Toyota Raize Dapat Penyegaraan, Ada Tiga Pilihan Paket Aksesoris
19 Januari 2026, 19:00 WIB
Toyota berencana mengajukan Kijang Innova Zenix dan Yaris Cross buat masuk ke dalam insentif mobil hybrid
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Insentif mobil hybrid sudah resmi diberikan oleh pemerintah. Bantuan tersebut akan mulai dikucurkan pada 1 Januari 2025.
Oleh sebab itu para pabrikan diminta buat mendaftarkan kendaraan roda empat ramah lingkungan mereka, jadi terdaftar dalam program dari Presiden Prabowo Subianto.
TAM (Toyota Astra Motor) salah satu manufaktur yang bermain di segmen itu, mengaku siap mengajukan dua produk andalan mereka dalam waktu dekat.
“Pasti Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid dan Yaris Cross Hybrid yang TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) sudah di atas 70 persen,” ungkap Anton Jimmi Suwandy Direktur Pemasaran PT TAM beberapa waktu lalu.
Anton menuturkan bahwa kedua kendaraan di atas merupakan produk yang dibuat di dalam negeri. Kemudian memiliki permintaan cukup tinggi di Tanah Air.
Sehingga jenama asal Jepang tersebut memilih untuk mendaftarkan Toyota Innova Zenix Hybrid dan Yariss Cross ke dalam bantuan pemerintah
Meski begitu, TAM masih menunggu detail aturan insentif mobil hybrid yang bakal mulai dijalankan pada awal 2025.
“Kami tinggal menunggu juknis (petunjung teknis), karena kan tidak mungkin kita mengaplikasikan tanpa ada aturan jelas. Jadi kita harapkan segera dikeluarkan, Toyota pasti langsung daftar,” lanjut Anton.
Sebagai informasi, Agus Gumiwang, Menperin (Menteri Perindustrian) memastikan bahwa pemerintah akan memberikan insentif dalam bentuk PPNBM DTP (Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah) sebesar tiga persen..
Dia menuturkan bahwa program tersebut diluncurkan untuk mendongkrak daya beli masyarakat, terutama pada sektor kendaraan roda empat.
Mengingat di 2024 pasar otomotif terpukul cukup dalam. Oleh sebab itu insentif mobil hybrid diharapkan bisa menggairahkan penjualan kendaraan roda empat di 2025.
“Pemerintah memberikan perhatian yang besar terhadap sektor manufaktur dengan meluncurkan insentif buat otomotif,” tegas Agus.
Sebelumnya Anton mengungkapkan bahwa insentif mobil hybrid memberi dampak pada harga OTR (On The Road) kendaraan yang mereka niagakan.
“Harus turun (banderol mobil hybrid Toyota). Sama seperti komitmen kita di PPnBM sebelumnya, setiap ada subsidi dari pemerintah kami transparan dan langsung di-translate ke harga,” tutur dia.
Patut diketahui, harga Kijang Innova Zenix Hybrid sendiri saat ini ditawarkan cukup kompetitif. Tipe terendah dilego Rp 477,6 jutaan sedangkan varian teratas Rp 630,6 jutaan.
Kemudian Yaris Cross Hybrid dibanderol mulai dari Rp 440,6 jutaan sampai Rp 454,9 jutaan, seluruhnya telah dilengkapi rangkaian fitur keselamatan TSS (Toyota Safety Sense).
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Januari 2026, 19:00 WIB
18 Januari 2026, 13:00 WIB
15 Januari 2026, 15:00 WIB
14 Januari 2026, 15:00 WIB
14 Januari 2026, 10:00 WIB
Terkini
20 Januari 2026, 11:00 WIB
Meski pemesanan sudah dibuka sejak tahun lalu, produksi Lepas L8 baru akan dilakukan mulai bulan depan
20 Januari 2026, 10:00 WIB
Sejumlah motor matic 150 cc yang ditawarkan Yamaha kepada para konsumen mengalami kenaikan di awal 2026
20 Januari 2026, 09:00 WIB
Kebakaran mobil listrik sering berawal dari human error, salah satunya proses pengisian daya yang tidak tepat
20 Januari 2026, 08:00 WIB
Ada berbagai upaya yang bisa dipilih pemerintah Indonesia untuk mengantisipasi kenaikan harga BBM di Tanah Air
20 Januari 2026, 07:00 WIB
Honda UC3 jadi salah satu kandidat motor listrik baru di Indonesia, saat ini baru ditawarkan di Thailand
20 Januari 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara motor dan mobil, SIM keliling Bandung kembali dihadirkan di Kota Kembang
20 Januari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 20 Januari 2026 digelar pada puluhan ruas jalan untuk atasi kemacetan di Ibu Kota
20 Januari 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan khusus untuk SIM A dan C saja dengan biaya yang bervariasi