Julian Johan Bawa Misi Penting pada Rally Dakar 2026
02 Januari 2026, 19:00 WIB
Toyota berencana mengajukan Kijang Innova Zenix dan Yaris Cross buat masuk ke dalam insentif mobil hybrid
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Insentif mobil hybrid sudah resmi diberikan oleh pemerintah. Bantuan tersebut akan mulai dikucurkan pada 1 Januari 2025.
Oleh sebab itu para pabrikan diminta buat mendaftarkan kendaraan roda empat ramah lingkungan mereka, jadi terdaftar dalam program dari Presiden Prabowo Subianto.
TAM (Toyota Astra Motor) salah satu manufaktur yang bermain di segmen itu, mengaku siap mengajukan dua produk andalan mereka dalam waktu dekat.
“Pasti Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid dan Yaris Cross Hybrid yang TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) sudah di atas 70 persen,” ungkap Anton Jimmi Suwandy Direktur Pemasaran PT TAM beberapa waktu lalu.
Anton menuturkan bahwa kedua kendaraan di atas merupakan produk yang dibuat di dalam negeri. Kemudian memiliki permintaan cukup tinggi di Tanah Air.
Sehingga jenama asal Jepang tersebut memilih untuk mendaftarkan Toyota Innova Zenix Hybrid dan Yariss Cross ke dalam bantuan pemerintah
Meski begitu, TAM masih menunggu detail aturan insentif mobil hybrid yang bakal mulai dijalankan pada awal 2025.
“Kami tinggal menunggu juknis (petunjung teknis), karena kan tidak mungkin kita mengaplikasikan tanpa ada aturan jelas. Jadi kita harapkan segera dikeluarkan, Toyota pasti langsung daftar,” lanjut Anton.
Sebagai informasi, Agus Gumiwang, Menperin (Menteri Perindustrian) memastikan bahwa pemerintah akan memberikan insentif dalam bentuk PPNBM DTP (Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah) sebesar tiga persen..
Dia menuturkan bahwa program tersebut diluncurkan untuk mendongkrak daya beli masyarakat, terutama pada sektor kendaraan roda empat.
Mengingat di 2024 pasar otomotif terpukul cukup dalam. Oleh sebab itu insentif mobil hybrid diharapkan bisa menggairahkan penjualan kendaraan roda empat di 2025.
“Pemerintah memberikan perhatian yang besar terhadap sektor manufaktur dengan meluncurkan insentif buat otomotif,” tegas Agus.
Sebelumnya Anton mengungkapkan bahwa insentif mobil hybrid memberi dampak pada harga OTR (On The Road) kendaraan yang mereka niagakan.
“Harus turun (banderol mobil hybrid Toyota). Sama seperti komitmen kita di PPnBM sebelumnya, setiap ada subsidi dari pemerintah kami transparan dan langsung di-translate ke harga,” tutur dia.
Patut diketahui, harga Kijang Innova Zenix Hybrid sendiri saat ini ditawarkan cukup kompetitif. Tipe terendah dilego Rp 477,6 jutaan sedangkan varian teratas Rp 630,6 jutaan.
Kemudian Yaris Cross Hybrid dibanderol mulai dari Rp 440,6 jutaan sampai Rp 454,9 jutaan, seluruhnya telah dilengkapi rangkaian fitur keselamatan TSS (Toyota Safety Sense).
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Januari 2026, 19:00 WIB
27 Desember 2025, 09:00 WIB
23 Desember 2025, 18:00 WIB
22 Desember 2025, 19:00 WIB
20 Desember 2025, 16:38 WIB
Terkini
03 Januari 2026, 11:00 WIB
Setidaknya penundaan kebijakan opsen PKB dan BBNKB mampu memberikan dampak positif bagi pasar motor baru
03 Januari 2026, 09:00 WIB
Penjualan mobil listrik BYD di 2025 mencapai 2,26 juta unit lampaui Tesla yang hanya mampu melepas 1,64 juta unit
03 Januari 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Pajero generasi terbaru diyakini jadi bagian dari line up produk anyar pabrikan Jepang itu di 2026
02 Januari 2026, 20:22 WIB
Persaingan baru, rookie Diogo Moreira dan Toprak Razgatlioglu siap meramaikan ajang balap MotoGP 2026
02 Januari 2026, 19:00 WIB
Julian Johan sudah melakukan berbagai persiapan guna berlaga di Rally Dakar 2026, seperti latihan di Maroko
02 Januari 2026, 18:46 WIB
Taksi listrik Green SM kembali alami kecelakaan, pengamat sorot pentingnya pelatihan softskill pengemudi
02 Januari 2026, 17:00 WIB
Penjualan BYD di Indonesia selama periode 2024-2025 tembus 50 ribu unit dan wajib dirakit lokal tahun ini
02 Januari 2026, 16:00 WIB
BYD menilai terobosan serta inovasi pada mobil listrik sebagai kontribusi dalam pengembangan industri