Nasib Harga Mobil Hyundai saat Pasar Otomotif Bergejolak
17 Mei 2026, 21:00 WIB
Hyundai menyambut baik para produsen mobil listrik China yang turut meramaikan pasar di Tanah Air akhir-akhir ini
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Di 2023 perkembangan kendaraan ramah lingkungan kian pesat. Apalagi mobil listrik China turut meramaikan pasar di Indonesia.
Sebut saja seperti pabrikan Wuling, Neta sampai DFSK. Mereka mampu menarik minat masyarakat dengan harga yang berselisih cukup jauh dari produsen lainnya.
Tentu ini menjadi kesempatan bagus bagi konsumen Tanah Air. Sebab memiliki beragam opsi kendaraan roda empat setrum ingin dimiliki.
Melihat hal tersebut, Hyundai menyambut baik persaingan dengan jenama asal negeri tirai bambu. Seperti dikatakan Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT HMID (Hyundai Motors Indonesia).
“Bagus banyak mobil listrik China di Indonesia, karena semakin beragam produsen yang masuk. Sehingga dapat membentuk market serta mendorong ekosistem kendaraan setrum semakin matang,” kata ia di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Fransiscus Soerjopranoto menyebut kalau persaingan di atas bakal berdampak positif bagi negara. Sebab bisa lebih cepat mencapai target lingkungan yang bebas dari polusi.
Oleh karena itu, guna memenangkan pertarungan Hyundai sudah menyiapkan beberapa langkah. Satu diantaranya adalah membangun ekosistem mobil listrik di sini.
Seperti membuat charging station di sejumlah titik sampai pengoperasian pabrik baterai pada awal 2024. Dengan begitu mampu memenuhi kebutuhan pelanggan setia di Tanah Air.
“Itu yang kita harapkan, membangun industri lebih ramah lingkungan. Karena perhatian kami saat ini kan dua, pertama satu polusi serta kedua ketergantungan terhadap harga BBM,” lanjutnya.
Fransiscus Soerjopranoto menambahkan kalau pihaknya dalam waktu dekat bakal meluncurkan mobil listrik buatan kedua setelah Hyundai Ioniq 5.
“Mobil listrik baru meluncur pertengahan tahun depan, untuk model belum bisa saya sampaikan. Tetapi keinginan kita memperkenalkan produk anyar ada,” ucapnya.
Kendati demikian pria yang kerap disapa Frans tersebut enggan membocorkan mobil listrik Hyundai rakitan lokal ini. Mereka masih merahasiakan sosok produk baru.
Sementara sekarang jenama asal Korea Selatan telah memasarkan sejumlah kendaraan roda empat setrum. Seperti Hyundai Ioniq 5 dan Ioniq 6.
Keduanya pun memiliki banderol yang berbeda. Buat Ioniq 5 bida didapatkan dengan harga Rp766 juta, sedangkan harga Hyundai Ioniq 6 Rp1.197 miliar.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 Mei 2026, 21:00 WIB
15 Mei 2026, 21:21 WIB
14 Mei 2026, 20:18 WIB
13 Mei 2026, 19:15 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
Terkini
18 Mei 2026, 22:39 WIB
BYD M6 DM hadir meramaikan opsi mobil keluarga berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di RI
18 Mei 2026, 21:00 WIB
Xpeng kembali menunjukkan komitmen jangka panjangnya dalam menjual kendaraan roda empat di pasar Indonesia
18 Mei 2026, 19:19 WIB
BYD jadi merek mobil Cina dengan penjualan terbanyak di Indonesia pada April 2026 disusul Jaecoo dan Wuling
18 Mei 2026, 19:17 WIB
Adira Expo Tebar Promo diklaim mampu menjawab kebutuhan para konsumen, terkhusus soal mobil dan motor baru
18 Mei 2026, 13:00 WIB
Penjualan Jetour secara retail stabil dan mengalami kenaikan sejak awal 2026, totalnya tembus 822 unit
18 Mei 2026, 11:21 WIB
Marco Bezzecchi berhasil mengumpulkan 142 poin pada puncak klasemen sementara MotoGP 2026 usai seri Catalunya
18 Mei 2026, 06:06 WIB
Skema Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku mulai dari ini setelah libur panjang untuk sedikit mengurai kemacetan
18 Mei 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini tersedia di dua tempat berbeda agar lebih mudah ditemukan oleh masyarakat