Penjualan Mobil Juli 2026 Kembali Membaik, Tumbuh 3,6 Persen
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Toyota, Mazda dan Subaru resmi berkolaborasi untuk mengejar ketertinggalan mereka dalam pengembangan mobil otonom
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Sejumlah produsen mobil asal Jepang berkomitmen untuk mengejar ketertinggalan mereka atas kompetitor asal Amerika Serikat dan China terkait pengembangan mobil otonom. Dilansir dari Carscoops, Toyota, Mazda dan Subaru akan bekerjasama untuk mengembangkan teknologi mobil otonom level 2.
Perlu diketahui bahwa teknologi mobil otonom terdiri dari 5 level berbeda. Khusus untuk level 5 atau tertinggi, mobil sudah bisa beroperasi sendiri tanpa perlu adanya campur tangan manusia sama sekali.
Sementara mobil otonom level 2 yang akan dikembangkan oleh ketiga produsen tersebut masihlah menggunakan teknologi awal. Mobil otonom level 2 sudah memungkinkan pengemudi melepas tangan dari kemudi namun mereka tetap masih harus waspada setiap saat, berjaga-jaga agar tidak lepas kendali.
Saat ini hanya ada beberapa produsen mobil yang telah mengembangkan teknologi mobil otonon level 4 dan 5. Salah satunya adalah Waymo yang mengklaim bahwa kendaraan mereka telah memiliki teknologi mobil otonom level 4 dan saat ini melakukan pengembangan ke level 5.
Pada 2022 Toyota menegaskan akan melengkapi mobil andalan mereka, Crown dengan teknologi otonom level 2. Teknologi tersebut diklaim akan serupa dengan Toyota Mirai dan beberapa mobil teratas Lexus.
Tak mau kalah, Mazda juga disebut-sebut akan menghadirkan mobil berteknologi otonom level 2 dan 3. Bedanya, Mazda akan memanfaatkan mobil SUV mereka yang merupakan segmen andalan mereka di pasar global sehingga diharapkan bisa lebih mudah untuk diterima masyarakat.
Serupa dengan Mazda serta Toyota, Subaru juga akan menghadirkan teknologi serupa pada model globalnya. Subaru menegaskan bahwa mobil mereka dapat mengemudi otonom pada kecepatan lebih dari 50 km/jam.
Meski demikian pengembangan mobil otonom di Jepang tidak sesederhana itu. Pasalnya diperlukan perubahan aturan terkait lalu lintas agar mobil otonom khususnya di level 4 dan 5 bisa diluncurkan di negara tuan rumah Olimpiade 2020.
Kondisi tersebut tentunya akan sangat menantang karena mengubah aturan memang tidak sembarangan. Ada banyak faktor yang harus dipertimbangkan sebelum akhirnya Pemerintah bisa memutuskan untuk mengubah sebuah aturan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
07 Agustus 2026, 08:00 WIB
06 Agustus 2026, 20:28 WIB
05 Agustus 2026, 22:00 WIB
05 Agustus 2026, 18:00 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E