Toyota Sulit Bawa Mesin Hybrid LCGC Karena Terbentur Harga

Kelas LCGC punya sensitivitas terhadap harga membuat Toyota sulit bawa teknologi ramah lingkungan yang lebih tinggi seperti hybrid

Toyota Sulit Bawa Mesin Hybrid LCGC Karena Terbentur Harga

KatadataOTO –  LCGC (Low Cost Green Car) pertama diperkenalkan di Indonesia pada 2013 lewat duet produk Toyota dan Daihatsu yakni Agya-Ayla. Keduanya menjadi bagian dari program pemerintah terkait mobil dengan harga terjangkau yang hemat BBM 

Harga terjangkau dari LCGC tentu sedari awal didapat dengan skema pajak tertentu. Sementara dari sisi hemat BBM didapat melalui kapasitas sumber tenaga kompak  (1.000 cc-1.200 cc) dengan beragam sistem kerja mesin seperti rasio kompresi hingga pengapian termasuk emisi gas buang rendah.

Seiring dengan perkembangan dari Toyota yang menekan efisiesi dan ramah lingkungan lewat mesin hybrid, pertanyannya apakah memungkinkan kelas LCGC mengadopsi terknologi tersebut?

Masahiko Maeda, Chief Executive Officer (CEO) Toyota Motor Asia memberikan jawaban langsung pada sesi tanya jawab Asia Media Briefing jelang Japan Mobility Show (JMS) 2025 di Tokyo Jepang, (28 November 2025). Penekanannya pada beragam aspek termasuk pada kondisi market LCGC di Indonesia saat ini.

5 Mobil LCGC Terlaris di September 2025, Toyota Calya Memimpin
Photo : Toyota
 
"Sepertinya sulit untuk membuat mesin hybrid agar bisa dibawa ke kelas LCGC. Hal ini utamanya terkait bahwa di kelas ini sangat sensitif terhadap harga," jelasnya. 

Ia juga menambahkan, solusi lain sedang coba dikembangkan oleh Toyota seperti melakukan studi soal hybrid dengan harga lebih terjangkau. Dan tidak ketinggalan, pihaknya juga terus melakukan komunikasi dengan pemerintah Indonesia tentunya dengan tujuan mencari jalan terbaik untuk kelas LCGC.

Stabilitas Harga LCGC

Pada periode akhir penjualan 2025, seperti yang telah diberitakan KatadataOTO, harga jual LCGC tetap stabil. Artinya sejauh ini tidak ada koreksi atau kenaikan. 

Seperti harga Agya 1.2 E MT tetap dijual Rp 173,2 jutaan. Sedangkan Agya Stylix 1.2 G CVT, di bulan ini bisa ditebus dengan Rp 200,6 juta.

Untuk harga Toyota Calya 1.2 E MT STD Low tetap berada di angka Rp 167 jutaan. Sementara untuk tipe tertinggi,  Calya 1.2 G AT dibanderol Rp 192,6 jutaan. 

Harga Mobil LCGC Toyota Oktober 2025

Bikin Toyota Agya Tipe G Jadi Stylix, Siapkan Biaya Rp 5,6 Jutaan
Photo : KatadataOTO
  • Agya 1.2 E MT: Rp 173,2 jutaan
  • Agya 1.2 G MT: Rp 180,9 jutaan
  • Agya 1.2 G AT: Rp 197,1 jutaan
  • Agya Stylix 1.2 G CVT: Rp 200,6 jutaan
  • Calya 1.2 E MT STD Low: Rp 167 jutaan
  • Calya 1.2 E STD MT: Rp 169,6 jutaan
  • Calya 1.2 E M/T Basic: Rp 172,5 jutaan
  • Calya 1.2 G MT: Rp 178,2 jutaan
  • Calya 1.2 G AT: Rp 192,6 jutaan

Terkini

mobil
Koleksi Kendaraan Reza Arap

Koleksi Kendaraan Reza Arap, Vespa Lawas sampai Toyota FT 86

Toyota FT 86, Vespa Corsa 125 sampai Toyota Alphard jadi tiga dari sekian koleksi kendaraan Reza Arap

news
Harga BBM

Harga BBM Shell sampai Vivo Serempak Turun di Februari 2026

Shell, BP AKR sampai Vivo menurunkan harga BBM untuk periode Februari 2026 dengan besaran yang berbeda

mobil
Toyota

Penurunan Penjualan di Indonesia Dapat Perhatian Toyota Jepang

Toyota Motor Corporation memberi atensi lebih terhadap penjualan mereka di Indonesia yang turun signifikan

mobil
Penjualan Toyota

Toyota Jadi Pabrikan Terlaris di Dunia 2025, Pecahkan Rekor Baru

Penjualan Toyota group pecahkan rekor baru dan menjadi pabrikan terlaris di dunia 2025 ungguli Volkswagen

mobil
Tesla

Produksi Tesla Model S dan X Disetop, Elon Musk Pilih Bikin Robot

Tajamnya penurunan penjualan sepertinya menjadi salah satu alasan Elon Musk mengalihkan fokus Tesla ke robot

news
Harga BBM Pertamina

Harga BBM Pertamina Februari 2026, Pertamax Turun Jelang Ramadan

Melansir laman resmi Pertamina, untuk harga BBM non subsidi mengalami penurunan dengan besaran bervariasi

mobil
MG

MG Belum Minat Bawa Mobil Listrik Murah ke Tanah Air

Banyak rival di pasaran, MG belum akan bawa mobil listrik murah harga Rp 200 jutaan ke pasar Indonesia

mobil
Penjualan Mobil

Gaikindo Targetkan Penjualan Mobil di 2026 Capai 850.000 Unit

Gaikindo akhirnya resmi menargetkan penjualan mobil di Indonesia sebesar 850.000 unit sepanjang 2026