Siasat GWM Gaet Konsumen di Indonesia, Bawa Banyak Teknologi

GWM memboyong sejumlah produk unggulan sebagai bentuk upaya mereka menggoda para konsumen di Indonesia

Siasat GWM Gaet Konsumen di Indonesia, Bawa Banyak Teknologi
Satrio Adhy

KatadataOTOGWM menjadi salah satu produsen mobil yang meramaikan pasar Indonesia. Mereka memboyong banyak produk ke dalam negeri.

Semua dilakukan demi bisa mencuri perhatian para konsumen di tengah persaingan ketat antar pabrikan.

"Jadi kami tidak hanya fokus pada mobil listrik, tetapi juga menghadirkan kendaraan hybrid dan konvensional," ungkap Bagus Susanto, CEO Inchape GWM Indonesia di Jakarta beberapa waktu lalu.

Bagus menuturkan keputusan tersebut tidak begitu saja mereka ambil. Namun GWM telah melakukan survei langsung ke konsumen.

Catat 5 Keunggulan GWM Tank 300 HEV, Ada Varian Khusus
Photo : KatadataOTO

Jadi mereka mengetahui secara persis apa yang dibutuhkan para calon pembeli GWM di Indonesia.

"Untuk mendukung itu, kami telah memiliki fasilitas produksi di Wanaherang, Bogor. Sebagian komponen berasal dari Tiongkok dan sebagian dirakit di Indonesia," ia melanjutkan.

Sekadar mengingatkan jenama asal Cina itu telah memasarkan beberapa kendaraan. Ambil contoh GWM Tank 300 Diesel, Ora 03, Haval Jolion HEV, Haval H6 HEV sampai Tank 500 Hybrid.

Di sisi lain, GWM tidak hanya menawarkan berbagai produk unggulan. Melainkan turut menguatkan jaringan diler di Indonesia.

Hal tersebut dilakukan demi memudahkan masyarakat membeli mobil GWM. Selain itu memfasilitasi konsumen untuk melakukan perawatan rutin.

"Yang ingin saya sampaikan adalah mengenai strategi GWM di Indonesia. Kami datang untuk jangka panjang dan fokus kami adalah membesarkan bisnis," tutur Bagus.

Memang bila dilihat GWM telah memiliki jaringan diler. Tersebar di sejumlah lokasi yang ada di dalam negeri.

Tidak hanya terkonsentrasi di Pulau Jawa saja. Namun juga tersedia di beberapa pulau.

"Kami ingin lebih dekat dengan konsumen, karena itu akan ada outlet baru di berbagai kota lain seperti Yogyakarta, Denpasar serta Kalimantan," tegas Bagus.

Mulai Beri Dampak

Berkat berbagai langkah strategis di atas, GWM mulai merasakan buah manis dari usaha mereka.

GWM Ora 03
Photo : Istimewa

Penjualan kendaraan roda empat produsen asal Tiongkok ini diklaim meningkat dari bulan-bulan sebelumnya.

"Hasilnya cukup membanggakan, pada Agustus lalu kami mencatat rekor penjualan 200 unit dan sempat menembus angka 210 unit di bulan sebelumnya," pungkas Bagus.

Dari jumlah di atas, GWM Tank 300 Diesel serta Ora 03 disebut-sebut bisa berkontribusi cukup banyak.


Terkini

mobil
Pertamina

Perawatan Berkala Jadi Kunci Menjaga Efisiensi Kendaraan Diesel

Buat kendaraan diesel, perawatan berkala berperan penting untuk membuat kinerja mesin optimal dan efisien

mobil
Mini

Mini Bawa Mobil Limited Edition di GIIAS 2026, Sultan Wajib Punya

Mini Indonesia coba menggoda para pencinta otomotif di GIIAS 2026 dengan menghadirkan dua seri terbatas

news
Pertamina

Strategi Pertamina Dorong Industri Otomotif Nasional di GIIAS 2026

Pertamina menghadirkan berbagai kegiatan agar masyarakat mengenal ekosistem digital mereka di GIIAS 2026

mobil
DFSK

DFSK E5 Plus Hadir di GIIAS 2026, Masuk 1.200 SPK pada Pre-Booking

DFSK E5 Plus ditawarkan dengan harga lebih murah Rp 20 juta untuk pembelian selama pameran otomotif GIIAS 2026

news
Farizon

Farizon Serahkan Super Van di GIIAS 2026, Jadi Andalan Komersial

Farizon Super Van diklaim mendapatkan sambutan positif, bahkan dipercaya jadi armada berbagai pelaku industri

mobil
Subaru

Subaru Outback Generasi Ketujuh Debut Asia Tenggara di GIIAS 2026

Subaru Outback dikembangkan dengan mengedepankan keselamatan, kenyamanan dan kemampuan di berbagai medan

mobil
Wuling Aira ev

Wuling Aira ev Edisi Khusus di GIIAS 2026 Terbatas 300 Unit

Edisi terbatas dari Wuling Aira ev debut di GIIAS 2026, hanya bisa dibeli selama masa pameran berlangsung

mobil
Isuzu di GIIAS 2026

Isuzu Bawa Traga Modifikasi Mobile Beauty Salon di GIIAS 2026

Isuzu manfaatkan momentum GIIAS 2026 untuk menghadirkan Mobile Beauty Salon modifikasi di GIIAS 2026