Ambisi Bos Chery Saingi Toyota dan Tesla Demi Kuasai Pasar Global
30 April 2026, 15:00 WIB
Untuk kesekian kalinya Tesla Model Y malfungsi. Terjadi baru-baru ini pada seorang figur otomotif di Inggris.
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Tesla Model Y malfungsi kembali terjadi lagi kali ini di Inggris. Tom Exton, seorang YouTuber otomotif dan kolektor mobil mengatakan Model Y miliknya tiba-tiba mulai mati hanya beberapa menit setelah mulai berjalan.
Lima hari pasca ia membeli mobil listrik tersebut hal ini merupakan sesuatu yang tidak disangka. Setelah dayanya mulai mati kendaraan menginstruksikan pengemudi untuk menepikannya.
Head unit Tesla tersebut kemudian memberi tahu pemilik bahwa sistem listrik kendaraan tidak bisa mendukung fitur-fitur yang ada. Unit kemudian beralih ke mode hemat energi.
Dikutip dari Carscoops mobil tersebut sudah diisi dayanya hingga kapasitas penuh. Jarak tempuhnya mencapai 348 km.
Ketika dayanya hilang maka fungsi-fungsi banyak fitur dan komponen juga turut hilang dan tidak bisa berfungsi. Akibatnya pintu Tesla milik Exton tidak bisa terbuka.
Exton kemudian terpaksa menarik tuas manual untuk membuka pintu dan keluar dari mobil. Namun di situlah kemudian hal ini menimbulkan cedera.
Ia memaparkan penggunaan pintu darurat tersebut entah bagaimana juga turut merusak bagian kaca jendela. Pada kasus-kasus sebelumnya pintu moibl Tesla juga seringkali dilaporkan menjebak pengemudi dalam keadaan darurat.
Sebelumnya seorang pemilik Tesla Model Y di Kanada mengatakan ia terpaksa menendang kaca jendela pintu mobilnya untuk keluar dari unit yang terbakar.
Setelah berhasil keluar Exton kemudian menunggu bantuan hingga enam jam. Menurutnya layanan Tesla untuk konsumen terbilang membantu namun ia tetap menyarankan agar mempertimbangkan untuk membeli merek selain Tesla.
Di bawah Prestige Motors Indonesia, Tesla Model Y dihadirkan di Tanah Air tahun ini di perhelatan IIMS (Indonesia International Motor Show) Hybrid 2022. Unitnya bisa dibeli secara langsung ataupun melalui e-commerce.
Model Y hadir dalam dua pilihan yaitu Long Range dan Performance. Untuk Long Range keunggulannya terletak pada jarak tempuh yaitu hingga 532 km. Kecepatan maksimumnya 217 km per jam.
Sedangkan tipe Performance bisa menempuh jarak yang lebih sedikit yaitu 513. Namun kecepatan maksimumnya lebih tinggi di 249 km per jam.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
30 April 2026, 15:00 WIB
06 April 2026, 18:00 WIB
22 Februari 2026, 07:00 WIB
01 Februari 2026, 09:00 WIB
08 Januari 2026, 18:00 WIB
Terkini
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Awal bulan menjadi waktu yang tepat untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara di SIM keliling Bandung
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Satu dekade pengoperasian sistem ganjil genap Jakarta, disebut masih cukup relevan mengatur lalu lintas
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Mengawali Oktober 2026, layanan SIM keliling Jakarta masih beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda
30 September 2026, 22:20 WIB
Shell Lubricants berhasil mempertahankan prestasinya dalam penjualan yan berada di puncak selama dua dekade
30 September 2026, 20:53 WIB
Astra Daihatsu Motor mengklaim berhasil mencatatkan penjualan 4.156 baru di Solo, Semarang dan sekitarnya
30 September 2026, 17:00 WIB
Belum ada kepastian perubahan aturan, namun penerapan ganjil genap Jakarta akan dievaluasi setelah satu dekade
30 September 2026, 15:34 WIB
Mobil listrik Jaecoo J5 EV tuai respons positif, waktu tunggunya sempat mengular dan tembus satu bulan
30 September 2026, 07:00 WIB
IMX 2026 kembali akan berlangsung pada 9-11 Oktober dan diramaikan dengan mobil-mobil modifikasi ikonik