Nissan Adopsi Sistem Pabrikan Cina Dalam Kembangkan Skyline
16 Juni 2026, 10:00 WIB
Setelah debut di Jepang, pihak Suzuki bahkan sampai harus menyetop pemesanan Jimny 5-pintu di Jepang
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Jimny menjadi salah satu model SUV (Sport Utility Vehicle) terpopuler dari Suzuki. Tidak hanya di Indonesia, ternyata konsumen Jepang juga sangat antusias menyambut kehadiran Jimny 5-pintu.
Bahkan karena sudah terlalu populer, Suzuki terpaksa menutup pemesanan dari konsumen. Total pemesanannya diklaim tembus 50 ribu hanya dalam waktu empat hari saja.
Jika dihitung, secara kasar inden Suzuki Jimny 5-pintu di negara sakura bisa mencapai 3,5 tahun. Permintaannya jauh lebih tinggi dibandingkan kapasitas produksi milik pabrikan berlambang S ini.
Perlu diketahui, saat ini Jimny 5-pintu secara eksklusif dirakit di fasilitas perakitan Maruti Suzuki yang berlokasi di Gurugram, Haryana.
Pihak Suzuki telah menyampaikan permintaan maaf karena keputusan buat menutup sementara keran pemesanan Jimny 5-pintu.
“Kami akan memberikan update soal kapan pemesanan kembali dibuka sambil melihat situasi produksi di masa mendatang. Dengan tulus kami meminta maaf dan berterima kasih atas pengertian Anda,” bunyi keterangan Suzuki dikutip dari Carscoops, Rabu (5/2).
Ada beberapa hal yang jadi daya tarik Jimny 5-pintu bagi konsumen termasuk di Jepang. Wheelbase-nya lebih panjang dibanding model terdahulu yang berkonfigurasi 3-pintu.
Meskipun sedikit lebih panjang dari tipe terdahulu, Jimny 5-pintu tetap bisa tampil kompak dan tangguh ala SUV offroad dikarenakan panjangnya yang tidak sampai 4 meter.
Model satu ini cukup laris di dalam negeri. Karena konsumen dinilai antusias, di GJAW 2024 PT SIS (Suzuki Indomobil Sales) meluncurkan Jimny White Rhino Edition, terbatas 100 unit dengan harga Rp 495,1 jutaan on the road Jakarta.
Berdasarkan keterangan resmi dari PT SIS, Jimny mencatatkan hasil memuaskan sepanjang 2024. Dibandingkan model terdahulu versi 3-pintu, mereka mencatatkan kenaikan penjualan ritel sampai 169 persen.
Tingginya minat konsumen juga membuat fenomena inden seperti di Jepang terjadi di sini. Per Maret 2024, angka pemesanannya adalah 1.800 unit.
Padahal PT SIS hanya menyiapkan jatah sekitar 100 unit Jimny lima pintu per bulan. Meskipun tidak sampai di tahap menyetop pemesanan, mereka mengaku indennya bisa sampai satu tahun lima bulan.
“Tentunya ini tidak akan memuaskan semua pihak tetapi kami pastikan first in-first serve dari masing-masing diler,” kata Donny Ismi Saputra, Deputy Managing Director 4W PT SIS beberapa waktu lalu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Juni 2026, 10:00 WIB
29 Mei 2026, 07:00 WIB
23 Mei 2026, 09:57 WIB
13 Mei 2026, 14:45 WIB
28 April 2026, 15:00 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi