Upaya Daihatsu Gairahkan Kembali Penjualan LCGC di Tanah Air
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Laporan langsung TrenOto Japan Mobility Show 2023, pada Januari sampai September 2023 ekspor Daihatsu naik hingga 7.7 persen
Oleh Yuliawati
TRENOTO – Jumlah ekspor Daihatsu naik 7.7 persen selama periode Januari hingga September 2023. Mobil-mobil tersebut merupakan produksi pabrik Astra Daihatsu Motor di Karawang, Jawa Barat dan dikirim dalam kondisi completely built up (CBU).
Jumlah mobil Daihatsu yang dikapalkan tercatat 120.243 unit per September 2023.
“Angka ini naik 7.7 persen dibandingkan periode September 2022 yang tercatat 111.669 unit,” kata Corporate Planning & Marketing Director Astra Daihatsu Motor Sri Agung Handayani, dikutip Minggu (29/10) di sela-sela kunjungan ke Japan Mobility Show di Tokyo, Jepang.
Daihatsu mengekspor Gran Max hasil produksi Karawang terutama ketiga negara yakni Malaysia, Brunei dan Jepang.
Daihatsu juga mengekspor merek lain seperti Toyota Townlite dan Mazda Bongo. Produksi Toyota Townlite ini, hasil kerja sama antara Daihatsu serta Toyota sejak 2008. Hingga September 2023, jumlah ekspor Toyota Townlite sebanyak 15.226 unit.
Sri Agung menjelaskan setiap tahunnya rata-rata jumlah ekspor Daihatsu sebesar 30 persen dari total produksi. Pada tahun lalu Daihatsu memproduksi 562.000 unit mobil.
"Ekspor sebanyak 30 persen dari jumlah produksi itu ditujukan ke ke 82 negara," kata Sri Agung.
Sri Agung menjelaskan, setiap negara memiliki ketentuan kendaraan yang berbeda-beda. Daihatsu selalu menyesuaikan dengan aturan negara tujuan, misalnya terkait ketentuan mesin dan standar emisi.
"Produksi akan mengikuti perubahan kebijakan setiap masing-masing negara," kata dia.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), jumlah ekspor CBU sebanyak 379.498 unit periode Januari-September 2023. Sehingga, Daihatsu menyumbang 31,7 persen dari total ekspor nasional.
Pada 2022, ekspor CBU menembus 470.000 unit yang merupakan rekor sepanjang masa. Rekor ekspor ini membuat Indonesia naik ke peringkat 11 penghasil mobil terbesar di dunia.
Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi sebelumnya mengatakan target ekspor mobil CBU mencapai 500.000 unit hingga akhir 2023.
Adapun Gaikindo menargetkan ekspor mobil Gaikindo mencapai satu juta unit pada 2026. Target tersebut rencananya dicapai secara bertahap.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Februari 2026, 09:00 WIB
13 Februari 2026, 13:04 WIB
13 Februari 2026, 12:00 WIB
04 Februari 2026, 14:00 WIB
22 Januari 2026, 15:00 WIB
Terkini
16 Februari 2026, 18:01 WIB
Mitsubishi naik ke urutan tiga besar merek mobil terlaris di Indonesia per Januari 2026, berikut daftarnya
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini
16 Februari 2026, 06:09 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya
16 Februari 2026, 06:08 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan layanan SIM keliling Bandung agar masyarakat dapat mengurus dokumen berkendara