iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Shell berniat buat menjual pelumas khusus mobil listrik di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pemilik EV
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Shell Lubricants terus melakukan inovasi di tengah gempuran pasar mobil listrik yang terus berkembang di dunia maupun Indonesia dalam beberapa waktu belakangan.
Terkini mereka mengaku menyiapkan sejumlah langkah strategis. Sebut saja seperti penambahan jumlah SPKLU di SPBU Shell sampai menghadirkan lini produk anyar di pasaran.
Perusahaan migas asal benua biru mengklaim telah memiliki dua produk khusus mobil listrik, yakni e-fluid dan immersion cooling fluid
Mereka menyebut kedua produk tersebut merupakan gabungan antara pelumas serta coolant pendingin. Seperti dikatakan oleh Jason Wong, Executive Vice President Global Lubricants Shell.
Wong menjelaskan kalau e-fluid dan immersion cooling fluid sebelumnya sudah diproduksi sejak 2019. Akan tetapi masih diperuntukan buat pasar global saja.
“Buat industry EV (Electric Vehicle) Shell sudah menciptakan e-fluid. Cairan ini diproduksi khusus mobil listrik,” ungkap Jason Wong di Jakarta pada Senin (4/3),
Lebih jauh pria satu ini menuturkan kalau e-fluid secara spesifik dapat digunakan pada drive unit dinamo serta controller kendaraan roda empat setrum.
“Kendaraan elektrik memang perlu thermal management supaya performanya selalu optimal,” tambah dia.
Kemudian immersion cooling fluid diciptakan guna melumasi serta mendinginkan sel-sel baterai mobil listrik. Sehingga suhu penampung daya tetap terjaga saat digunakan.
“E-fluid dan immersion cooling fluid punya dua peranan utama, yakni untuk melubrikasi sekaligus menjadi pendingin mencegah overheating,” Jason Wong menegaskan.
Di sisi lain Andri Pratiwa Managing Director Lubricants Shell Indonesia mengaku pihaknya ingin memasarkan pelumas khusus mobil listrik di Tanah Air.
Akan tetapi dia belum mau membocorkan kapan hal itu terjadi. Andri mengungkapkan kalau Shell masih melihat minat pasar terlebih dahulu.
“Kita masih perhatikan dulu minat masyarakat, kemungkinan dalam waktu dekat bisa saja kita jual,” ucap Andri.
Sementara itu, di luar Indonesia Shell telah menggandeng lebih dari 10 perusahaan otomotif dunia buat mengembangkan pelumas khusus mobil listrik.
Sehingga di masa mendatang mereka bakal fokus memproduksi e-fluid dan immersion cooling fluid guna memenuhi pengguna kendaraan roda empat setrum yang ada di dunia maupun Tanah Air.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
06 Agustus 2026, 12:00 WIB
Terkini
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat