Prediksi Mobil Baru yang Masuk Indonesia di 2026: Bagian 1
27 Desember 2025, 09:00 WIB
Toyota membuka peluang menjual mobil hybrid murah, namun mereka menunggu pemerintah mengucurkan insentif
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Segmen mobil hybrid mulai dilirik masyarakat di Indonesia. Banyak pabrikan memasarkan kendaraan ramah lingkungan tersebut.
Tak terkecuali bagi produsen asal Jepang, yakni TAM (Toyota Astra Motor). Mereka turut menghadirkan mobil hybrid buat konsumen di Tanah Air.
Mulai dari Toyota Innova Zenix Hybrid sampai Prius Hybrid yang diluncurkan di GIIAS 2024. Namun mereka masih berniat menghadirkan produk ramah lingkungan dengan banderol terjangkau.
“Kalau ditanya keinginan, pasti kita mau supaya hybrid semakin memasyarakat serta harganya lebih kompetitif,” ujar ujar Anton Jimmi Suwandi, Marketing Director PT TAM beberapa waktu lalu.
Toyota sendiri memang sudah memiliki Yaris Cross Hybrid. Kendaraan roda empat tersebut memiliki banderol yang cukup terjangkau, yaitu Rp 440 juta.
Akan tetapi mereka tetap ingin menghadirkan mobil hybrid murah. Sehingga masyarakat mau menggunakan kendaraan ramah lingkungan.
“Satu halangan adalah masalah insentif, saya tidak bosan beri contoh Yaris Cross di Thailand kalau harganya dikonversi ke rupiah hanya Rp 300 jutaan kecil dengan subsidi yang ada,” lanjut Anton.
Anton pun berharap pemerintah Indonesia mau meniru kebijakan di sana. Dengan begitu masyarakat bisa lebih mudah mendapatkan mobil hybrid murah.
“Kita butuh dukungan dari pemerintah untuk mengakselerasi pengenalan produk hybrid yang lebih kompetitif lagi,” tegas Anton.
Selain itu ia berharap kalau insentif bisa diberikan ke kendaraan lain, tidak hanya mobil listrik. Lalu juga untuk produk-produk dibuat di Tanah Air.
“Produk dalam negeri seharusnya kita dukung. Sebab berkontribusi langsung kepada ekonomi nasional,” pungkas Anton.
Sebelumnya memang jajaran menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah membahas mengenai bantuan terhadap mobil hybrid. Kepastian tersebut pertama kali disampaikan langsung oleh Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
“Insentif (mobil hybrid) sedang disiapkan,” ucap Airlangga.
Sementara itu hal senada turut dilontarkan oleh Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian. Ia menyebut pihaknya akan mengusulkan insentif untuk kendaraan hybrid kepada kementerian terkait.
"Insentif setiap hari kita coba hitung, didiskusikan dengan Internal pemerintah,” kata Agus.
Sejumlah pihak pun menunggu pemerintah mengucurkan insentif mobil hybrid. Hal ini dinilai dapat mendongkrak penjualan kendaraan roda empat di Tanah Air.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Desember 2025, 09:00 WIB
23 Desember 2025, 18:00 WIB
22 Desember 2025, 19:00 WIB
20 Desember 2025, 16:38 WIB
20 Desember 2025, 07:00 WIB
Terkini
02 Januari 2026, 12:00 WIB
Harga mobil listrik di Indonesia bervariasi mulai Rp 100 juta sampai Rp 1 miliar ke atas, berikut daftarnya
02 Januari 2026, 11:00 WIB
Meski masih terdapat 22 seri di tahun ini, namun ada beberapa ubahan signifikan pada jadwal MotoGP 2026
02 Januari 2026, 10:00 WIB
Geely berniat membawa mobil bermesin konvensional ke Indonesia, diyakini merupakan Monjaro dan Okavango
02 Januari 2026, 09:00 WIB
Menurut Aismoli ada beberapa faktor pendukung yang membuat pasar motor listrik bisa bergairah di tahun ini
02 Januari 2026, 08:00 WIB
Kepolisian memperkenalkan Mandala Quick Response sebagai program baru untuk atasi kemacetan Jakarta di 2026
02 Januari 2026, 07:00 WIB
Penjualan BYD berhasil alami peningkatan 7,1 persen bila dibandingkan dengan pencapaian mereka di 2024
02 Januari 2026, 06:00 WIB
Ada dispensasi perpanjangan dengan persyaratan tertentu, simak informasi SIM keliling Jakarta hari ini
02 Januari 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta 2 Januari 2026 menjadi pembatasan kendaraan pertama yang dilakukan Polda Metro Jaya