Pindad Gandeng Ashok Leyland Kembangkan Bus Listrik
08 Februari 2026, 07:00 WIB
Jadi Popemobile untuk menyapa pengunjung misa akbar, ini tampilan Pindad Maung yang dipakai Paus Fransiskus
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Paus Fransiskus sebagai pemimpin tertinggi Gereja Katolik sedunia melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada 3-6 September 2024. Misa akbar yang digelar pada Kamis (5/9) menjadi salah satu rangkaian kegiatannya selama di RI.
Mengingat jumlah pengunjung misa akbar diperkirakan dihadiri oleh 90.000 umat di Stadion Utama GBK (Gelora Bung Karno) pihak kepolisian telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas.
“Kami akan melakukan rekayasa lalu lintas di kawasan yang akan dikunjungi dan pelaksanaan misa akbar,” ucap Syafrin Liputo, Kepala Dinas Perhubungan dikutip dari laman Korlantas Polri, Selasa (3/9).
Pada kesempatan itu umat juga berkesempatan melihat lebih dekat Paus Fransiskus. Ada satu jenis kendaraan unik selalu digunakan, dikenal dengan sebutan Popemobile.
Untuk diketahui jenis transportasi tersebut telah disesuaikan untuk kebutuhan Paus Fransiskus saat menyapa umat. Model yang digunakan selalu berbeda-beda di tiap negara mulai dari hasil manufaktur Mercedes-Benz, Fiat sampai Cadillac.
Desainnya dibuat terbuka agar terlihat jelas oleh umat namun juga dilengkapi peralatan keamanan memadai. Lalu pelat dipakai berkode SCV 1, singkatan dari Status Civitatis Vaticanae (Negara Kota Vatikan).
Kali ini Popemobile di Indonesia menggunakan basis Pindad Maung MV3. Terlihat banyak modifikasi dilakukan seperti atap mobil yang dibuat lebih tinggi.
Dari segi desain bisa dibilang mirip dengan Popemobile lain yang pernah digunakan Paus Fransiskus saat melakukan kunjungan.
Di area belakang Pindad Maung MV3 itu terlihat sejumlah tempat duduk, nampaknya dapat memuat kira-kira lima orang penumpang tambahan.
Pindad Maung MV3 dibekali mesin turbo diesel berkapasitas 2.200 cc. Mobil ini memiliki kecepatan maksimum 100 km/jam dan dapat dipakai menjelajah sejauh 500 km.
Varian Maung Tangguh memiliki atap terbuka. Dari segi kapasitas model tersebut bisa mengangkut empat personel, akses melewati dua pintu samping dan satu pintu belakang.
Tipe lain yaitu MV3 Maung Komando menggunakan Hard Top, sementara MV3 Maung Jelajah dibekali Soft Top bisa dipilih sesuai kebutuhan konsumen.
Model yang dipakai Paus Fransiskus ini juga telah digunakan dalam prosesi kirab bendera pusaka merah putih dan teks proklamasi ke IKN (Ibu Kota Nusantara) pada 10 Agustus 2024.
Saat itu rangkaian kirab dimulai dari Monas, Jakarta menuju Jalan Thamrin, Jalan Gatot Soebroto, Cawang lalu Bandara Halim Perdanakusuma.
Setibanya di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, duplikat bendera maupun teks proklamasi dibawa ke IKN menggunakan kendaraan Maung.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
08 Februari 2026, 07:00 WIB
07 Februari 2026, 12:00 WIB
24 Desember 2025, 11:00 WIB
13 Desember 2025, 21:00 WIB
13 Desember 2025, 20:00 WIB
Terkini
23 Februari 2026, 20:00 WIB
Bos Agrinas mendengarkan saran dari DPR untuk menunda pembelian 105 ribu pikap buat Koperasi Merah Putih
23 Februari 2026, 19:00 WIB
Minat konsumen terhadap deretan mobil hybrid Toyota terlihat di IIMS 2026, terpesan lebih dari 1.000 unit
23 Februari 2026, 18:00 WIB
Menurut bos GWM, pabrikan asal Jepang, Korea Selatan hingga Amerika Serikat memiliki pengalaman cukup panjang
23 Februari 2026, 17:00 WIB
Mobil harus mendapatkan perawatan ekstra di musim hujan bahkan kerap menerobos genangan air alias banjir
23 Februari 2026, 16:00 WIB
Baik Pertamina, Shell hingga Vivo mempertahankan harga BBM mereka, sehingga bisa menguntungkan pengendara
23 Februari 2026, 15:00 WIB
Salah satu poin perjanjian ART menyebutkan, Indonesia wajib mengimpor etanol setiap tahun sebanyak 1 juta ton
23 Februari 2026, 14:00 WIB
Dari 4.585 unit wholesales mobil hybrid (termasuk PHEV), lebih dari setengahnya diperoleh Innova Zenix
23 Februari 2026, 13:00 WIB
Mayoritas pikap di Indonesia berpenggerak 4x2, beda dari 105.000 pikap impor yang pakai penggerak 4x4