VinFast Pede Jual Mobil Listrik Tanpa Insentif Pemerintah
11 Februari 2026, 13:00 WIB
Suzuki eWX hadir di IIMS 2025 sebagai bukti komitmen perusahaan dalam mendukung mobilitas hijau di Indonesia
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan industri otomotif nasional dengan menghadirkan Suzuki eWX ke Tanah Air. Model tersebut bisa dilihat masyarakat di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025.
Ini adalah kali pertama Suzuki eWX hadir di Asia Tenggara. Kedatangannya pun menegaskan perannya sebagai bagian integral dari strategi multi-pathway Suzuki dalam mewujudkan netralitas karbon.
“eWX merupakan manifestasi dari visi Suzuki dalam menciptakan kendaraan listrik yang berkelanjutan fungsional, hemat energi serta memberi pengalaman berkendara menyenangkan. Tujuan kami menampilkan eWX adalah agar masyarakat lebih memahami bagaimana Suzuki berkontribusi menciptakan solusi mobilitas lebih hijau dan dapat diakses banyak orang,” ungkap Minoru Amano, President Director PT Suzuki Indomobil Sales.
Dari segi desain, Suzuki eWX hadir menggunakan filosofi desain Simple, Lighthearted and Fresh. Garis eksterior tegas dan aerodinamis dipadukan pencahayaan LED horizontal menciptakan tampilan futuristik serta tetap selaras dengan estetika perkotaan.
Masuk ke dalam kabin, Suzuki eWX dibuat ergonomis untuk memberikan kenyamanan maksimal. Tujuannya memastikan pengalaman berkendara yang intuitif dan menyenangkan dalam berbagai kondisi.
Suzuki eWX memiliki panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm dan tinggi 1.620 mm sehingga lincah serta nyaman di perkotaan. Dari segi performa mobil mampu menempuh jarak hingga 230 km dalam sekali pengisian daya.
“Kami yakin masyarakat Indonesia semakin siap untuk mengadopsi mobilitas ramah lingkungan dan berkelanjutan. Kehadiran eWX merupakan eksplorasi Suzuki terhadap solusi kendaraan listrik yang lebih relevan, terjangkau sehingga dapat diakses oleh lebih banyak konsumen di masa depan,” tambah Amano.
Perlu diketahui bahwa strategi multi-pathway Suzuki cara untuk mencapai netralitas karbon dengan menghadirkan beragam teknologi ramah lingkungan. Mulai dari kendaraan listrik berbasis baterai (BEV), hybrid hingga pengembangan bahan bakar alternatif.
Suzuki pun memahami bahwa transisi menuju mobilitas rendah emisi tidak dapat dilakukan melalui satu pendekatan tunggal. Oleh karena itu Suzuki menghadirkan berbagai solusi yang disesuaikan kebutuhan pasar dan infrastruktur masing-masing negara sehingga pelanggan bisa menikmati kendaraan efisien, terjangkau serta relevan dengan kondisi lokal.
Tak hanya itu, Suzuki Indonesia meyakini pentingnya pengembangan serta roadmap kendaraan ramah lingkungan. Kehadiran tiga model hybrid Suzuki sebagai bagian dari program Low Carbon Emission Vehicle juga menjadi andalan di pasar otomotif Indonesia.
Suzuki pun terus mengembangkan BEV sebagai alternatif lain yang termasuk dalam salah satu strategi global. Dengan demikian perkembangan kendaraan bakal terus berjalan sesuai kondisi zaman.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
11 Februari 2026, 13:00 WIB
11 Februari 2026, 12:00 WIB
11 Februari 2026, 10:00 WIB
10 Februari 2026, 13:00 WIB
09 Februari 2026, 19:20 WIB
Terkini
11 Februari 2026, 13:00 WIB
Vinfast menilai mobil listrik yang sudah diproduksi di Subang memiliki harga yang kompetitif di pasar EV
11 Februari 2026, 12:00 WIB
Segmen fleet masih menjadi andalan VinFast dalam mengembangkan kendaraan listrik mereka di Indonesia
11 Februari 2026, 11:00 WIB
Dengan tidak adanya insentif, Vinfast memprediksi pertumbuhan pasar EV bakal mengalami perlambatan dari tahun lalu
11 Februari 2026, 10:00 WIB
Detail eksterior Suzuki e Vitara jadi satu karakter yang mau ditonjolkan sebagai daya tarik, simak ulasannya
11 Februari 2026, 09:00 WIB
Beberapa motor matic 150 cc seperti Vario, Nmax Neo sampai Vespa Sprint terpantau tidak mengalami kenaikan
11 Februari 2026, 08:00 WIB
Seorang tenaga penjual mengungkapkan, diskon motor listrik Honda CUV e: di IIMS 2026 sampai Rp 24 juta
11 Februari 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi memilih untuk fokus pada pengembangan produk dan layanan konsumen ketimbang ikut perang harga
11 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada 11 Februari 2026 sehingga masyarakat harus siapkan rute alternatif