Jaecoo Komitmen Percepat Pengiriman J5 EV ke Konsumen
30 September 2026, 15:34 WIB
Hyundai menyambut baik para produsen mobil listrik China yang turut meramaikan pasar di Tanah Air akhir-akhir ini
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Di 2023 perkembangan kendaraan ramah lingkungan kian pesat. Apalagi mobil listrik China turut meramaikan pasar di Indonesia.
Sebut saja seperti pabrikan Wuling, Neta sampai DFSK. Mereka mampu menarik minat masyarakat dengan harga yang berselisih cukup jauh dari produsen lainnya.
Tentu ini menjadi kesempatan bagus bagi konsumen Tanah Air. Sebab memiliki beragam opsi kendaraan roda empat setrum ingin dimiliki.
Melihat hal tersebut, Hyundai menyambut baik persaingan dengan jenama asal negeri tirai bambu. Seperti dikatakan Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT HMID (Hyundai Motors Indonesia).
“Bagus banyak mobil listrik China di Indonesia, karena semakin beragam produsen yang masuk. Sehingga dapat membentuk market serta mendorong ekosistem kendaraan setrum semakin matang,” kata ia di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Fransiscus Soerjopranoto menyebut kalau persaingan di atas bakal berdampak positif bagi negara. Sebab bisa lebih cepat mencapai target lingkungan yang bebas dari polusi.
Oleh karena itu, guna memenangkan pertarungan Hyundai sudah menyiapkan beberapa langkah. Satu diantaranya adalah membangun ekosistem mobil listrik di sini.
Seperti membuat charging station di sejumlah titik sampai pengoperasian pabrik baterai pada awal 2024. Dengan begitu mampu memenuhi kebutuhan pelanggan setia di Tanah Air.
“Itu yang kita harapkan, membangun industri lebih ramah lingkungan. Karena perhatian kami saat ini kan dua, pertama satu polusi serta kedua ketergantungan terhadap harga BBM,” lanjutnya.
Fransiscus Soerjopranoto menambahkan kalau pihaknya dalam waktu dekat bakal meluncurkan mobil listrik buatan kedua setelah Hyundai Ioniq 5.
“Mobil listrik baru meluncur pertengahan tahun depan, untuk model belum bisa saya sampaikan. Tetapi keinginan kita memperkenalkan produk anyar ada,” ucapnya.
Kendati demikian pria yang kerap disapa Frans tersebut enggan membocorkan mobil listrik Hyundai rakitan lokal ini. Mereka masih merahasiakan sosok produk baru.
Sementara sekarang jenama asal Korea Selatan telah memasarkan sejumlah kendaraan roda empat setrum. Seperti Hyundai Ioniq 5 dan Ioniq 6.
Keduanya pun memiliki banderol yang berbeda. Buat Ioniq 5 bida didapatkan dengan harga Rp766 juta, sedangkan harga Hyundai Ioniq 6 Rp1.197 miliar.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 September 2026, 15:34 WIB
29 September 2026, 14:39 WIB
28 September 2026, 17:49 WIB
25 September 2026, 17:23 WIB
23 September 2026, 09:00 WIB
Terkini
03 Oktober 2026, 07:00 WIB
Para pengunjung GIIAS Semarang 2026, bisa langsung mencoba motor dan mobil incaran selama pameran berlangsung
02 Oktober 2026, 17:22 WIB
Mazda masih akan menggunakan sejumlah model mobil listrik Changan sebagai basis, Deepal S05 jadi kandidat
02 Oktober 2026, 14:26 WIB
Diyakini kalah gugatan dari PT Worcas Nusantara Abadi, BYD mengumumkan pergantian nama Denza jadi Danza
02 Oktober 2026, 08:13 WIB
AHM baru saja memberikan opsi warna maupun grafis baru pada moge mereka, yakni Honda CRF1100L Africa Twin
02 Oktober 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan salah satu fasilitas untuk memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara
02 Oktober 2026, 06:00 WIB
Setelah dievaluasi, kebijakan Ganjil Genap Jakarta terbukti mampu mengatur arus lalu lintas di Ibu Kota
02 Oktober 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta di akhir pekan beroperasi di lima lokasi terbatas, layani perpanjangan masa berlaku kartu
01 Oktober 2026, 21:00 WIB
Belum diumumkan besarannya, namun tarif Transjakarta serta Transjabodetabek dipastikan naik mulai 2027