DFSK Menjamin Keamanan dan Daya Tahan Baterai PHEV

DFSK menggandeng EVSafe Indonesia untuk melakukan edukasi keamanan teknologi PHEV kepada para konsumennya

DFSK Menjamin Keamanan dan Daya Tahan Baterai PHEV
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Plug-in Hybrid atau PHEV sebenarnya bukanlah teknologi yang baru di dunia otomotif. Namun belakangan banyak merek asal Tiongkok termasuk DFSK memperkenalkan kendaraan PHEV dengan harga kompetitif.

Jika dulu harga PHEV bisa tembus Rp 1 miliar, kini konsumen bisa membeli mobil berteknologi tersebut dengan banderol mulai dari Rp 200 jutaan.

Tetapi ada beberapa hal yang disebut masih menjadi perhatian banyak calon konsumen, salah satunya tingkat keselamatan dan keamanan baterai.

Mengingat baterai pada mobil hybrid jenis PHEV memiliki ukuran yang jauh lebih besar ketimbang hybrid konvensional ataupun mild hybrid.

DFSK
Photo: istimewa

Menanggapi hal tersebut, pihak DFSK menggandeng EVSafe Indonesia untuk memberikan edukasi lebih lanjut terkait PHEV dan tingkat keamanannya.

“Setiap baterai DFSK E5 Plus telah melalui pengujian keselamatan dan ketahanan yang komprehensif sebelum digunakan oleh konsumen,” kata Ichsan Aria Putra, Product Expert PT Sokonindo Automobile di ICE BSD, belum lama ini.

Lebih lanjut ia menjelaskan, sistem Battery Management System (BMS) pada DFSK E5 Plus dirancang untuk menjaga kesehatan baterai dalam jangka panjang.

Ini dilakukan dengan mengoptimalkan proses pengisian, penggunaan sampai perlindungan terhadap berbagai kondisi operasional.

“Sehingga konsumen dapat memiliki rasa aman dan percaya diri dalam setiap perjalanan,” kata Ichsan.

Ia turut menjelaskan secara sederhana cara kerja BMS. Sistem ini memiliki banyak tugas, salah satunya adalah menjaga suhu baterai tetap di kisaran 25 derajat sampai 40 derajat celcius.

“Walaupun negara kita tropis, bisa sampai itu di luar 37 derajat celcius (temperatur harian),” kata Ichsan.

Di sisi lain, perwakilan EVSafe Indonesia mengungkapkan bahwa PHEV memiliki peran strategis sebagai jembatan transisi kendaraan listrik di Indonesia.

Keberhasilan transisi tersebut juga ditentukan dari edukasi demi membangun kepercayaan dan pemahaman masyarakat sehingga teknologi PHEV bisa digunakan secara maksimal.

DFSK E5 Plus PHEV
Photo: KatadataOTO

“Pabrikan Cina saat ini semakin ketat (prosedur pembuatan baterai). Mereka lagi ciptakan supaya api tidak keluar (apabila terjadi benturan atau gangguan di baterai,” kata Abdul Rahman Elly, Founder EVSafe Indonesia dalam kesempatan sama.

Ia menegaskan konsumen tidak perlu khawatir terhadap hal tersebut. Animo konsumen terhadap kendaraan ramah lingkungan pun terlihat mengalami pertumbuhan, dengan jaringan diler dan sparepart semakin lengkap guna mengakomodir kebutuhan pelanggan.

Sehingga hal-hal tidak diinginkan seperti kebakaran atau kendala baterai, bisa dihindari dengan lebih baik. 


Terkini

mobil
Jetour T2 Facelift

Jetour T2 Facelift Debut, Mulai Hilangkan Nuansa Offroad

Jetour T2 Facelift hadir di Chengdu Auto Show dengan ubahan drastis di bagian depan, tampil mirip Defender

mobil
Lynk & Co

Geely Recal 74 Ribu Mobil Lynk & Co di Cina, Ada Cacat di LiDAR

Geely menemukan ada permasalahan pada LiDAR beberapa model mobil Lynk & Co yang diproduksi mulai awal 2025

otosport
Ai Ogura

Ai Ogura Absen di MotoGP Aragon 2026, Alami Cedera Tangan

Ai Ogura harus masuk ke ruang operasi karena mengalami patah tulang pada tangan kiri usai kecelakaan di Jepang

news
SIM Keliling Bandung

2 Lokasi SIM Keliling Bandung Sebelum Weekend, Cek Jadwalnya

Demi memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini

news
SIM Keliling Jakarta

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini Jumat 28 Agustus

Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi berbeda hari ini

news
Ganjil Genap Jakarta

Sistem Ganjil Genap Jakarta Hari Jumat, 28 Agustus 2026

Aturan ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pihak aparat untuk membendung jumlah kendaraan di jam sibuk

mobil
Changan Nevo Q05

Changan Hadapi Persaingan Elektrifikasi di RI Lewat Sub Merek

Changan memboyong sejumlah model andalan dari berbagai sub merek, tawarkan variasi produk buat konsumen

motor
Honda ADV 160

Honda ADV 160 Terbaru Resmi Meluncur, Aman Pakai Etanol

Untuk pasar India, Honda ADV 160 kini pakai mesin bensin yang dapat menenggak bahan bakar campuran etanol