Gaikindo Tanggapi Kesulitan Neta Bertahan di Pasar RI
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik Muc022 rakitan mahasiswa Jerman memecahkan rekor, berjarak tempuh terjauh di 2 ribu kilometer
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Di tengah tren elektrifikasi tidak hanya produsen otomotif berlomba menciptakan inovasi baru untuk mempermudah transisi tapi juga pelajar. Baru-baru ini tim mahasiswa asal Jerman merakit mobil listrik Muc022 dengan jarak tempuh mumpuni.
Berasal dari Technical University of Munich atau TUM, tim TUfast Eco diketahui memang tengah mengembangkan mobil listrik long range. Terbarunya Muc022 berhasil jadi mobil listrik berjarak tempuh terjauh yakni 2.573 kilometer dalam satu kali pengecasan.
Membuat hal ini jadi lebih menarik Muc022 diklaim menggunakan baterai berkapasitas 15.5 kWh sehingga ukurannya jadi lebih kecil. Mobil listrik itu dirakit untuk mendapatkan rekor dunia di Munich Airport sebagai bagian dari perhelatan IAA Mobility Auto Show.
Untuk mendapatkan capaian itu Muc022 dikemudikan di dalam hanggar pesawat, dilakukan guna menghilangkan variabel cuaca yang bisa mengganggu laju kendaraan. Akhirnya berhasil memecahkan rekor terdahulu oleh IT Asset Partners di 1.608 km.
Proses tersebut memakan waktu tidak lebih dari enam hari. Mereka berhasil mencapai rekor 1.609 km dalam empat hari dan terus melanjutkan sampai baterai Muc022 akhirnya benar-benar habis.
Dari segi eksterior tim mendesain Muc022 sedemikian rupa dengan mengedepankan aerodinamis dan keringanan. Bicara konsumsi energi mobil listrik itu adalah 0.6 kWh/100 km, menjadikannya EV paling efisien.
Saat ini TUfast Eco sedang mengembangkan Muc023 terbaru, diklaim lebih aerodinamis dari pendahulu dan mungkin memecahkan rekornya sendiri di masa yang akan datang.
Inovasi dari mahasiswa terbarunya juga datang dari AMZ (Academic Motorsports Club), Zurich. Tim dari ETH Zurich dan Lucerne University menciptakan mobil listrik akselerasi tercepat yaitu 0-100 km/jam dalam durasi 0.9 detik.
Tentu ada kegiatan dan lembaga menjadi wadah inovasi agar bisa terus dikembangkan. Seperti Shell Eco Marathon yang pada 2023 juga digelar di Indonesia untuk kedua kalinya.
Di kategori mobil listrik tiga tim Indonesia bahkan mendominasi. Penilaian saat itu adalah berdasarkan efisiensi penggunaan energi baterai.
Peringkat tiga ditempati TITEN UNEJ TEAM dari Universitas Jember (115 km/kWh), kemudian di atasnya ada Arjuna UI Team dari Universitas Indonesia (171/6 km/kWh) dan dijuarai Universitas Brawijaya dengan tim Apatte62 Brawijaya (182.6 km/kWh).
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Februari 2026, 11:00 WIB
15 Februari 2026, 19:00 WIB
14 Februari 2026, 12:00 WIB
14 Februari 2026, 10:30 WIB
14 Februari 2026, 07:00 WIB
Terkini
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini
16 Februari 2026, 06:09 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya
16 Februari 2026, 06:08 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan layanan SIM keliling Bandung agar masyarakat dapat mengurus dokumen berkendara
16 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta ditiadakan dua hari untuk menyambut libur Imlek yang berlangsung hari ini dan besok.
15 Februari 2026, 21:30 WIB
Ipone meluncurkan berbagai produk terbaru dan sejumlah games selama pameran otomotif IIMS 2026 berlangsung