Gaikindo Minta Insentif Tidak Hanya untuk Mobil Listrik Saja
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Mobil listrik Muc022 rakitan mahasiswa Jerman memecahkan rekor, berjarak tempuh terjauh di 2 ribu kilometer
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Di tengah tren elektrifikasi tidak hanya produsen otomotif berlomba menciptakan inovasi baru untuk mempermudah transisi tapi juga pelajar. Baru-baru ini tim mahasiswa asal Jerman merakit mobil listrik Muc022 dengan jarak tempuh mumpuni.
Berasal dari Technical University of Munich atau TUM, tim TUfast Eco diketahui memang tengah mengembangkan mobil listrik long range. Terbarunya Muc022 berhasil jadi mobil listrik berjarak tempuh terjauh yakni 2.573 kilometer dalam satu kali pengecasan.
Membuat hal ini jadi lebih menarik Muc022 diklaim menggunakan baterai berkapasitas 15.5 kWh sehingga ukurannya jadi lebih kecil. Mobil listrik itu dirakit untuk mendapatkan rekor dunia di Munich Airport sebagai bagian dari perhelatan IAA Mobility Auto Show.
Untuk mendapatkan capaian itu Muc022 dikemudikan di dalam hanggar pesawat, dilakukan guna menghilangkan variabel cuaca yang bisa mengganggu laju kendaraan. Akhirnya berhasil memecahkan rekor terdahulu oleh IT Asset Partners di 1.608 km.
Proses tersebut memakan waktu tidak lebih dari enam hari. Mereka berhasil mencapai rekor 1.609 km dalam empat hari dan terus melanjutkan sampai baterai Muc022 akhirnya benar-benar habis.
Dari segi eksterior tim mendesain Muc022 sedemikian rupa dengan mengedepankan aerodinamis dan keringanan. Bicara konsumsi energi mobil listrik itu adalah 0.6 kWh/100 km, menjadikannya EV paling efisien.
Saat ini TUfast Eco sedang mengembangkan Muc023 terbaru, diklaim lebih aerodinamis dari pendahulu dan mungkin memecahkan rekornya sendiri di masa yang akan datang.
Inovasi dari mahasiswa terbarunya juga datang dari AMZ (Academic Motorsports Club), Zurich. Tim dari ETH Zurich dan Lucerne University menciptakan mobil listrik akselerasi tercepat yaitu 0-100 km/jam dalam durasi 0.9 detik.
Tentu ada kegiatan dan lembaga menjadi wadah inovasi agar bisa terus dikembangkan. Seperti Shell Eco Marathon yang pada 2023 juga digelar di Indonesia untuk kedua kalinya.
Di kategori mobil listrik tiga tim Indonesia bahkan mendominasi. Penilaian saat itu adalah berdasarkan efisiensi penggunaan energi baterai.
Peringkat tiga ditempati TITEN UNEJ TEAM dari Universitas Jember (115 km/kWh), kemudian di atasnya ada Arjuna UI Team dari Universitas Indonesia (171/6 km/kWh) dan dijuarai Universitas Brawijaya dengan tim Apatte62 Brawijaya (182.6 km/kWh).
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Juni 2026, 15:00 WIB
29 Juni 2026, 07:00 WIB
28 Juni 2026, 07:15 WIB
25 Juni 2026, 20:58 WIB
25 Juni 2026, 20:56 WIB
Terkini
01 Juli 2026, 17:00 WIB
Harga Porsche Cayenne versi rakitan Malaysia semakin kompetitif di Rp 2,99 miliar, spesifikasi tidak berubah
01 Juli 2026, 16:32 WIB
Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang mulai berlaku secara nasional pada hari ini
01 Juli 2026, 09:51 WIB
Dijual Rp 1 miliar, Toyota Hilux BEV diimpor utuh dari Thailand dan menyasar konsumen yang lebih terbatas
01 Juli 2026, 07:00 WIB
Fabio Quartararo dan Alex Rins resmi mengakhiri masa bakti mereka bersama tim pabrikan Yamaha musim ini
01 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar