Total Produksi Toyota Global Sentuh 300 Juta Unit Dalam 88 Tahun

Dalam 88 tahun dan dua bulan total produksi Toyota mencapai 300 juta unit dengan Corolla sebagai model terbanyak

Total Produksi Toyota Global Sentuh 300 Juta Unit Dalam 88 Tahun
Adi Hidayat
  • Oleh Adi Hidayat

  • Selasa, 07 November 2023 | 07:00 WIB

TRENOTO – Total produksi Toyota di seluruh dunia sudah mencapai 300 juta unit, September 2023 lalu. Jumlah ini berhasil mereka capai setelah 88 tahun lewat dua bulan sejak kendaraan pertama mereka yaitu truk Model G1 yang diproduksi Automotive Production Division of Toyoda Automatic Loom Works, Ltd. pada Agustus 1935.

Berdasarkan keterangan resmi, jumlah itu terdiri dari 180.52 juta unit produksi Jepang dan 119.6 juta unit buatan berbagai negara, termasuk Indonesia. Sementara untuk model terbanyak diproduksi adalah Corolla yang jumlahnya sudah mencapai 53.399 juta unit.

Kemudian di 2022, mereka juga berhasil menjual 10.5 juta unit kendaraan dan menjadi produsen mobil terbesar di dunia selama tiga kali berturut-turut. Ketika itu, Toyota Rav4 menjadi salah satu model paling populer.

Produksi Toyota Agustus 2022
Photo : TMMIN

Keberhasilan tersebut tentu tidak akan berhenti disana. Pasalnya Toyota telah menunjukkan beragam model menarik di Japan Mobility Show 2023 terutama untuk segmen kendaraan listrik.

Koji Sato, President Toyota pun mengucapkan terima kasih pada seluruh pelanggan di seluruh dunia. Sebab berkat permintaan yang tinggi mereka bisa mencapai catatan ini.

“Saya percaya bahwa jumlah 300 juta unit ini hanya dapat dicapai dengan upaya tanpa henti dari rekan-rekan di seluruh perusahaan. Mulai dari perencanaan, desain suku cadang dan kendaraan, hingga produksi, logistik, penjualan, layanan serta semua pihak yang bekerja untuk mencapainya,” ungkap Koji Sato (06/11).

Ia pun menambahkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir Toyota dihadapkan oleh beragam tantangan. Mulai dari gempa bumi besar di Jepang Timur, pandemi Covid-19 hingga krisis semikonduktor.

“Setiap kali kita menghadapi rintangan hingga tidak bisa memproduksi, semua orang bekerja sama untuk mengatasinya. Kami tidak akan pernah lupa pada mereka yang telah mendukung selama ini,” ungkap Koji Sato.

Pabrik Toyota kembali beroperasi
Photo : Reuters

Hal senada pun diungkapkan Akio Toyoda, Chairman Toyota Motor Corporation. Menurutnya pencapaian Toyota sekarang merupakan bukti kerja keras mereka dalam membuat kendaraan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kami akan terus membuat kendaraan satu per satu dengan hati-hati bersama semua rekan yang mencintai mobil,” tegas Akio.


Terkini

mobil
Volvo

Strategi Volvo Bersaing di Tengah Ketatnya Persaingan Otomotif RI

Gencar elektrifikasi, Volvo luncurkan produk di kelas yang sama dengan BMW iX tetapi berkonfigurasi 7-seater

news
Truk listrik

Penggunaan Truk Listrik Diklaim Bantu Turunkan Biaya Operasional

Salah satu konsumen Kalista yang merasakan dampak positif dari penggunaan truk listrik adalah Evershine Group

news
SIM keliling Bandung

SIM Keliling Bandung Hari Ini Ada di The Kings, Awas Salah Jadwal

SIM keliling Bandung hari ini beroperasi sejak pagi, jadi masyarakat jangan sampai terlambat mendatangi

news
Ganjil genap Jakarta

Simak Jadwal dan Lokasi Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 21 Mei 2026

Ganjil genap Jakarta hari ini kembali diberlakukan dengan bantuan sistem ETLE statis maupun Mobile terpadu

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 21 Mei 2026, Ada di 5 Tempat

Lima lokasi SIM keliling Jakarta tersedia untuk perpanjangan masa berlaku SIM hari ini, simak informasinya

mobil
VinFast

VinFast Luncurkan MPV 7-seater Rakitan Lokal, Harga Rp 300 Jutaan

Mobil listrik 7-seater VinFast VF MPV 7 resmi diluncurkan di Indonesia, rakitan pabrik VinFast di Subang

mobil
Daihatsu Sigra

Penjualan Daihatsu Hingga April 2026 Sudah Tembus 46 Ribuan Unit

Penjualan daihatsu selama empat bulan pertama tahun ini cukup positif sehingga tetap berada di posisi kedua

mobil
BYD

BYD Siap Rajai Pasar Kei Car Jepang, Boyong Veteran Nissan

Hirohide Tagawa dipercaya untuk melakukan pengembangan kei car BYD demi mematangkan kehadiran Racco di Jepang