Penjualan Mobil Listrik di China Diprediksi Melambat pada 2026
29 Desember 2025, 19:00 WIB
Mobil listrik Muc022 rakitan mahasiswa Jerman memecahkan rekor, berjarak tempuh terjauh di 2 ribu kilometer
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Di tengah tren elektrifikasi tidak hanya produsen otomotif berlomba menciptakan inovasi baru untuk mempermudah transisi tapi juga pelajar. Baru-baru ini tim mahasiswa asal Jerman merakit mobil listrik Muc022 dengan jarak tempuh mumpuni.
Berasal dari Technical University of Munich atau TUM, tim TUfast Eco diketahui memang tengah mengembangkan mobil listrik long range. Terbarunya Muc022 berhasil jadi mobil listrik berjarak tempuh terjauh yakni 2.573 kilometer dalam satu kali pengecasan.
Membuat hal ini jadi lebih menarik Muc022 diklaim menggunakan baterai berkapasitas 15.5 kWh sehingga ukurannya jadi lebih kecil. Mobil listrik itu dirakit untuk mendapatkan rekor dunia di Munich Airport sebagai bagian dari perhelatan IAA Mobility Auto Show.
Untuk mendapatkan capaian itu Muc022 dikemudikan di dalam hanggar pesawat, dilakukan guna menghilangkan variabel cuaca yang bisa mengganggu laju kendaraan. Akhirnya berhasil memecahkan rekor terdahulu oleh IT Asset Partners di 1.608 km.
Proses tersebut memakan waktu tidak lebih dari enam hari. Mereka berhasil mencapai rekor 1.609 km dalam empat hari dan terus melanjutkan sampai baterai Muc022 akhirnya benar-benar habis.
Dari segi eksterior tim mendesain Muc022 sedemikian rupa dengan mengedepankan aerodinamis dan keringanan. Bicara konsumsi energi mobil listrik itu adalah 0.6 kWh/100 km, menjadikannya EV paling efisien.
Saat ini TUfast Eco sedang mengembangkan Muc023 terbaru, diklaim lebih aerodinamis dari pendahulu dan mungkin memecahkan rekornya sendiri di masa yang akan datang.
Inovasi dari mahasiswa terbarunya juga datang dari AMZ (Academic Motorsports Club), Zurich. Tim dari ETH Zurich dan Lucerne University menciptakan mobil listrik akselerasi tercepat yaitu 0-100 km/jam dalam durasi 0.9 detik.
Tentu ada kegiatan dan lembaga menjadi wadah inovasi agar bisa terus dikembangkan. Seperti Shell Eco Marathon yang pada 2023 juga digelar di Indonesia untuk kedua kalinya.
Di kategori mobil listrik tiga tim Indonesia bahkan mendominasi. Penilaian saat itu adalah berdasarkan efisiensi penggunaan energi baterai.
Peringkat tiga ditempati TITEN UNEJ TEAM dari Universitas Jember (115 km/kWh), kemudian di atasnya ada Arjuna UI Team dari Universitas Indonesia (171/6 km/kWh) dan dijuarai Universitas Brawijaya dengan tim Apatte62 Brawijaya (182.6 km/kWh).
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
29 Desember 2025, 19:00 WIB
29 Desember 2025, 15:00 WIB
29 Desember 2025, 14:13 WIB
29 Desember 2025, 10:00 WIB
28 Desember 2025, 11:00 WIB
Terkini
30 Desember 2025, 12:00 WIB
Sejumlah model mobil yang disuntik mati oleh pabrikan kemudian diganti produk lain, berikut daftarnya
30 Desember 2025, 11:00 WIB
Insentif otomotif sebaiknya menyasar pada pertumbuhan industri komponen di dalam negeri agar seimbang
30 Desember 2025, 10:00 WIB
Yamaha tengah mencari formulasi yang tepat buat memasarkan motor listrik Neos kepada konsumen di Indoensia
30 Desember 2025, 09:00 WIB
Enduro Service tawarkan beragam layanan seperti penggantian oli mobil dan motor sampai ganti air filter
30 Desember 2025, 08:00 WIB
Fitur dashcam pada Suzuki XL7 Hybrid bekas menjadi salah satu pelanggan melakukan pembelian ketimbang model lain
30 Desember 2025, 07:00 WIB
Arus balik Natal dan tahun baru 2026 mulai terlihat sehingga Polda Metro Jaya menyiapkan langkah antisipasi
30 Desember 2025, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang belum terlewat dari tanggal masa berlaku
30 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta tetap akan digelar meski rencananya akan ada aksi unjuk rasa dari ribuan buruh di Ibu Kota