Burgman Fun Rally 2026 Jadi Wadah Kumpul Komunitas Motor Suzuki
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Setelah debut di Jepang, pihak Suzuki bahkan sampai harus menyetop pemesanan Jimny 5-pintu di Jepang
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Jimny menjadi salah satu model SUV (Sport Utility Vehicle) terpopuler dari Suzuki. Tidak hanya di Indonesia, ternyata konsumen Jepang juga sangat antusias menyambut kehadiran Jimny 5-pintu.
Bahkan karena sudah terlalu populer, Suzuki terpaksa menutup pemesanan dari konsumen. Total pemesanannya diklaim tembus 50 ribu hanya dalam waktu empat hari saja.
Jika dihitung, secara kasar inden Suzuki Jimny 5-pintu di negara sakura bisa mencapai 3,5 tahun. Permintaannya jauh lebih tinggi dibandingkan kapasitas produksi milik pabrikan berlambang S ini.
Perlu diketahui, saat ini Jimny 5-pintu secara eksklusif dirakit di fasilitas perakitan Maruti Suzuki yang berlokasi di Gurugram, Haryana.
Pihak Suzuki telah menyampaikan permintaan maaf karena keputusan buat menutup sementara keran pemesanan Jimny 5-pintu.
“Kami akan memberikan update soal kapan pemesanan kembali dibuka sambil melihat situasi produksi di masa mendatang. Dengan tulus kami meminta maaf dan berterima kasih atas pengertian Anda,” bunyi keterangan Suzuki dikutip dari Carscoops, Rabu (5/2).
Ada beberapa hal yang jadi daya tarik Jimny 5-pintu bagi konsumen termasuk di Jepang. Wheelbase-nya lebih panjang dibanding model terdahulu yang berkonfigurasi 3-pintu.
Meskipun sedikit lebih panjang dari tipe terdahulu, Jimny 5-pintu tetap bisa tampil kompak dan tangguh ala SUV offroad dikarenakan panjangnya yang tidak sampai 4 meter.
Model satu ini cukup laris di dalam negeri. Karena konsumen dinilai antusias, di GJAW 2024 PT SIS (Suzuki Indomobil Sales) meluncurkan Jimny White Rhino Edition, terbatas 100 unit dengan harga Rp 495,1 jutaan on the road Jakarta.
Berdasarkan keterangan resmi dari PT SIS, Jimny mencatatkan hasil memuaskan sepanjang 2024. Dibandingkan model terdahulu versi 3-pintu, mereka mencatatkan kenaikan penjualan ritel sampai 169 persen.
Tingginya minat konsumen juga membuat fenomena inden seperti di Jepang terjadi di sini. Per Maret 2024, angka pemesanannya adalah 1.800 unit.
Padahal PT SIS hanya menyiapkan jatah sekitar 100 unit Jimny lima pintu per bulan. Meskipun tidak sampai di tahap menyetop pemesanan, mereka mengaku indennya bisa sampai satu tahun lima bulan.
“Tentunya ini tidak akan memuaskan semua pihak tetapi kami pastikan first in-first serve dari masing-masing diler,” kata Donny Ismi Saputra, Deputy Managing Director 4W PT SIS beberapa waktu lalu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Mei 2026, 14:45 WIB
28 April 2026, 15:00 WIB
09 April 2026, 18:06 WIB
05 April 2026, 15:25 WIB
02 April 2026, 11:00 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia