Penjualan Mobil Juli 2026 Kembali Membaik, Tumbuh 3,6 Persen
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Toyota siap produksi mobil berbahan bakar bioetanol setelah menunjukkan beberapa model mereka di GIIAS 2023
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Pada ajang GIIAS 2023, Toyota menampilkan beberapa kendaraan berteknologi ramah lingkungan. Termasuk Fortuner dan Corolla Cross Flexy Feul yang menjadi konsep mobil berbahan bakar bioetanol hingga 100 persen (E100).
Meski tidak dijual, kehadiran kedua model tersebut menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat di masa depan. Terlebih mesin sudah dibuat langsung di Tanah Air.
“Kami sudah memproduksi mesinnya, tinggal mobilnya mau pakai apa. Nah jantung pacunya adalah TR engine dan sudah digunakan pada Fortuner serta Kijang Innova Reborn diesel,” ungkap Bob Azam, Wakil Presiden PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) (23/08).
Ia pun menambahkan bahwa dengan menggunakan E100 maka bisa memberi banyak keuntungan. Pasalnya, dibandingkan bensin fosil emisinya cukup rendah.
“Emisi gas buangnya menurun 14 persen dan tenaganya lebih besar sekitar 4 persen dibandingkan mesin bensin. Kalau efisiensinya tidak berbeda jauh,” tambahnya.
Sejauh ini TMMIN memproduksi mesin bioetanol guna memenuhi kebutuhan ekspor khususnya Brazil. Di negara tersebut E100 sudah dihasilkan dari tebu dan bermanfaat untuk mengendalikan harga gula.
“Jadi kalau harga gula jatuh maka mereka menggunakan E100 untuk bahan bakar sampai stabil. Kemudian ketika sedang naik, pindah ke BBM biasa,” tambahnya.
Ia pun menambahkan bahwa sebenarnya mobil Toyota di Indonesia yang sekarang dibuat sudah mampu menggunakan E10. Sehingga bila penyedia bahan bakar meluncurkan produk baru, konsumen tak perlu khawatir.
Meski demikian menurutnya untuk menggunakan bahan bakar alternatif lebih maju seperti E100 di Indonesia masih terbilang jauh. Pasalnya ada banyak tantangan yang harus dihadapi agar dapat diterima masyarakat.
“Di Indonesia kita tidak bisa bergantung pada satu sumber agar kuat pertahanannya. Tetapi energi alternatif itu selalu lebih mahal ketimbang bensin,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa Pertamina resmi meluncurkan BBM terbaru mereka yaitu Pertamax Green. Produk itu menggabungkan antara bensin biasa dengan bioenatol sebesar 5 persen.
Bahan campuran tersebut terbuat dari ampas tebu yang banyak didapatkan di daerah Jawa Timur sehingga diklaim ramah lingkungan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
07 Agustus 2026, 08:00 WIB
06 Agustus 2026, 20:28 WIB
05 Agustus 2026, 22:00 WIB
04 Agustus 2026, 20:00 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse