Prediksi Mobil Baru yang Masuk Indonesia di 2026: Bagian 1
27 Desember 2025, 09:00 WIB
Menolak tertinggal di era elektrifikasi, Toyota siapkan Alphard dan Vellfire PHEV buat diluncurkan di 2025
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pabrikan Jepang tak mau ketinggalan di elektrifikasi. Di negara asalnya, Toyota siapkan opsi PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) dari kedua MPV andalannya yakni Alphard dan Vellfire.
Untuk diketahui, buat di pasar Indonesia PT TAM (Toyota Astra Motor) telah menjual versi hybrid-nya dengan banderol mulai dari Rp 1,7 miliar OTR (On The Road) Jakarta.
Kedua model akan diluncurkan secara resmi pada 31 Januari 2025, namun pemesanan bisa dilakukan per 7 Januari 2025.
“PHEV merupakan satu langkah penting untuk mencapai netralitas karbon. Di masa mendatang, Toyota akan terus melanjutkan pendekatan multi-pathway, mempromosikan kendaraan elektrifikasi dengan memperluas lini kendaraan agar dapat memenuhi berbagai kebutuhan,” tulis keterangan resmi Toyota, dikutip Selasa (24/12).
Jika dilihat sekilas dari segi tampilan eksterior, Toyota Alphard PHEV masih memiliki desain sama seperti Alphard HEV. Hanya terlihat ada perbedaan model pelek digunakan pada versi teranyar itu.
Sama halnya dengan Vellfire PHEV. Pembeda utamanya hanyalah gaya pelek disematkan pada kedua produk baru tersebut.
Toyota Alphard dan Vellfire PHEV diklaim menawarkan sejumlah keunggulan buat konsumen. Kinerja motor elektrik pada mobil membantu pengalaman berkendara lebih senyap dan minim getaran, menambah kenyamanan selama perjalanan.
Mendukung performa, penempatan baterai besar bermaterial Lithium-ion di lantai kendaraan sehingga Alphard dan Vellfire PHEV memiliki center of gravity yang baik. Jadi mobil tetap stabil ketika dipacu dalam kecepatan tinggi.
AC pada kedua model itu dapat dioperasikan dengan mengambil tenaga dari baterai, jadi pemilik tidak perlu menyalakan mesin mobil apabila ingin mendinginkan suhu di kabin.
Sama seperti PHEV pada umumnya, ada daya jelajah tambahan ditawarkan di mana mobil dapat dibawa melaju dengan tenaga dari baterai. Jarak tempuhnya adalah 73 km untuk EV mode.
Terakhir ada penambahan lain yang tidak tersedia di versi terdahulu, yakni Digital Inner Mirror dengan dashcam bawaan, membantu visibilitas ke area depan dan belakang mobil.
Kemudian seluruh varian dibekali speaker premium JBL di 15 titik, serta layar entertainment 14 inci di bangku belakang lalu ada tambahan opsi kelir Precious Metal.
Bicara harga, kisarannya adalah mulai dari 5,1 juta yen sampai 10,6 juta yen. Angka ini setara Rp 526,2 jutaan-Rp 1,09 miliar jika dikonversi ke kurs rupiah.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Desember 2025, 09:00 WIB
23 Desember 2025, 18:00 WIB
22 Desember 2025, 19:00 WIB
20 Desember 2025, 16:38 WIB
20 Desember 2025, 07:00 WIB
Terkini
02 Januari 2026, 17:00 WIB
Penjualan BYD di Indonesia selama periode 2024-2025 tembus 50 ribu unit dan wajib dirakit lokal tahun ini
02 Januari 2026, 16:00 WIB
BYD menilai terobosan serta inovasi pada mobil listrik sebagai kontribusi dalam pengembangan industri
02 Januari 2026, 15:00 WIB
Leapmotor merupakan salah satu merek asal Tiongkok yang bakal masuk Indonesia melalui Indomobil Group
02 Januari 2026, 14:16 WIB
Tiga merek mobil Cina catat penjualan positif di Inggris, angka penjualannya diproyeksikan 200 ribu di 2025
02 Januari 2026, 13:38 WIB
Aismoli mengungkapkan ada cara lain untuk kembali menggairahkan pasar motor listrik pada periode 2026
02 Januari 2026, 12:00 WIB
Harga mobil listrik di Indonesia bervariasi mulai Rp 100 juta sampai Rp 1 miliar ke atas, berikut daftarnya
02 Januari 2026, 11:00 WIB
Meski masih terdapat 22 seri di tahun ini, namun ada beberapa ubahan signifikan pada jadwal MotoGP 2026
02 Januari 2026, 10:00 WIB
Geely berniat membawa mobil bermesin konvensional ke Indonesia, diyakini merupakan Monjaro dan Okavango