GWM Gandeng BMW Bikin Mobil Listrik Ora 7
17 Juni 2026, 07:00 WIB
Mobil listrik Suzuki eVitara menjadi salah satu produk baru yang turut unjuk gigi di pameran GIIAS 2025
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memboyong produk masa depannya ke ajang GIIAS 2025. Menarik karena unit tersebut merupakan mobil listrik pertamanya di Tanah Air.
Sehingga dipastikan bahwa tahun depan, persaingan kendaraan setrum akan semakin panas. Karena akan datang satu penantang baru bernama eVitara.
Suzuki eVitara yang diboyong ke ICE BSD kali ini merupakan versi produksi. Sementara pada kesempatan terdahulu (GIIAS 2024) masih berupa mobil konsep.
"Ini bukan sekadar mobil listrik, tapi Suzuki eVitara. Sebuah evolusi perjalanan kami dan akan diluncurkan pada awal 2026," ucap Minoru Amano, Presiden Direktur Suzuki Indonesia di ICE BSD, Selasa (23/07).
Berdasarkan beberapa sumber, Suzuki eVitara berbekal baterai LFP berkapasitas 49 kWh. Daya jelajahnya diklaim mencapai 346 km dalam kondisi penuh.
Sedangkan adapula yang dibekali baterai 61 kWh dan diyakini bisa menempuh jarak 428 km menggunakan metode WLTP.
Suzuki eVitara juga dimodali dua pilihan sistem penggerak. Pertama ada 2WD (Wheel Drive) dengan satu motor elektrik.
Lalu ada juga opsi 4WD All Grip e-system. Teknologi tersebut dikembangkan secara khusus untuk EV perdana mereka.
Sedangkan Suzuki eVitara dibangun menggunakan platform Heartect versi mobil listrik.
Buat menyambut kehadiran Suzuki eVitara, manufaktur asal Jepang tersebut mengklaim telah mulai menyiapkan infrastruktur pendukung.
Hal ini ditempuh demi memudahkan para pengguna mobil listrik Suzuki eVitara yang akan segera dipasarkan.
"Suzuki tidak mau gegabah, produk dulu keluar baru diurus belakangan (infrastruktur). Kita ingin semua komprehensif,” kata Harold Donnel, 4W Marketing Director PT SIS beberapa waktu lalu.
Memang ketersediaan infrastruktur seperti SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) masih menjadi salah satu pertimbangan masyarakat dalam membeli mobil listrik.
Sehingga faktor tersebut turut menjadi salah satu perhatian Suzuki sebelum memboyong eVitara.
Selain charging station, kesiapan montir di bengkel-bengkel resmi juga harus dipastikan mumpuni agar dapat menangani mobil listrik apabila ada kendala.
"Terutama dari kita kesiapan montir ataupun internal. Bagaimana kalau seandainya mobil ini ada problem dan lainnya,” tegas Harold.
Sayangnya dia masih belum dapat mengungkapkan informasi terkait kisaran harga apabila Suzuki eVitara nantinya mengaspal di Indonesia.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
17 Juni 2026, 07:00 WIB
16 Juni 2026, 08:02 WIB
12 Juni 2026, 13:00 WIB
06 Juni 2026, 08:54 WIB
05 Juni 2026, 17:00 WIB
Terkini
17 Juni 2026, 18:37 WIB
Pada Juni 2026 beberapa pabrikan melakukan penyesuaian harga motor matic murah, seperti dialami oleh Yamaha
17 Juni 2026, 11:00 WIB
Jaecoo menjadi merek mobil Cina dengan penjualan retail terlaris sepanjang Mei 2026, berada di atas BYD
17 Juni 2026, 09:00 WIB
E5 Plus jadi SUV PHEV perdana DFSK di pasar Indonesia, klaim daya jelajah komprehensifnya 1.300 kilometer
17 Juni 2026, 07:00 WIB
GWM Ora 7 merupakan mobil listrik hasil kolaborasi dengan BMW, ubah arah desain seri Ora di masa mendatang
17 Juni 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini akan mengincar mobil dengan pelat nomor berakhiran genap terutama di jam sibuk
17 Juni 2026, 06:00 WIB
Setelah libur Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah, SIM keliling Jakarta kembali melayani masyarakat hari ini
16 Juni 2026, 19:00 WIB
Kiandra Ramadhipa mengaku sering berdiskusi, demi bisa mendapatkan ilmu balapan dari Veda Ega dan Mario Aji
16 Juni 2026, 18:11 WIB
Rencana penyesuaian tarif Transjakarta, pemerintah hanya menyasar rute jauh seperti Blok M - Bandara Soetta