Kendaraan Hybrid Mulai Diminati di Sektor Pertambangan

Pergeseran minat pelaku usaha menuju kendaraan elektrifikasi, khususnya hybrid, sudah mulai terlihat

Kendaraan Hybrid Mulai Diminati di Sektor Pertambangan
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Penggunaan kendaraan elektrifikasi di sektor industri seperti pertambangan bisa dibilang masih minim.

Sejumlah merek kendaraan niaga memang mulai menghadirkan opsi, kebanyakan merupakan mobil bertenaga listrik.

Hanya saja, kondisi di lapangan saat ini ternyata cukup menarik. Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (Aspindo) mengungkapkan bahwa hybrid mulai banyak digunakan.

“Untuk EV yang alat kecil sudah mulai, tetapi yang besar menggunakan hybrid. Bahkan dump truck kapasitas 100 ton itu sudah ada (berteknologi hybrid),” kata Bambang Tjahjono, Direktur Eksekutif ASPINDO di Jakarta, belum lama ini.

Kendaraan Hybrid Mulai Diminati di Sektor Pertambangan
Photo: Sany Group

Ia mengungkapkan, ada beberapa hal yang jadi pertimbangan para pelaku industri sebelum akhirnya beralih ke kendaraan elektrifikasi.

Salah satunya adalah tekanan harga bahan bakar yang masih belum menentu dan cenderung meroket.

“Kontribusi bahan bakar itu cost-nya sekitar 35 persen sampai 40 persen dari total biaya,” tegas Bambang.

Untuk diketahui, para pelaku industri yang dimaksud di sektor jasa pertambangan mencakup bidang batu bara, mineral, nickel sampai emas.

Elektrifikasi Jadi Tren Baru

Bambang mengungkapkan, para kontraktor pengguna alat berat setiap tahunnya tertarik dengan rangkaian pameran kendaraan berat. Seperti Indonesia Energy & Engineering atau IEE Series 2026.

Rata-rata pelaku usaha memerlukan kendaraan berat seperti truk yang memiliki kapasitas maksimum sampai 100 ton guna menunjang kebutuhan di lapangan.

“Di pameran ini, setiap tahunnya kontraktor pengguna alat berat akan sangat tertarik dengan (kendaraan) yang dipamerkan,” kata Bambang.

Dengan tren saat ini, Bambang menilai nantinya akan ada lebih banyak kendaraan berat dengan teknologi elektrifikasi hadir di pameran, terkhusus hybrid.

“Hybrid itu campuran, kombinasi menggunakan biosolar seperti biasa plus baterai jadi bisa otomatis switch ya. Itu di pameran sudah banyak dilakukan,” kata Bambang.

IEE Series 2024
Photo: KatadataOTO

Pergeseran minat pelaku usaha menggunakan kendaraan elektrifikasi terjadi karena adanya tekanan harga bahan bakar.

Oleh karena itu kehadiran lini elektrifikasi di pameran kendaraan berat, menurut Bambang bakal semakin umum di masa mendatang.

“Itu akan makin cepat (adopsi elektrifikasi) kalau pemerintah mendukung,” tegas Bambang.


Terkini

mobil
Industri komponen

EV Menjamur, Nyawa Industri Komponen Masih 20 Tahun Lagi

Tingginya jumlah mobil bensin yang beredar, bisa membuat industri komponen bisa terus bertahan cukup lama

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 21 September

SIM keliling Jakarta kembali beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda, simak persyaratan dan biayanya

news
Ganjil Genap Jakarta

Aturan Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 21 September 2026 Kembali Dimulai

Agar lebih nyaman dalam berkendara di jalan-jalan protokol Ibu Kota, patuhi aturan Ganjil Genap Jakarta

news
SIM Keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung 21 September, Beroperasi Sejak Pagi

SIM keliling Bandung hari ini tersedia di dua lokasi berbeda, agar lebih mudah ditemukan oleh masyarakat

news
Polytron

Polytron Fest 51: Makin Serius di Industri Otomotif Tanah Air

Ajang Polytron Fest 51 memperlihatkan arah baru perusahaan yang semakin serius di industri otomotif Indonesia

otosport
Hasil MotoGP Austria 2026

Hasil MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Menang di Kandang

Pedro Acosta bayar kesalahannya di balapan sprint, mempertahankan posisi pertama di MotoGP Austria 2026

mobil
Changan Nevo Q05

Harga Resmi Changan Nevo Q05 Diumumkan, 1.000 Unit Sudah Ludes

Setelah masa perkenalan dan berhasil terjual lebih dari 1.000 unit, harga Changan Nevo Q05 resmi diumumkan

otosport
MotoGP Austria 2026

Hasil Sprint Race MotoGP Austria 2026: Martin Asapi Marquez

Sprint race MotoGP Austria 2026 berjalan cukup dramatis, Acosta yang sempat memimpin justru bernasib sial