10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
ICMS menilai masyarakat mulai menerima berbagai jenis kendaraan elektrifikasi, dari mobil listrik sampai hybrid
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Di tengah transisi menuju era elektrifikasi, ada beberapa opsi powertrain kendaraan yang mulai meramaikan pasar Indonesia.
Pabrikan Tiongkok menghadirkan berbagai pilihan model mobil listrik dengan harga terjangkau, membuat tren Electric Vehicle (EV) tumbuh positif.
Mundur ke belakang pada periode Januari-Desember 2025, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengungkapkan penjualan mobil listrik tembus 103.931 unit (wholesales atau distribusi dari pabrik ke diler).
Imbasnya, kontribusi mobil listrik terhadap penjualan mobil di dalam negeri berhasil menyentuh angka 12 persen.
Tren positif itu tampak masih berlanjut di 2026. Kendaraan elektrifikasi mulai mendapatkan respons positif dari masyarakat.
“Data semester I tahun 2026 menunjukkan penjualan kendaraan elektrifikasi meningkat sekitar 68 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara pangsa pasarnya meningkat dari 23 persen menjadi 38 persen,” kata Munawar Chalil, Ketua Umum Indonesia Center for Mobilities Studies (ICMS) di sela GIIAS 2026, belum lama ini.
Namun seiring berjalannya waktu, sejumlah pabrikan justru bergeser ke kendaraan hybrid. Baik itu model Plug-in Hybrid atau PHEV maupun Range Extender Electric Vehicle (REEV).
Hal tersebut menunjukkan bahwa mobil hybrid menjadi salah satu opsi transisi yang sesuai karena tidak sepenuhnya mengandalkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Di sisi lain, pengamat menilai bahwa perpaduan antara berbagai teknologi elektrifikasi mulai dari mobil hybrid sampai mobil listrik murni, menjadi solusi tepat untuk pasar Indonesia.
Berkat adanya opsi powertrain, transisi menuju era kendaraan yang lebih hijau bakal lebih mudah terlaksana.
“Kenaikan serentak ketiga teknologi elektrifikasi (BEV, HEV dan PHEV) menunjukkan bagaimana konsumen memilih teknologi yang paling sesuai dengan kebutuhan dan pola penggunaan kendaraan tersebut secara pribadi, bukan memilih satu teknologi,” kata Josua Pardede, Pengamat Kebijakan Ekonomi Perbanas dalam kesempatan sama.
Setelah mobil listrik dan hybrid, beberapa pabrikan Cina memutuskan untuk memboyong kendaraan berteknologi Range Extender Electric Vehicle (REEV) ke Indonesia.
Sederhananya, REEV merupakan teknologi yang memiliki cara kerja mirip PHEV. Namun pada REEV, motor elektrik menjadi satu-satunya komponen yang dapat menggerakkan roda.
Mesin bensin sepenuhnya hanya menjadi generator baterai saja, menawarkan sensasi berkendara serupa dengan mobil listrik.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
10 Agustus 2026, 20:00 WIB
Terkini
18 Agustus 2026, 18:06 WIB
Amplifier Crescendo Revolution 7A4 cocok untuk berbagai jenis speaker, menyuguhkan audio premium di kabin
18 Agustus 2026, 14:00 WIB
BYD berada di puncak daftar merek mobil Cina terlaris secara retail sepanjang Juli 2026, Jaecoo kedua
18 Agustus 2026, 12:28 WIB
Motor matic murah bisa menjadi salah satu opsi terbaik untuk memenuhi kebutuhan mobilitas harian Anda
18 Agustus 2026, 09:00 WIB
BYD Atto 1 dikabarkan mendapat pembaruan di sejumlah sektor mulai dari eksterior, interior sampai jantung pacu
18 Agustus 2026, 07:00 WIB
Marini menilai jadwal MotoGP yang ada sekarang sudah terlalu padat sehingga sulit bagi dia memulihkan fisiknya
18 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ada dispensasi perpanjangan di SIM keliling Jakarta bagi pemegang yang kartunya kedaluwarsa 17 Agustus 2026
18 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali aktif pada hari ini setelah libur panjang hari kemerdekaan Indonesia kemarin
18 Agustus 2026, 06:00 WIB
Hari ini kepolisian kembali menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan masyarakat di Kota Kembang