Test Drive Toyota Veloz Hybrid, Pilihan Buat yang Males Ngecharge
23 September 2026, 17:49 WIB
Permintaan meningkat, penjualan Toyota global hingga September 2023 mulai banyak disumbangkan mobil hybrid
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Penjualan Toyota secara global alami kenaikan dibanding periode sama tahun lalu. Dari Januari ke September 2023, penjualan naik 6.7 persen ke 7.571.733 juta unit sementara produksi 10.1 persen menjadi 7.402.861 juta unit.
Sementara di negara asalnya yakni Jepang produksi bertumbuh pesat 27.3 persen menjadi 2.5 juta unit sejak awal 2023.
Jadi pencapaian terbaru ternyata mobil hybrid Toyota banyak mendongkrak penjualan secara global. Terdiri dari hybrid dan PHEV (plug-in hybrid) model elektrifikasi itu menyumbang 36.4 persen penjualan, naik dari angka 27.3 persen di 2022.
Dirinci pada September sendiri total penjualan kendaraan menyentuh angka 921.308 unit, turun sedikit dari Agustus di angka 923.180 mobil.
Produksi di September sendiri mencapai angka 900.919 unit, di mana 310.920 di antaranya rakitan Jepang sedangkan 589.999 unit dirakit di negara lain.
Sebelumnya pada Agustus, Toyota juga mencatatkan kenaikan penjualan global sebanyak 9 persen. Hal ini terjadi karena pabrikan sudah membaik pasca kekurangan suku cadang dan intensitas produksi meningkat.
Saat itu penjualan Toyota, Hino dan Daihatsu jika digabungkan adalah 923.180 unit, naik 9.4 persen dibandingkan Agustus 2022 dan didominasi penjualan di luar Jepang sebanyak 757.602 unit.
Di Jepang pada Agustus permintaan naik sebesar 45 persen. Lebih besar lagi di Korea Selatan yakni 63 persen.
Sementara Toyota dan Lexus alami pertumbuhan 3 persen Eropa khususnya Italia, Spanyol dan Inggris. Hanya saja saat itu di Asia justru turun 4 persen dan di China 6 persen.
Mengingat di China saat ini industri otomotif justru didominasi merek lokal yang memproduksi kendaraan listrik salah satunya BYD. Penjualan merek tersebut bahkan disebut mulai menyalip Tesla.
Menyikapi hal tersebut Toyota juga punya strategi sendiri. Per 2025 pabrikan berlambang T ini bakal produksi 600.000 mobil listrik, naik jauh dari target 2024 di 190.000 unit.
Toyota sendiri masih banyak tugas mengejar ketertinggalan mengingat penjualan mobil listrik murni Toyota hanya 24.466 unit secara global. Angka tersebut juga sudah termasuk penjualan dari Lexus.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 September 2026, 17:49 WIB
21 September 2026, 15:43 WIB
15 September 2026, 13:00 WIB
02 September 2026, 15:00 WIB
02 September 2026, 07:00 WIB
Terkini
01 Oktober 2026, 07:00 WIB
Martin bertekad tampil maksimal di MotoGP Jepang 2026 dan mempertahankan tempatnya di klasemen sementara
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Awal bulan menjadi waktu yang tepat untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara di SIM keliling Bandung
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Satu dekade pengoperasian sistem ganjil genap Jakarta, disebut masih cukup relevan mengatur lalu lintas
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Mengawali Oktober 2026, layanan SIM keliling Jakarta masih beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda
30 September 2026, 22:20 WIB
Shell Lubricants berhasil mempertahankan prestasinya dalam penjualan yan berada di puncak selama dua dekade
30 September 2026, 20:53 WIB
Astra Daihatsu Motor mengklaim berhasil mencatatkan penjualan 4.156 baru di Solo, Semarang dan sekitarnya
30 September 2026, 17:00 WIB
Belum ada kepastian perubahan aturan, namun penerapan ganjil genap Jakarta akan dievaluasi setelah satu dekade
30 September 2026, 15:34 WIB
Mobil listrik Jaecoo J5 EV tuai respons positif, waktu tunggunya sempat mengular dan tembus satu bulan