Modal Chery Q Gaet Konsumen RI, Hadirkan Fitur Lengkap Fungsional
07 September 2026, 21:43 WIB
Format penamaannya mendapat respons kurang baik dari konsumen, mobil listrik Toyota bZ4X akan ganti nama
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mobil listrik Toyota bZ4X memiliki format nama yang unik dan berbeda dari kebanyakan EV (Electric Vehicle) di pasaran saat ini. Namun ternyata justru membuat nama mobil itu susah diingat oleh konsumen.
Hal tersebut disampaikan oleh Patrick Ryan, Regional Director Toyota Kanada beberapa waktu lalu. Perubahan nama juga dipicu penerimaan kurang baik dari para konsumen mobil listrik.
“Toyota bZ4X akan berganti nama. Di tahun depan crossover listrik Toyota bakal mengalami rebranding,” katanya dikutip dari Motor Illustrated, Rabu (25/12).
Tidak diketahui jelas kapan Toyota bZ4X berganti nama, tetapi kemungkinan besar berlaku 2026. Belum dikonfirmasi juga apakah nama baru bZ4X berlaku secara regional atau global.
Mengingat Toyota bZ4X sudah dipasarkan di sejumlah negara, termasuk Indonesia. Model tersebut merupakan satu-satunya produk mobil listrik yang ditawarkan PT TAM (Toyota Astra Motor) kepada konsumen dalam negeri.
Bukan tanpa makna, bZ4X memiliki sejumlah arti. bZ sendiri berarti Beyond Zero, visi Toyota dalam mencapai netralitas karbon melalui produk-produk dihadirkan.
Angka empat merepresentasikan ukuran model tersebut. Sementara X berarti jenis mobilnya adalah crossover.
Ada beberapa peluang format nama. Bisa lebih sederhana seperti Rav4 atau tetap mempertahankan unsur Beyond Zero sebagai lambang lini elektrifikasi mereka namun dalam bentuk yang simpel.
Sebagai informasi, mobil listrik Toyota bZ4X meluncur di Indonesia pada November 2022. Hanya ada satu varian ditawarkan berpenggerak FWD (Front Wheel Drive).
Baterai digunakan berkapasitas 71,4 kWh. Mengacu pada klaim pabrikan, Toyota bZ4X dapat menghasilkan tenaga 244 hp dan torsi 266,3 Nm.
Dalam satu kali pengisian daya, bZ4X dapat dipakai menunjang perjalanan sejauh 500 km yang mumpuni untuk EV di kelasnya.
Hanya saja model satu ini masih berstatus CBU (Completely Built Up) alias impor utuh, membuat banderolnya cenderung tinggi dibandingkan kebanyakan mobil listrik di segmen SUV crossover yakni Rp 1,19 miliar OTR (On The Road) Jakarta.
Toyota sendiri belum ada rencana melakukan perakitan lokal mobil listrik bZ4X. Mereka masih lebih fokus menjual mobil hybrid, apalagi setelah pemerintah resmi memberikan insentif sebesar tiga persen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 September 2026, 21:43 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
02 September 2026, 15:00 WIB
02 September 2026, 07:00 WIB
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
10 September 2026, 07:00 WIB
Honda kian menjauh dari urutan lima besar merek mobil terlaris Agustus 2026, Toyota masih kokoh diikuti Daihatsu
10 September 2026, 06:24 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi paling relevan agar mengurus dokumen berkendara jadi lebih mudah
10 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang masih aktif, berikut biayanya
09 September 2026, 22:00 WIB
AiMOGA mulai memamerkan robot andalannya untuk masyarakat Indonesia dengan berbekal teknologi inovatifnya
09 September 2026, 21:00 WIB
Bulega resmi meninggalkan WSBK mulai musim depan dan masuk ke dalam susunan sementara pembalap MotoGP 2027
09 September 2026, 20:17 WIB
Daihatsu menorehkan catatan positif pada Agustus 2026, penjualan mobil baru mereka ditopang oleh Gran Max
09 September 2026, 20:14 WIB
Wuling berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen di Indonesia yang membeli mobil mereka
09 September 2026, 09:00 WIB
Marc Marquez dipastikan akan melanjutkan tren positifnyan saat melakoni MotoGP San Marino 2026 di akhir pekan