Penjualan Daihatsu Hingga April 2026 Sudah Tembus 46 Ribuan Unit
20 Mei 2026, 20:09 WIB
Daihatsu recall Ayla karena ECU mesin harus diperiksa dan disesuaikan kembali untuk memastikan performa terjaga
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Daihatsu recall Ayla bermesin 1.000 cc untuk dilakukan pemeriksaan dan penyesuaian terhadap ECU mesin. Tak tanggung-tanggung, sedikitnya ada 3.383 unit hasil produksi 28 Februari – 23 Mei 2023 terdampak dalam program bertajuk Special Service Campaign (SSC) ini.
Sayangnya tidak disampaikan perubahan apa yang akan dilaksanakan oleh pabrikan. Namun berdasarkan siaran pers, perbaikan dilakukan untuk memastikan kinerja mesin tetap optimal sehingga keselamatan dan kenyamanan selama berkendara terjaga.
“Program ini merupakan wujud komitmen serta tanggung jawab Daihatsu. Kami mengajak pelanggan yang kendaraannya masuk dalam daftar program untuk datang ke bengkel resmi terdekat,” ungkap Sri Agung Handayani, Marketing Director dan Corporate Planning and Communication Director PT Astra Daihatsu Motor.
Ia pun menambahkan bahwa perbaikan akan dilakukan dalam waktu kurang lebih 60 menit tanpa dipungut biaya apapun. Perusahaan siap menghubungi langsung para pelanggan agar recall bisa dilaksanakan secepat mungkin.
Selain itu, pelanggan juga dapat memastikan secara mandiri apakah mobil miliknya masuk ke dalam program ini dengan mengunjungi website resmi pada tautan www.ssc.daihatsu.co.id lalu memasukkan nomor rangka kendaraan atau menghubungi Daihatsu Access di 1-500-898.
Selanjutnya pelanggan disarankan melakukan booking service dan datang kembali ke bengkel resmi sesuai waktu yang telah ditentukan. Dengan demikian maka mereka tidak perlu antre terlalu lama karena jadwalnya sudah disediakan.
Perlu diketahui bahwa Daihatsu Ayla yang ditarik kembali menggunakan mesin berkapasitas 1.000 cc KR-VE DOHC VVT-I. Jantung mekanis itu mampu menghasilkan tenaga sebesar 66 hp dan torsi 89 Nm serta telah terbukti sanggup menjawab kebutuhan berkendara masyarakat.
Ini bukanlah pertama kalinya mereka menggelar recall terhadap kendaraannya. Pada pertengahan 2022 misalnya, mereka telah melakukan kegiatan serupa untuk produk mereka yaitu Xenia dan Rocky.
Ketika itu terjadi potensi kerusakan ECU airbag yang melibatkan 1.210 unit kendaraan hasil produksi 15 Desember 2022 sampai 11 Januari 2023. Akibatnya dikhawatirkan komponen tidak bisa bekerja dengan semestinya ketika terjadi kecelakaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Mei 2026, 20:09 WIB
16 Februari 2026, 09:00 WIB
09 Februari 2026, 07:32 WIB
08 September 2025, 13:10 WIB
25 Agustus 2025, 09:00 WIB
Terkini
18 Agustus 2026, 07:00 WIB
Marini menilai jadwal MotoGP yang ada sekarang sudah terlalu padat sehingga sulit bagi dia memulihkan fisiknya
18 Agustus 2026, 06:00 WIB
Hari ini kepolisian kembali menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan masyarakat di Kota Kembang
18 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali aktif pada hari ini setelah libur panjang hari kemerdekaan Indonesia kemarin
18 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ada dispensasi perpanjangan di SIM keliling Jakarta bagi pemegang yang kartunya kedaluwarsa 17 Agustus 2026
17 Agustus 2026, 07:42 WIB
Motul kembali terlibat dalam acara yang melibatkan banyak anggota komunitas kendaraan roda dua di Tanah Air
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia