Pemerintah Mengaku Masih Punya Skema Insentif Buat LCGC
13 Februari 2026, 12:00 WIB
Pabrikan otomotif Toyota Rajai Pasar Otomotif setelah menjual lebih dari 331 ribu produknya pada 2022 lalu
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Manufaktur asal Jepang, Toyota rajai pasar otomotif nasional pada 2022. Hal itu karena mereka berhasil mencatatkan penjualan 331.410 mobil sepanjang tahun lalu.
Jumlah tersebut meningkat 12.1 persen dari 2021. Sebesar 50 persen penjualannya disumbang model MPV (Multi Purpose Vehicle).
Toyota bahkan menilai pertumbuhannya dipengaruhi oleh pulihnya perekonomian nasional. Terlebih adanya peningkatan daya beli masyarakat setelah pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia.
“Kami bersyukur hingga saat ini masih bisa berjalan selaras dengan market serta mempertahankan tren positif pertumbuhan penjualan di sepanjang 2022 mencapai lebih dari 331.000 unit,” ujar Henry Tanoto, Vice President PT Toyota-Astra Motor.
Lebih lanjut Tanoto menunturkan kalau pihaknya bertekad bisa mempertahankan catatan apik tersebut. Soalnya ingin terus meningkatkan perekonomian Tanah Air
“Kami berharap tren ini akan terus berjalan ke arah positif sehingga Toyota dapat turut berkontribusi meningkatkan perekonomian, sekaligus memenuhi kebutuhan mobilitas pelanggan yang beragam,” lanjutnya.
Sebagai informasi Toyota Avanza menjadi tulang punggung mereka dengan terjual 60.619 unit. Angkanya meningkat 49 persen dibanding periode 2021, apabila digabung bersama Veloz mencapai 92.641 mobil.
Selain itu Toyota Kijang Innova berhasil laku 46.933 unit. Namun jika dilebur total penjualan segmen MPV, mereka menguasai lebih dari 52 persen pasar nasional.
Di sisi lain kendaraaan listrik milik Toyota juga mulai menunjukan tren positif pada tahun lalu. Total penjualannya secara whole sales telah melebihi 4.463 unit.
Naik sangat signifikan 130 persen dari 2021 yang ditutup pada level 1.935 unit. Pencapaian ini didukung lewat hadirnya kendaraan hybrid seperti Toyota bZ4X hingga Innova Zenix.
Melihat capaiannya, Anton Jimmi Suwandi, Marketing Director PT Toyota-Astra Motor menyebut banyak masyarakat Indonesia masih membutuhkan kendaraan keluarga yang mampu mengangkut tujuh penumpang. Selain itu bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan sehari- hari.
“Angka penjualan Toyota sepanjang 2022 cukup merefleksikan kultur masyarakat Indonesia mengarah kesana ya. Dimana kemampuan akomodasi barang dan orang dari model MPV yang optimal menjadi favorit,” ungkapnya.
Hasil ini tentu akan menjadi basis bagi Toyota dalam melakukan pengembangan teknologi selaras dengan kebutuhan mobilitas pelangganya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 12:00 WIB
10 Februari 2026, 08:00 WIB
06 Februari 2026, 20:59 WIB
06 Februari 2026, 09:21 WIB
05 Februari 2026, 17:40 WIB
Terkini
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini
16 Februari 2026, 06:09 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya
16 Februari 2026, 06:08 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan layanan SIM keliling Bandung agar masyarakat dapat mengurus dokumen berkendara
16 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta ditiadakan dua hari untuk menyambut libur Imlek yang berlangsung hari ini dan besok.