Suzuki Tawarkan Diskon Sparepart hingga 25 Persen Selama GIIAS 2026
08 Agustus 2026, 23:50 WIB
Suzuki menegaskan bahwa suku cadang mobil lawas akan tetap diproduksi meskipun sudah tidak lagi dipasarkan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Suzuki Indonesia memberikan ketenangan kepada konsumen karena suku cadang mobil lawas buatannya masih tetap diproduksi. Pasalnya PT Suzuki Indomobil Sales ternyata masih memproduksi sparepart untuk kendaraan tua seperti Suzuki Carry ST100 1988.
Selama ini, selalu ada kekhawatiran bahwa kendaraan tua akan sulit mendapatkan sparepart berkualitas. Pasalnya, setelah sebuah kendaraan dihentikan produksinya maka pabrikan hanya memiliki kewajiban untuk menyediakan sparepart selama 10 tahun ke depan.
Kondisi tersebut tentu akan sangat merugikan karena dengan ketiadaan sparepart akan membuat perawatan kendaraan menjadi semakin sulit. Akibatnya, konsumen akan mengalami kerugian karena terpaksa membeli sparepart imitasi.
Namun PT SIS rupanya berpandangan lain. Pasalnya mereka masih terus menyediakan sparepart meski kendaraan tersebut sudah tidak diproduksi lebih dari 20 tahun.
“Berdasarkan aturan dari Pemerintah, maka kami memiliki kewajiban untuk menyediakan sparepart selama 10 tahun dari kendaraan berhenti diproduksi. Tapi kenyataannya kami bahkan tetap memproduksi oil filter dari Suzuki Carry ST100 1988 karena permintaannya masih ada. Kami tetap jual karena harus meningkatkan pendapatan,” ungkap Dessy Karmilasari, Domestic Spareparts Sales Section Head PT SIS.
Setelah di 2020 PT SIS mengalami pukulan akibat covid-19, kini kinerja bengkel dan servis mulai kembali bangkit. Seiring dengan menurunnya angka penderita covid-19, aktivitas masyarakat kembali normal meskipun tetap dibatasi dengan protokol kesehatan.
“Banyak kendaraan yang lama tidak terpakai sehingga harus melalui screening service terlebih dahulu sebelum digunakan kembali. Langkah ini dilakukan agar tidak terjadi masalah ketika digunakan,” ungkap Hariadi, Service Asst. to Dept. Head PT SIS.
Tak tanggung-tanggung, sedikitnya ada 770.985 mobil yang melakukan pemeriksaan di total 234 bengkel resmi Suzuki. Dari jumlah tersebut, 60 persen diantaranya masuk ke kategori sedang. Sementara untuk kategori ringan sebanyak 39 persen dan sisanya masuk ke katogori berat.
Besarnya permintaan perawatan ini diharapkan bisa terus meningkat ke depannya. Terlebih pada 2022 diharapkan mobilitas masyarakat sudah semakin normal sehingga perfoma perawatan kendaraan juga akan semakin baik.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Agustus 2026, 23:50 WIB
23 Februari 2026, 17:00 WIB
27 November 2025, 21:00 WIB
18 September 2025, 11:00 WIB
26 Agustus 2025, 18:00 WIB
Terkini
05 Oktober 2026, 21:00 WIB
Kehadiran diler Kharisma Sentosa Daihatsu diharapkan bisa melayani para konsumen di Jember, Jawa Timur
05 Oktober 2026, 20:46 WIB
Chocolatos baru saja menjalin kerja sama dengan Gresini Racing untuk jadi sponsor Alex Marquez dan Fermin
05 Oktober 2026, 20:43 WIB
Pertahankan hasil positif, penjualan Daihatsu di periode September 2026 berhasil menyentuh 37 ribu unit
05 Oktober 2026, 07:00 WIB
Cargloss terleihat menempel di helm dua pembalap Indonesia yang go International yakni Mario Aji dan Veda Ega
05 Oktober 2026, 06:00 WIB
Agar lebih mudah mengurus dokumen berkendara, Anda bisa mengunjungi SIM keliling Bandung yang beroperasi
05 Oktober 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta terbukti mampu mengatur arus lalu lintas lebih teratur khususnya pada jam-jam sibuk
04 Oktober 2026, 22:30 WIB
Mitsubishi New Xforce ditawarkan sebagai opsi kendaraan praktis, khususnya untuk pembeli SUV pertama
04 Oktober 2026, 13:12 WIB
Marc Marquez berhasil keluar sebagai pemenang di balapan utama MotoGP Jepang 2026 usai mengalahkan Martinator