Mengenal Fitur FCM di Mitsubishi Xforce yang Bikin Tenang Nyetir
16 Maret 2026, 11:00 WIB
SUV Xiaomi mulai terlihat di jalan raya meski penuh kamuflase dan diperkirakan bakal meluncur tahun depan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski masih dikenal sebagai raksasa di industri elektronik tetapi Xiaomi telah menunjukkan kemampuannya dalan mengembangkan kendaraan listrik. Hal ini dibuktikan dengan diluncurkannya model pertama mereka yaitu SU7.
Namun kesuksesan mobil tersebut tak lantas membuat pabrikan asal China itu berpuas diri. Pasalnya mereka dikabarkan tengah melakukan pengembangan model berikutnya serta sudah memasuki tahap pengujian di jalan raya.
Dalam rumor yang beredar, model kedua itu akan masuk ke segmen SUV dan bakal diluncurkan tahun depan di negara asalnya.
Model baru tersebut dikenal sebagai MX11 dan memiliki ukuran ringkas. Bahkan banyak yang menyamakannya dengan Ferrari Purosangue.
Dilansir Carscoops, mobil ini akan memadukan antara liftback dan SUV konvensional dengan posisi duduk yang rendah. Atap serta bagian belakang telah dirancang ulang sehingga terlihat dinamis.
Bagian depan mobil dibuat lebih besar dan terkesan tinggi. Meski ditutupi sejumlah kamuflase tetapi mobil diperkirakan memiliki beberapa kesamaan dengan SU7.
Pada bagian samping, jendela depan serta belakang terbilang cukup tinggi. Ini tentu menambah kenyamanan pengemudi dan penumpang yang memiliki postur tinggi.
Sayangnya hingga berita ini dibuat, belum ada rincian terkait baterai serta performa dari SUV Xiaomi. Namun dalam kabar yang beredar, platform mobil tersebut akan berbeda dibanding SU7 karena dirancang agar jangkauan kendaraan bisa lebih luas.
Walau tidak ada informasi jelas tetapi diharapkan mobil bisa diluncurkan pada 2025.
Sebelumnya diberitakan bahwa Xiaomi telah hadir ke industri otomotif melalui SU7 yang diluncurkan pada Maret 2024. Mobil ditawarkan dalam tiga varian yaitu Standard, Pro dan Max Performance Version.
Tipe terendah SU7 yakni Standard dibekali baterai Blade LFP dari BYD berkapasitas 73,6 kWh, suguhkan jarak tempuh 700 km berdasarkan metode pengujian CLTC.
Sedangkan varian tertinggi Max Performance Version menggendong baterai 101 kWh CATL Qilin dengan daya jelajah 800 km. Xiaomi pun dikabarkan telah berhasil mengantongi sekitar 70.000 pemesanan sejak diluncurkan.
Angka tersebut terbilang besar mengingat mereka baru hadir di industri otomotif.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Maret 2026, 11:00 WIB
11 Maret 2026, 11:00 WIB
10 Maret 2026, 15:00 WIB
27 Februari 2026, 09:00 WIB
26 Februari 2026, 17:00 WIB
Terkini
01 April 2026, 20:00 WIB
Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026