Tak Sekadar Mobil Listrik, iCAR V23 Tawarkan Gaya Ikonik dan Hemat
19 Juni 2026, 19:00 WIB
SUV Xiaomi mulai terlihat di jalan raya meski penuh kamuflase dan diperkirakan bakal meluncur tahun depan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski masih dikenal sebagai raksasa di industri elektronik tetapi Xiaomi telah menunjukkan kemampuannya dalan mengembangkan kendaraan listrik. Hal ini dibuktikan dengan diluncurkannya model pertama mereka yaitu SU7.
Namun kesuksesan mobil tersebut tak lantas membuat pabrikan asal China itu berpuas diri. Pasalnya mereka dikabarkan tengah melakukan pengembangan model berikutnya serta sudah memasuki tahap pengujian di jalan raya.
Dalam rumor yang beredar, model kedua itu akan masuk ke segmen SUV dan bakal diluncurkan tahun depan di negara asalnya.
Model baru tersebut dikenal sebagai MX11 dan memiliki ukuran ringkas. Bahkan banyak yang menyamakannya dengan Ferrari Purosangue.
Dilansir Carscoops, mobil ini akan memadukan antara liftback dan SUV konvensional dengan posisi duduk yang rendah. Atap serta bagian belakang telah dirancang ulang sehingga terlihat dinamis.
Bagian depan mobil dibuat lebih besar dan terkesan tinggi. Meski ditutupi sejumlah kamuflase tetapi mobil diperkirakan memiliki beberapa kesamaan dengan SU7.
Pada bagian samping, jendela depan serta belakang terbilang cukup tinggi. Ini tentu menambah kenyamanan pengemudi dan penumpang yang memiliki postur tinggi.
Sayangnya hingga berita ini dibuat, belum ada rincian terkait baterai serta performa dari SUV Xiaomi. Namun dalam kabar yang beredar, platform mobil tersebut akan berbeda dibanding SU7 karena dirancang agar jangkauan kendaraan bisa lebih luas.
Walau tidak ada informasi jelas tetapi diharapkan mobil bisa diluncurkan pada 2025.
Sebelumnya diberitakan bahwa Xiaomi telah hadir ke industri otomotif melalui SU7 yang diluncurkan pada Maret 2024. Mobil ditawarkan dalam tiga varian yaitu Standard, Pro dan Max Performance Version.
Tipe terendah SU7 yakni Standard dibekali baterai Blade LFP dari BYD berkapasitas 73,6 kWh, suguhkan jarak tempuh 700 km berdasarkan metode pengujian CLTC.
Sedangkan varian tertinggi Max Performance Version menggendong baterai 101 kWh CATL Qilin dengan daya jelajah 800 km. Xiaomi pun dikabarkan telah berhasil mengantongi sekitar 70.000 pemesanan sejak diluncurkan.
Angka tersebut terbilang besar mengingat mereka baru hadir di industri otomotif.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Juni 2026, 19:00 WIB
08 Juni 2026, 19:00 WIB
07 Juni 2026, 12:15 WIB
29 Mei 2026, 21:16 WIB
29 Mei 2026, 09:00 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi