Ketua Umum Suzuki Karimun Club Indonesia Dikukuhkan di IIMS 2026
14 Februari 2026, 17:00 WIB
Setelah debut di Jepang, pihak Suzuki bahkan sampai harus menyetop pemesanan Jimny 5-pintu di Jepang
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Jimny menjadi salah satu model SUV (Sport Utility Vehicle) terpopuler dari Suzuki. Tidak hanya di Indonesia, ternyata konsumen Jepang juga sangat antusias menyambut kehadiran Jimny 5-pintu.
Bahkan karena sudah terlalu populer, Suzuki terpaksa menutup pemesanan dari konsumen. Total pemesanannya diklaim tembus 50 ribu hanya dalam waktu empat hari saja.
Jika dihitung, secara kasar inden Suzuki Jimny 5-pintu di negara sakura bisa mencapai 3,5 tahun. Permintaannya jauh lebih tinggi dibandingkan kapasitas produksi milik pabrikan berlambang S ini.
Perlu diketahui, saat ini Jimny 5-pintu secara eksklusif dirakit di fasilitas perakitan Maruti Suzuki yang berlokasi di Gurugram, Haryana.
Pihak Suzuki telah menyampaikan permintaan maaf karena keputusan buat menutup sementara keran pemesanan Jimny 5-pintu.
“Kami akan memberikan update soal kapan pemesanan kembali dibuka sambil melihat situasi produksi di masa mendatang. Dengan tulus kami meminta maaf dan berterima kasih atas pengertian Anda,” bunyi keterangan Suzuki dikutip dari Carscoops, Rabu (5/2).
Ada beberapa hal yang jadi daya tarik Jimny 5-pintu bagi konsumen termasuk di Jepang. Wheelbase-nya lebih panjang dibanding model terdahulu yang berkonfigurasi 3-pintu.
Meskipun sedikit lebih panjang dari tipe terdahulu, Jimny 5-pintu tetap bisa tampil kompak dan tangguh ala SUV offroad dikarenakan panjangnya yang tidak sampai 4 meter.
Model satu ini cukup laris di dalam negeri. Karena konsumen dinilai antusias, di GJAW 2024 PT SIS (Suzuki Indomobil Sales) meluncurkan Jimny White Rhino Edition, terbatas 100 unit dengan harga Rp 495,1 jutaan on the road Jakarta.
Berdasarkan keterangan resmi dari PT SIS, Jimny mencatatkan hasil memuaskan sepanjang 2024. Dibandingkan model terdahulu versi 3-pintu, mereka mencatatkan kenaikan penjualan ritel sampai 169 persen.
Tingginya minat konsumen juga membuat fenomena inden seperti di Jepang terjadi di sini. Per Maret 2024, angka pemesanannya adalah 1.800 unit.
Padahal PT SIS hanya menyiapkan jatah sekitar 100 unit Jimny lima pintu per bulan. Meskipun tidak sampai di tahap menyetop pemesanan, mereka mengaku indennya bisa sampai satu tahun lima bulan.
“Tentunya ini tidak akan memuaskan semua pihak tetapi kami pastikan first in-first serve dari masing-masing diler,” kata Donny Ismi Saputra, Deputy Managing Director 4W PT SIS beberapa waktu lalu.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Februari 2026, 17:00 WIB
14 Februari 2026, 13:03 WIB
12 Februari 2026, 09:00 WIB
11 Februari 2026, 17:00 WIB
11 Februari 2026, 10:00 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan
14 Februari 2026, 20:24 WIB
Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026
14 Februari 2026, 19:00 WIB
ACC kembali menggelar pameran mobil di Jogja City Mall, dengan maksud untuk meningkatkan kepemilikan kendaraan
14 Februari 2026, 18:02 WIB
Rangkaian acara Festival Vokasi Satu Hati 2026 digelar, hasilkan generasi muda siap terjun ke dunia kerja
14 Februari 2026, 17:00 WIB
Suzuki Indomobil Sales menggelar seremoni pengukuhan ketua umum baru Karimun Club Indonesia di IIMS 2026
14 Februari 2026, 16:00 WIB
Jetour Dashing Inspira hadir di IIMS 2026 untuk menggoda para keluarga muda di daerah urban atau perkotaan
14 Februari 2026, 15:00 WIB
Tiga pemenang kompetisi desain VW ID Buzz yang digelar bersama Kementerian Ekraf telah resmi diumumkan