Indonesia Bakal Diserbu Mobil Amerika Beserta Komponennya
22 Februari 2026, 07:00 WIB
Untuk kesekian kalinya Tesla Model Y malfungsi. Terjadi baru-baru ini pada seorang figur otomotif di Inggris.
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Tesla Model Y malfungsi kembali terjadi lagi kali ini di Inggris. Tom Exton, seorang YouTuber otomotif dan kolektor mobil mengatakan Model Y miliknya tiba-tiba mulai mati hanya beberapa menit setelah mulai berjalan.
Lima hari pasca ia membeli mobil listrik tersebut hal ini merupakan sesuatu yang tidak disangka. Setelah dayanya mulai mati kendaraan menginstruksikan pengemudi untuk menepikannya.
Head unit Tesla tersebut kemudian memberi tahu pemilik bahwa sistem listrik kendaraan tidak bisa mendukung fitur-fitur yang ada. Unit kemudian beralih ke mode hemat energi.
Dikutip dari Carscoops mobil tersebut sudah diisi dayanya hingga kapasitas penuh. Jarak tempuhnya mencapai 348 km.
Ketika dayanya hilang maka fungsi-fungsi banyak fitur dan komponen juga turut hilang dan tidak bisa berfungsi. Akibatnya pintu Tesla milik Exton tidak bisa terbuka.
Exton kemudian terpaksa menarik tuas manual untuk membuka pintu dan keluar dari mobil. Namun di situlah kemudian hal ini menimbulkan cedera.
Ia memaparkan penggunaan pintu darurat tersebut entah bagaimana juga turut merusak bagian kaca jendela. Pada kasus-kasus sebelumnya pintu moibl Tesla juga seringkali dilaporkan menjebak pengemudi dalam keadaan darurat.
Sebelumnya seorang pemilik Tesla Model Y di Kanada mengatakan ia terpaksa menendang kaca jendela pintu mobilnya untuk keluar dari unit yang terbakar.
Setelah berhasil keluar Exton kemudian menunggu bantuan hingga enam jam. Menurutnya layanan Tesla untuk konsumen terbilang membantu namun ia tetap menyarankan agar mempertimbangkan untuk membeli merek selain Tesla.
Di bawah Prestige Motors Indonesia, Tesla Model Y dihadirkan di Tanah Air tahun ini di perhelatan IIMS (Indonesia International Motor Show) Hybrid 2022. Unitnya bisa dibeli secara langsung ataupun melalui e-commerce.
Model Y hadir dalam dua pilihan yaitu Long Range dan Performance. Untuk Long Range keunggulannya terletak pada jarak tempuh yaitu hingga 532 km. Kecepatan maksimumnya 217 km per jam.
Sedangkan tipe Performance bisa menempuh jarak yang lebih sedikit yaitu 513. Namun kecepatan maksimumnya lebih tinggi di 249 km per jam.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
22 Februari 2026, 07:00 WIB
01 Februari 2026, 09:00 WIB
08 Januari 2026, 18:00 WIB
03 Januari 2026, 09:00 WIB
09 Oktober 2025, 14:00 WIB
Terkini
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026
01 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif