Interior Berkelas Toyota HiAce Premio Ultimate Racikan Lombardi
02 September 2026, 15:00 WIB
Toyota siap produksi mobil berbahan bakar bioetanol setelah menunjukkan beberapa model mereka di GIIAS 2023
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Pada ajang GIIAS 2023, Toyota menampilkan beberapa kendaraan berteknologi ramah lingkungan. Termasuk Fortuner dan Corolla Cross Flexy Feul yang menjadi konsep mobil berbahan bakar bioetanol hingga 100 persen (E100).
Meski tidak dijual, kehadiran kedua model tersebut menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat di masa depan. Terlebih mesin sudah dibuat langsung di Tanah Air.
“Kami sudah memproduksi mesinnya, tinggal mobilnya mau pakai apa. Nah jantung pacunya adalah TR engine dan sudah digunakan pada Fortuner serta Kijang Innova Reborn diesel,” ungkap Bob Azam, Wakil Presiden PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) (23/08).
Ia pun menambahkan bahwa dengan menggunakan E100 maka bisa memberi banyak keuntungan. Pasalnya, dibandingkan bensin fosil emisinya cukup rendah.
“Emisi gas buangnya menurun 14 persen dan tenaganya lebih besar sekitar 4 persen dibandingkan mesin bensin. Kalau efisiensinya tidak berbeda jauh,” tambahnya.
Sejauh ini TMMIN memproduksi mesin bioetanol guna memenuhi kebutuhan ekspor khususnya Brazil. Di negara tersebut E100 sudah dihasilkan dari tebu dan bermanfaat untuk mengendalikan harga gula.
“Jadi kalau harga gula jatuh maka mereka menggunakan E100 untuk bahan bakar sampai stabil. Kemudian ketika sedang naik, pindah ke BBM biasa,” tambahnya.
Ia pun menambahkan bahwa sebenarnya mobil Toyota di Indonesia yang sekarang dibuat sudah mampu menggunakan E10. Sehingga bila penyedia bahan bakar meluncurkan produk baru, konsumen tak perlu khawatir.
Meski demikian menurutnya untuk menggunakan bahan bakar alternatif lebih maju seperti E100 di Indonesia masih terbilang jauh. Pasalnya ada banyak tantangan yang harus dihadapi agar dapat diterima masyarakat.
“Di Indonesia kita tidak bisa bergantung pada satu sumber agar kuat pertahanannya. Tetapi energi alternatif itu selalu lebih mahal ketimbang bensin,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa Pertamina resmi meluncurkan BBM terbaru mereka yaitu Pertamax Green. Produk itu menggabungkan antara bensin biasa dengan bioenatol sebesar 5 persen.
Bahan campuran tersebut terbuat dari ampas tebu yang banyak didapatkan di daerah Jawa Timur sehingga diklaim ramah lingkungan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 September 2026, 15:00 WIB
02 September 2026, 07:00 WIB
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Terkini
09 September 2026, 09:00 WIB
Marc Marquez dipastikan akan melanjutkan tren positifnyan saat melakoni MotoGP San Marino 2026 di akhir pekan
09 September 2026, 06:00 WIB
Beroperasi di lima lokasi berbeda, SIM keliling Jakarta hanya melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
08 September 2026, 19:00 WIB
Robot humanoid AiMOGA yang dikembangkan oleh Chery Group sudah masuk ke pasar internasional hingga 60 negara
08 September 2026, 16:50 WIB
SUV masih jadi salah satu favorit konsumen, Xpeng GX tuai respons positif sejak debut di RI beberapa waktu lalu
08 September 2026, 09:00 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam menjadi menyuguhkan banyak kegiatan menarik yang mencuri perhatian masyarakat
08 September 2026, 07:00 WIB
Pameran otomotif GIIAS Bandung 2026 akan menampilkan sekitar 42 kendaraan yang bisa dicoba langsung pengunjung
08 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima tempat berbeda hari ini, simak lokasi dan biayanya
08 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh para pengendara motor dan mobil