Daihatsu Recall Ayla, Ribuan Unit Terdampak Masalah ECU

Daihatsu recall Ayla karena ECU mesin harus diperiksa dan disesuaikan kembali untuk memastikan performa terjaga

Daihatsu Recall Ayla, Ribuan Unit Terdampak Masalah ECU
  • Oleh Adi Hidayat

  • Jum'at, 15 September 2023 | 10:00 WIB

TRENOTO – Daihatsu recall Ayla bermesin 1.000 cc untuk dilakukan pemeriksaan dan penyesuaian terhadap ECU mesin. Tak tanggung-tanggung, sedikitnya ada 3.383 unit hasil produksi 28 Februari – 23 Mei 2023 terdampak dalam program bertajuk Special Service Campaign (SSC) ini.

Sayangnya tidak disampaikan perubahan apa yang akan dilaksanakan oleh pabrikan. Namun berdasarkan siaran pers, perbaikan dilakukan untuk memastikan kinerja mesin tetap optimal sehingga keselamatan dan kenyamanan selama berkendara terjaga.

“Program ini merupakan wujud komitmen serta tanggung jawab Daihatsu. Kami mengajak pelanggan yang kendaraannya masuk dalam daftar program untuk datang ke bengkel resmi terdekat,” ungkap Sri Agung Handayani, Marketing Director dan Corporate Planning and Communication Director PT Astra Daihatsu Motor.

test drive all new daihatsu ayla
Photo : trenoto

Ia pun menambahkan bahwa perbaikan akan dilakukan dalam waktu kurang lebih 60 menit tanpa dipungut biaya apapun. Perusahaan siap menghubungi langsung para pelanggan agar recall bisa dilaksanakan secepat mungkin.

Selain itu, pelanggan juga dapat memastikan secara mandiri apakah mobil miliknya masuk ke dalam program ini dengan mengunjungi website resmi pada tautan www.ssc.daihatsu.co.id lalu memasukkan nomor rangka kendaraan atau menghubungi Daihatsu Access di 1-500-898.

Selanjutnya pelanggan disarankan melakukan booking service dan datang kembali ke bengkel resmi sesuai waktu yang telah ditentukan. Dengan demikian maka mereka tidak perlu antre terlalu lama karena jadwalnya sudah disediakan.

Perlu diketahui bahwa Daihatsu Ayla yang ditarik kembali menggunakan mesin berkapasitas 1.000 cc KR-VE DOHC VVT-I. Jantung mekanis itu mampu menghasilkan tenaga sebesar 66 hp dan torsi 89 Nm serta telah terbukti sanggup menjawab kebutuhan berkendara masyarakat.

test drive all new daihatsu ayla
Photo : trenoto

Ini bukanlah pertama kalinya mereka menggelar recall terhadap kendaraannya. Pada pertengahan 2022 misalnya, mereka telah melakukan kegiatan serupa untuk produk mereka yaitu Xenia dan Rocky.

Ketika itu terjadi potensi kerusakan ECU airbag yang melibatkan 1.210 unit kendaraan hasil produksi 15 Desember 2022 sampai 11 Januari 2023. Akibatnya dikhawatirkan komponen tidak bisa bekerja dengan semestinya ketika terjadi kecelakaan.


Terkini

mobil
Xpeng P7+

Xpeng P7+ Diperkenalkan, Bakal Hadir di 36 Negara

Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara

news
Tilang ETLE

Jumlah Kendaraan yang Terjaring Tilang ETLE di Jakarta Naik Signifikan

Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta

mobil
Hyundai Stargazer Cartenz

Hyundai Stargazer Cartenz versi Ambulans Meluncur untuk Sumatera

MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera

news
Harga BBM

Harga BBM SPBU Swasta di Januari 2026, Shell sampai Vivo Turun

Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi

news
Insentif otomotif

Menperin Ungkap Telah Minta Insentif untuk Otomotif ke Purbaya

Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang

news
Harga BBM

Simak Harga BBM Pertamina di Tahun Baru 2026, Pertamax Turun

Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah

news
SIM keliling Bandung

SIM Keliling Bandung Buka di Tahun Baru 2026, Hanya Satu Lokasi

Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian

mobil
Prediksi Mobil Baru

Prediksi Mobil Baru yang Masuk Indonesia di 2026: Bagian 2

Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV