Ekspor Daihatsu Naik 7.7 persen, Ada Gran Max dan Toyota Townlite

Laporan langsung TrenOto Japan Mobility Show 2023, pada Januari sampai September 2023 ekspor Daihatsu naik hingga 7.7 persen

Ekspor Daihatsu Naik 7.7 persen, Ada Gran Max dan Toyota Townlite
  • Oleh Yuliawati

  • Minggu, 29 Oktober 2023 | 08:42 WIB

TRENOTO – Jumlah ekspor Daihatsu naik 7.7 persen selama periode Januari hingga September 2023. Mobil-mobil tersebut merupakan produksi  pabrik Astra Daihatsu Motor di Karawang, Jawa Barat dan dikirim dalam kondisi completely built up (CBU).

Jumlah mobil Daihatsu yang dikapalkan tercatat 120.243 unit per September 2023.

“Angka ini naik 7.7 persen dibandingkan periode September 2022 yang tercatat 111.669 unit,” kata Corporate Planning & Marketing Director Astra Daihatsu Motor Sri Agung Handayani, dikutip Minggu (29/10) di sela-sela kunjungan ke Japan Mobility Show di Tokyo, Jepang.

Ekspor Daihatsu naik
Photo : TrenOto
Jenis yang paling banyak diekspor adalah Toyota TownLite/Ace, Daihatsu Gran Max dan Mazda Bongo.

Daihatsu mengekspor Gran Max hasil produksi Karawang terutama ketiga negara yakni Malaysia, Brunei dan Jepang.

Daihatsu juga mengekspor merek lain seperti Toyota Townlite dan Mazda Bongo. Produksi Toyota Townlite ini, hasil kerja sama antara Daihatsu serta Toyota sejak 2008. Hingga September 2023, jumlah ekspor Toyota Townlite sebanyak 15.226 unit.

Sri Agung menjelaskan setiap tahunnya rata-rata jumlah ekspor Daihatsu sebesar 30 persen dari total produksi.  Pada tahun lalu Daihatsu memproduksi 562.000 unit mobil.

"Ekspor sebanyak 30 persen dari jumlah produksi itu ditujukan ke ke 82 negara," kata Sri Agung.

Sri Agung menjelaskan, setiap negara memiliki ketentuan kendaraan yang berbeda-beda. Daihatsu selalu menyesuaikan dengan aturan negara tujuan, misalnya terkait ketentuan mesin dan standar emisi.

"Produksi akan mengikuti perubahan kebijakan setiap masing-masing negara," kata dia.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), jumlah ekspor CBU sebanyak 379.498 unit periode Januari-September 2023. Sehingga, Daihatsu menyumbang 31,7 persen dari total ekspor nasional.

Pada 2022, ekspor CBU menembus 470.000 unit yang merupakan rekor sepanjang masa. Rekor ekspor ini membuat Indonesia naik ke peringkat 11 penghasil mobil terbesar di dunia.

Daihatsu GranMax
Photo : TrenOto

Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi sebelumnya mengatakan target ekspor mobil CBU mencapai 500.000 unit hingga akhir 2023.

Adapun Gaikindo menargetkan ekspor mobil Gaikindo mencapai satu juta unit pada 2026. Target tersebut rencananya dicapai secara bertahap.


Terkini

news
Tol Probolinggo

Tol Probolinggo Banyuwangi Seksi 1 Buka Fungsional Saat Arus Balik

tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan

motor
Begini Nasib Harga Motor Honda saat Rupiah Terus Melemah

Nasib Harga Motor Honda saat Rupiah Terus Melemah

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia

news
Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini

news
Tarif tol

Jasa Marga Bebaskan Tarif Tol Saat Arus Balik, Simak Aturannya

Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik

mobil
Nissan

Nissan Jual Pabrik Pada Renault Demi Selamatkan Perusahaan

Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan

mobil
Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen

otosport
MotoGP Amerika 2025

Drama MotoGP Amerika 2025: Bos Trackhouse Mau Ada Aturan Tegas

MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan

mobil
Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik