Jogja City Mall, dengan maksud untuk meningkatkan kepemilikan kendaraan
14 Februari 2026, 18:02 WIB
Rangkaian acara Festival Vokasi Satu Hati 2026 digelar, hasilkan generasi muda siap terjun ke dunia kerja
14 Februari 2026, 17:00 WIB
Suzuki Indomobil Sales menggelar seremoni pengukuhan ketua umum baru Karimun Club Indonesia di IIMS 2026
14 Februari 2026, 16:00 WIB
Jetour Dashing Inspira hadir di IIMS 2026 untuk menggoda para keluarga muda di daerah urban atau perkotaan