Pasar Sedan Kecil, Ini Alasan Toyota Luncurkan Vios Hybrid di RI
27 Februari 2026, 20:00 WIB
Menolak tertinggal di era elektrifikasi, Toyota siapkan Alphard dan Vellfire PHEV buat diluncurkan di 2025
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pabrikan Jepang tak mau ketinggalan di elektrifikasi. Di negara asalnya, Toyota siapkan opsi PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) dari kedua MPV andalannya yakni Alphard dan Vellfire.
Untuk diketahui, buat di pasar Indonesia PT TAM (Toyota Astra Motor) telah menjual versi hybrid-nya dengan banderol mulai dari Rp 1,7 miliar OTR (On The Road) Jakarta.
Kedua model akan diluncurkan secara resmi pada 31 Januari 2025, namun pemesanan bisa dilakukan per 7 Januari 2025.
“PHEV merupakan satu langkah penting untuk mencapai netralitas karbon. Di masa mendatang, Toyota akan terus melanjutkan pendekatan multi-pathway, mempromosikan kendaraan elektrifikasi dengan memperluas lini kendaraan agar dapat memenuhi berbagai kebutuhan,” tulis keterangan resmi Toyota, dikutip Selasa (24/12).
Jika dilihat sekilas dari segi tampilan eksterior, Toyota Alphard PHEV masih memiliki desain sama seperti Alphard HEV. Hanya terlihat ada perbedaan model pelek digunakan pada versi teranyar itu.
Sama halnya dengan Vellfire PHEV. Pembeda utamanya hanyalah gaya pelek disematkan pada kedua produk baru tersebut.
Toyota Alphard dan Vellfire PHEV diklaim menawarkan sejumlah keunggulan buat konsumen. Kinerja motor elektrik pada mobil membantu pengalaman berkendara lebih senyap dan minim getaran, menambah kenyamanan selama perjalanan.
Mendukung performa, penempatan baterai besar bermaterial Lithium-ion di lantai kendaraan sehingga Alphard dan Vellfire PHEV memiliki center of gravity yang baik. Jadi mobil tetap stabil ketika dipacu dalam kecepatan tinggi.
AC pada kedua model itu dapat dioperasikan dengan mengambil tenaga dari baterai, jadi pemilik tidak perlu menyalakan mesin mobil apabila ingin mendinginkan suhu di kabin.
Sama seperti PHEV pada umumnya, ada daya jelajah tambahan ditawarkan di mana mobil dapat dibawa melaju dengan tenaga dari baterai. Jarak tempuhnya adalah 73 km untuk EV mode.
Terakhir ada penambahan lain yang tidak tersedia di versi terdahulu, yakni Digital Inner Mirror dengan dashcam bawaan, membantu visibilitas ke area depan dan belakang mobil.
Kemudian seluruh varian dibekali speaker premium JBL di 15 titik, serta layar entertainment 14 inci di bangku belakang lalu ada tambahan opsi kelir Precious Metal.
Bicara harga, kisarannya adalah mulai dari 5,1 juta yen sampai 10,6 juta yen. Angka ini setara Rp 526,2 jutaan-Rp 1,09 miliar jika dikonversi ke kurs rupiah.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Februari 2026, 20:00 WIB
27 Februari 2026, 07:00 WIB
26 Februari 2026, 17:00 WIB
26 Februari 2026, 13:00 WIB
26 Februari 2026, 09:00 WIB
Terkini
01 Maret 2026, 18:00 WIB
Seluruh SPBU Swasta di Indonesia menaikan harga BBM pada Maret 2026, paling murah berkisar Rp 12.390 per liter
01 Maret 2026, 16:00 WIB
Mitsubishi Indonesia memastikan peluncuran model hybrid pertamanya di Tanah Air dalam waktu dekat ini
01 Maret 2026, 15:59 WIB
Duo Aprilia, Marco Bezzecchi dan Raul Fernandez raup poin dan catatkan hasil brilian di MotoGP Thailand 2026
01 Maret 2026, 14:00 WIB
Geely EX2 akhirnya mulai dikirimkan ke pelanggan menjelang musim mudik Lebaran yang segera berlangsung
01 Maret 2026, 12:00 WIB
Gaikindo sebut produsen perlu diberi waktu rasional untuk produksi pikap sesuai kebutuhan Koperasi Merah Putih
01 Maret 2026, 10:00 WIB
Yamaha menghadirkan beragam promo perawatan sepeda motor, lalu mendirikan Pos Jaga selama Lebaran 2026
01 Maret 2026, 08:26 WIB
Di awal Maret 2026 atau jelang Lebaran 2026, Pertamina menerapkan kenaikan harga BBM untuk seluruh produk
28 Februari 2026, 19:59 WIB
Insentif memiliki peran penting mendongkrak angka penjualan berbagai produsen EV, tidak terkecuali BYD