BYD Jadi Raja Mobil Listrik Global, Tundukkan Tesla
09 Oktober 2025, 14:00 WIB
Untuk kesekian kalinya Tesla Model Y malfungsi. Terjadi baru-baru ini pada seorang figur otomotif di Inggris.
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Tesla Model Y malfungsi kembali terjadi lagi kali ini di Inggris. Tom Exton, seorang YouTuber otomotif dan kolektor mobil mengatakan Model Y miliknya tiba-tiba mulai mati hanya beberapa menit setelah mulai berjalan.
Lima hari pasca ia membeli mobil listrik tersebut hal ini merupakan sesuatu yang tidak disangka. Setelah dayanya mulai mati kendaraan menginstruksikan pengemudi untuk menepikannya.
Head unit Tesla tersebut kemudian memberi tahu pemilik bahwa sistem listrik kendaraan tidak bisa mendukung fitur-fitur yang ada. Unit kemudian beralih ke mode hemat energi.
Dikutip dari Carscoops mobil tersebut sudah diisi dayanya hingga kapasitas penuh. Jarak tempuhnya mencapai 348 km.
Ketika dayanya hilang maka fungsi-fungsi banyak fitur dan komponen juga turut hilang dan tidak bisa berfungsi. Akibatnya pintu Tesla milik Exton tidak bisa terbuka.
Exton kemudian terpaksa menarik tuas manual untuk membuka pintu dan keluar dari mobil. Namun di situlah kemudian hal ini menimbulkan cedera.
Ia memaparkan penggunaan pintu darurat tersebut entah bagaimana juga turut merusak bagian kaca jendela. Pada kasus-kasus sebelumnya pintu moibl Tesla juga seringkali dilaporkan menjebak pengemudi dalam keadaan darurat.
Sebelumnya seorang pemilik Tesla Model Y di Kanada mengatakan ia terpaksa menendang kaca jendela pintu mobilnya untuk keluar dari unit yang terbakar.
Setelah berhasil keluar Exton kemudian menunggu bantuan hingga enam jam. Menurutnya layanan Tesla untuk konsumen terbilang membantu namun ia tetap menyarankan agar mempertimbangkan untuk membeli merek selain Tesla.
Di bawah Prestige Motors Indonesia, Tesla Model Y dihadirkan di Tanah Air tahun ini di perhelatan IIMS (Indonesia International Motor Show) Hybrid 2022. Unitnya bisa dibeli secara langsung ataupun melalui e-commerce.
Model Y hadir dalam dua pilihan yaitu Long Range dan Performance. Untuk Long Range keunggulannya terletak pada jarak tempuh yaitu hingga 532 km. Kecepatan maksimumnya 217 km per jam.
Sedangkan tipe Performance bisa menempuh jarak yang lebih sedikit yaitu 513. Namun kecepatan maksimumnya lebih tinggi di 249 km per jam.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Oktober 2025, 14:00 WIB
26 September 2025, 17:00 WIB
31 Agustus 2025, 17:00 WIB
06 Juli 2025, 15:40 WIB
08 Juni 2025, 14:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV