BPLJSKB Bekasi Siap Akomodir Uji Tabrak Mobil di RI
27 September 2026, 09:55 WIB
Skandal uji tabrak Daihatsu meluas dan kini menimpa Gran Max sehingga izinnya dicabut karena tak sesuai aturan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Skandal uji tabrak Daihatsu rupanya belum berakhir. Bahkan investigasi Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata Jepang menemukan masih ada model yang bermasalah termasuk Gran Max.
Oleh karena itu mereka pun melakukan uji tabrak pada Daihatsu Gran Max untuk melihat performa fitur-fitur keselamatan. Hasil pengujian rupanya tidak sebaik harapan.
Masalah tersebut pun dinilai serius sehingga Vehicle Type Approval (sejenis Uji Tipe Kendaraan) dicabut untuk tiga model sekaligus. Produk itu adalah Daihatsu Gran Max, Toyota Town Ace dan Mazda Bongo.
Perusahaan pun telah menerima perintah melakukan reformasi terhadap struktur perusahaan guna menghindari pelanggaran serupa.
“Daihatsu sadar betapa gawatnya situasi ini karena telah mengkhianati kepercayaan seluruh pemangku kepentingan termasuk pelanggan. Sekali lagi kami menyampaikan permintaan maaf tulus atas ketidaknyamanan besar yang ditimbulkan,” tulis Daihatsu dalam keterangan resmi (16/02).
Perusahaan pun akan melakukan peninjauan kembali seluruh prosedur sertifikasi dan menggelar perubahan besar. Semua dilaksanakan dengan dukungan dari Toyota Motor Corporation sekali induk perusahaan.
Daihatsu juga akan menyusun langkah untuk mencegah terulangnya situasi serupa. Mereka siap melapor pada pemerintah tiap satu dan tiga bulanan mengenai penerapannya.
“Adanya tambahan penyimpangan prosedur yang ditemukan, kami telah melakukan verifikasi teknis serta memastikan bahwa kinerja keselamatan maupun lingkungan memenuhi standar hukum. Daihatsu juga mengambil tindakan diperlukan seperti melakukan pengujian dengan otoritas sertifikasi,” tegas Daihatsu.
Sebelumnya diberitakan bahwa skandal uji tabrak Daihatsu melibatkan puluhan ribu unit kendaraan karena manipulasi sudah dilakukan sejak 30 tahun lalu. Potensi kerugiannya pun mencapai 100 miliar yen atau setara Rp10.9 triliun.
Meski merupakan skandal besar tetapi situasi tersebut tidak berdampak pada model-model di Indonesia. Astra Daihatsu Motor selaku APM menegaskan bahwa seluruh produk yang mereka jual di dalam negeri sudah sesuai ketentuan pemerintah.
“Kami sudah memastikan pada principal bahwa semua kendaraan Daihatsu yang diproduksi, didistribusi dan dipasarkan di Indonesia tidak memiliki masalah kualitas maupun keselamatan,” tegas Sri Agung Handayani, Corporate Planning and Communication Director PT ADM.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
27 September 2026, 09:55 WIB
15 September 2025, 07:00 WIB
12 September 2025, 15:00 WIB
30 April 2025, 18:00 WIB
23 Desember 2024, 07:00 WIB
Terkini
29 September 2026, 14:39 WIB
Mobil listrik yang dipasarkan di Indonesia, wajib meningkatkan TKDN sampai 80 persen pada 2030 mendatang
29 September 2026, 09:00 WIB
Diler motor Honda siapkan aplikasi dengan fitur Booking Servis, mudahkan pelanggan saat servis kendaraan
29 September 2026, 07:00 WIB
Marc Marquez memiliki bekal penting untuk keluar sebagai pemenang di MotoGP Jepang 2026 di Sirkuit Motegi
29 September 2026, 06:00 WIB
Agar mengurus dokumen berkendara lebih mudah, masyarakat disarankan untuk mendatangi SIM keliling Bandung
29 September 2026, 06:00 WIB
Guna meminimalisir kesalahan pengendara di kawasan maupun jalan protokol di jalan Ibu Kota, diterapkan ganjil genap Jakarta
28 September 2026, 21:01 WIB
Bintang Chemical Indonesia melakukan peletakan batu pertama, siap punya pabrik cat belkote baru di Indonesia
28 September 2026, 17:49 WIB
BYD Atto 1 generasi terbaru siap hadir dengan berbagai ubahan mayor, baik pada eksterior maupun jantung pacu
28 September 2026, 12:39 WIB
Di tengah ramainya model baru yang ditawarkan di Indonesia, Mitsubishi Pajero Sport masih menjadi andalan