Penjualan Mobil Cina Diproyeksikan Lampaui Jepang Tahun Ini
30 Desember 2025, 18:00 WIB
Setelah debut di Jepang, pihak Suzuki bahkan sampai harus menyetop pemesanan Jimny 5-pintu di Jepang
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Jimny menjadi salah satu model SUV (Sport Utility Vehicle) terpopuler dari Suzuki. Tidak hanya di Indonesia, ternyata konsumen Jepang juga sangat antusias menyambut kehadiran Jimny 5-pintu.
Bahkan karena sudah terlalu populer, Suzuki terpaksa menutup pemesanan dari konsumen. Total pemesanannya diklaim tembus 50 ribu hanya dalam waktu empat hari saja.
Jika dihitung, secara kasar inden Suzuki Jimny 5-pintu di negara sakura bisa mencapai 3,5 tahun. Permintaannya jauh lebih tinggi dibandingkan kapasitas produksi milik pabrikan berlambang S ini.
Perlu diketahui, saat ini Jimny 5-pintu secara eksklusif dirakit di fasilitas perakitan Maruti Suzuki yang berlokasi di Gurugram, Haryana.
Pihak Suzuki telah menyampaikan permintaan maaf karena keputusan buat menutup sementara keran pemesanan Jimny 5-pintu.
“Kami akan memberikan update soal kapan pemesanan kembali dibuka sambil melihat situasi produksi di masa mendatang. Dengan tulus kami meminta maaf dan berterima kasih atas pengertian Anda,” bunyi keterangan Suzuki dikutip dari Carscoops, Rabu (5/2).
Ada beberapa hal yang jadi daya tarik Jimny 5-pintu bagi konsumen termasuk di Jepang. Wheelbase-nya lebih panjang dibanding model terdahulu yang berkonfigurasi 3-pintu.
Meskipun sedikit lebih panjang dari tipe terdahulu, Jimny 5-pintu tetap bisa tampil kompak dan tangguh ala SUV offroad dikarenakan panjangnya yang tidak sampai 4 meter.
Model satu ini cukup laris di dalam negeri. Karena konsumen dinilai antusias, di GJAW 2024 PT SIS (Suzuki Indomobil Sales) meluncurkan Jimny White Rhino Edition, terbatas 100 unit dengan harga Rp 495,1 jutaan on the road Jakarta.
Berdasarkan keterangan resmi dari PT SIS, Jimny mencatatkan hasil memuaskan sepanjang 2024. Dibandingkan model terdahulu versi 3-pintu, mereka mencatatkan kenaikan penjualan ritel sampai 169 persen.
Tingginya minat konsumen juga membuat fenomena inden seperti di Jepang terjadi di sini. Per Maret 2024, angka pemesanannya adalah 1.800 unit.
Padahal PT SIS hanya menyiapkan jatah sekitar 100 unit Jimny lima pintu per bulan. Meskipun tidak sampai di tahap menyetop pemesanan, mereka mengaku indennya bisa sampai satu tahun lima bulan.
“Tentunya ini tidak akan memuaskan semua pihak tetapi kami pastikan first in-first serve dari masing-masing diler,” kata Donny Ismi Saputra, Deputy Managing Director 4W PT SIS beberapa waktu lalu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Desember 2025, 18:00 WIB
30 Desember 2025, 08:00 WIB
28 Desember 2025, 11:00 WIB
27 Desember 2025, 09:00 WIB
24 Desember 2025, 18:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV
31 Desember 2025, 17:19 WIB
Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat
31 Desember 2025, 16:00 WIB
Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang