Pilihan Toyota Raize Bekas Lansiran 2022, Paket TDP Rp 5 juta
22 Desember 2024, 12:13 WIB
Toyota Raize 2021 bekas dijual dengan harga puluhan juta lebih murah dibandingkan baru namun kualitasnya masih apik
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Toyota Raize meluncur pertama kali pada April 2021 dan menjadi salah satu SUV dengan fitur terlengkap di Indonesia. Salah satunya adalah digunakannya teknologi turbo pada mobil sehingga meski kapasitas mesin kecil, tenaganya tetap optimal.
Berdasarkan catatan kami (TrenOto), mesin 1.000cc berteknologi turbo tersebut mampu menghasilkan tenaga sebesar 97 hp dan torsi 140 Nm. Besarnya tenaga cukup untuk menjawab tantangan berkendara di Indonesia.
Keunggulan-keunggulan tersebut berhasil membuat Toyota Raize diminati banyak kalangan. Bahkan, Ia sempat masuk sebagai salah satu mobil terlaris di Indonesia.
Namun dibalik banyaknya peminat, ternyata Toyota Raize juga sudah banyak ditinggalkan oleh pemiliknya. Hal ini terlihat dari banyaknya unit yang ditawarkan oleh diler mobil bekas di berbagai situs jual beli.
Salah satunya adalah Toyota Raize 2021 bekas tipe GR Sport CVT yang dijual seharga Rp249 juta. Itu artinya, harga mobil terdapat selisih sebesar Rp28.6 juta bila dibandingkan dengan harga baru.
Berdasarkan situs resmi Toyota, harga dari Raize GR Sport Turbo CVT saat ini dibanderol Rp277.6 juta. Perbedaan tersebut tentunya memberi pelanggan kemudahan untuk melakukan pembelian.
DIler juga sudah bekerja sama dengan setidaknya 4 perusahaan pembiayaan serta menawarkan paket berbeda-beda. Berkat kerjasama tersebut maka pelanggan bisa lebih mudah untuk menentukan mana yang paling cocok, sesuai kebutuhan masing-masing.
Meski bekas, diler menegaskan bahwa mobil masih dalam kondisi apik sehingga bisa langsung digunakan tanpa melakukan perbaikan. Dan karena usianya masih muda, maka garansi APM masih berlaku untuk setidaknya 3 tahun ke depan atau 100.000 km.
Jaminan juga diberikan diler bahwa mobil bukan bekas tabrak dan banjir. Uang akan dikembalikan seutuhnya bila ternyata unit terindikasi sebaliknya sehingga pelanggan tidak akan dirugikan.
Meski demikian, diharapkan calon konsumen tetap melakukan inpeksi kendaraan secara menyeluruh untuk memastikan kondisi kendaraan. Hal ini penting untuk menghindari ketidakpuasan atas kondisi setelah melakukan transaksi.
Tak ada salahnya untuk meminta diler membawanya ke bengkel resmi untuk diperiksa oleh teknisi. Langkah tersebut tentunya akan memudahkan pelanggan untuk mengetahui keadaan kendaraan sebenarnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
22 Desember 2024, 12:13 WIB
19 Oktober 2024, 12:00 WIB
09 Juni 2024, 07:00 WIB
21 April 2024, 13:00 WIB
10 September 2023, 10:17 WIB
Terkini
10 Januari 2026, 13:00 WIB
Jaecoo Indonesia akui ketersediaan jaringan menjadi tantangan buat mereka di 2026 dan harus segera diatasi
10 Januari 2026, 11:00 WIB
ETLE Drone kini resmi beroperasi di lokasi yang selama ini sulit terjangkau oleh para petugas di lapangan
10 Januari 2026, 09:30 WIB
Krisis geopolitik berdampak besar pada sektor otomotif, Toyota Indonesia mewaspadai pengaruhnya pada logistik dan rantai pasok
10 Januari 2026, 09:00 WIB
Ada beberapa faktor mengapa AISI menetapkan target penjualan motor baru di 6,7 juta buat periode 2026
10 Januari 2026, 07:00 WIB
Pada periode Januari-Desember 2025 penjualan mobil mencapai 800 ribu unit lebih, banyak merek alami kenaikan
09 Januari 2026, 19:00 WIB
Sejumlah komunitas motor berkumpul di kawasan Sentul, Jawa Barat untuk kamping bersama menyambut silahturahmi
09 Januari 2026, 18:00 WIB
Nama Hyundai Ioniq 5 N ramai jadi perbincangan pasca terbakar di Medan, diduga milik Gubernur Sumatera Utara
09 Januari 2026, 17:00 WIB
Hyundai mengalami penurunan penjualan mobil di penghujung tahun, menjadi capaian terendahnya sepanjang 2025