Mobil Listrik Tetap Bebas Pajak dan Ganjil Genap di Jakarta
06 Mei 2026, 15:00 WIB
Toyota Indonesia ikut serta dalam even IEMS 2021 dengan memboyong 3 mobil ramah lingkungan unggulannya
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Toyota Indonesia kembali meramaikan ajang Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2021 yang berlangsung pada 24 – 26 November 2021. Pada ajang tersebut, Toyota memboyong mobil ramah lingkungan yakni Lexus UX 300e, C+Pod dan PRIUS PHEV.
Pada even yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), brand asal negeri Sakura ini menempati booth seluas 100 m2. Adapun lokasi pamerannya berada di gedung pusat BRIN, kawasan Puspitek Serpong.
Kami hadir di IEMS 2021 sebagai wujud komitmen dalam mendukung upaya Pemerintah dalam pengembangan teknologi kendaraan elektrifikasi, dan mengurangi emisi CO2 di Indonesia,” ucap Susumu Matsuda pada siaran persnya (24/11/2021).
Lebih lanjut Ia menyebutkan pemerintah Indonesia memiliki keinginan positif melalui beberapa aktivitas aktif di berbagai kegiatan. Bahkan baru-baru ini telah diterapkan regulasi yang berkaitan dengan pajak emisi karbon.
Sebagai manufaktur kendaraan bermotor, Toyota memiliki cukup banyak pilihan mobilitas untuk masyarakat. Pilihannya sendiri cukup lengkap mulai dari produk, teknologi, hingga layanan.
Bahkan dari segi kendaraan, Toyota memiliki beberapa model elektrifikasi seperti Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Vehicle (PHEV) dan Battery Electric Vehicle (BEV).
Dikatakan bahwa Toyota telah melakukan pengurangan emisi sejak dahulu. Upaya mengurangi produksi CO2 dari kendaraan bermotor tanpa mengurangi mobilitas sudah menjadi fokusnya selama ini.
Melalui studi berkelanjutan, Toyota melakukan inovasi teknologi yang rendah emisi. Beberapa diantaranya adalah Electronic Fuel Injection (EFI), Variable Valve Timing-Intelligent (VVT-i), Dual VVT-i dan masih banyak lagi.
Melalui dua brand sekaligus yakni Toyota dan Lexus, beragam kendaraan elektrifikasi sudah dihadirkan ke publik. Sehingga para calon konsumen bisa lebih leluasa menentukan pilihan sesuai dengan kebutuhan.
Lalu mereka juga memilih teknologi yang disematkan pada produk-produknya, disesuaikan dengan beragam faktor. Adapun faktornya antara lain infrastruktur, biaya, bauran energi hingga kondisi jalan.
Dikatakan bahwa pendekatan multi pathway ini dapat mendorong demand akan kendaraan elektrifikasi. Selain bisa membantu mengurangi CO2 secara efektif sedini mungkin.
Secara global Toyota dikatakan telah memiliki 55 line-up kendaraan elektrifikasi baik HEV, PHEV, BEV hingga FCEV. Penjualannya secara total diklaim telah mencapai 2 juta unit.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
06 Mei 2026, 15:00 WIB
24 April 2026, 13:00 WIB
23 April 2026, 11:00 WIB
15 April 2026, 07:55 WIB
14 April 2026, 19:30 WIB
Terkini
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan para pengendara motor dan mobil
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Hari ini fasilitas SIM keliling Jakarta masih dibuka seperti biasa melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini akan berlaku mulai pagi dan kembali aktif pada sore hari untuk mengurai kemacetan