Renault dan Nissan Bahas Perkembangan Aliansi

Renault dan Nissan akhirnya kembali bertemu untuk membahas perkembangan aliansi mereka serta pengembangan mobil listrik

Renault dan Nissan Bahas Perkembangan Aliansi

TRENOTO – Renault dan Nissan menyampaikan bahwa mereka tengah membicarakan masa depan aliansi. Pembicaraaan tersebut termasuk kemungkinan investasi Nissan pada Renault dalam mengembangkan kendaraan listrik.

Hal ini tentunya menarik karena keduanya sudah berencana mengembangkan mobil listrik dalam 5 tahun mendatang. Bahkan Nissan telah siap meluncurkan Ariya Crossover yang merupakan kendaraan listrik kedua mereka setelah Leaf di Amerika Serikat.

Pembicaraan tersebut tentunya menjanjikan perbaikan aliansi antara keduanya sejak ditangkapnya Carlos Ghosn beberapa tahun lalu. Negosiasi diperkirakan terjadi pada awal November dengan harapan Renault akan memberi perkembangan terhadap mobil listrik barunya berkode ‘Ampere’.

Photo : Electrek

Dalam pembicaraan ini Luca De Meo, CEO Renault dikabarkan sudah berada di Jepang selama akhir pekan lalu. Sementara Makoto Uchida, CEO Nissan kini tengah menjadi pusat perbincangan karena hendak memperbarui persyaratan aliansi dan investasi.

Kesempatan untuk Akhiri Polemik

Renault sendiri sebenarnya ingin agar Nissan menjadi investor untuk divisi mobil listrik yang tengah mereka bangun. Tujuannya adalah memisahkan antara perusahaan kendaraan berteknologi konvensional dan listrik.

Namun itu semua tentunya tidak akan gratis diberikan oleh Nissan. Pasalnya pabrikan asal Jepang tersebut ingin Renault mengurangi kepemilikan saham mereka.

Photo : TrenOto

Seperti yang diketahui bahwa dominasi Renault atas aliansi telah menjadi pusat pertengkaran. Nissan ingin agar Renault setidaknya mengurangi sahamnya hingga 15 persen agar keduanya memiliki kedudukan sama kuat.

Dan bagi Nissan langkah tersebut dapat menjadi kesempatan mengatur ulang struktur yang selama ini dianggap tidak seimbang. Terlebih perkembangan kendaraan antara kedua perusahaan telah berkembang semakin maju dibanding awal aliansi terbentuk.

Nissan bahkan dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mengumpulkan dana guna membeli kembali saham yang dipegang pabrikan asal Perancis. Ini tentu menunjukkan keseriusan mereka dalam meningkatkan daya tawar.

Seiji Sugiura, Senior Analis Tokai Tokyo Research Institute pun mengatakan bahwa Nissan akan dengan mudah untuk melakukan buyback.

“Menurut saya investor kebanyakan investor Jepang lebih suka Nissan beroperasi sebagai perusahaan terpisah. Jika mereka hendak melakukannya, maka sekarang adalah waktu yang tepat,” tegasnya.


Terkini

news
SIM keliling Bandung

Jadwal 2 Lokasi SIM Keliling Bandung saat Tahun Baru Imlek 2026

Saat tanggal merah Tahun Baru Imlek 2026, SIM keliling Bandung tetap bisa ditemukan di dua tempat berbeda

mobil
Land Rover Defender

Land Rover Defender MY 2026 Meluncur, Harga Mulai Rp 3,6 Miliar

Land Rover Defender model year 2026 resmi diluncurkan dengan beragam perubahan baik dari sisi tampilan hingga fitur

mobil
Merek Mobil Terlaris

10 Merek Mobil Terlaris Januari 2026, Mitsubishi Tiga Besar

Mitsubishi naik ke urutan tiga besar merek mobil terlaris di Indonesia per Januari 2026, berikut daftarnya

mobil
Mobil LCGC

5 Mobil LCGC Terlaris di Januari 2026, Honda Brio Satya Memimpin

Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja

mobil
DFSK Seres dan Otoklix

DFSK Indonesia Siapkan Model Baru di Pertengahan 2026

DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang

mobil
Neta

Gaikindo Tanggapi Kesulitan Neta Bertahan di Pasar RI

Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru

mobil
Kendaraan Niaga Sumbang 55 Persen Penjualan Daihatsu di November

Upaya Daihatsu Gairahkan Kembali Penjualan LCGC di Tanah Air

Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi

mobil
Jetour T2 PHEV

Peluncuran Jetour T2 PHEV Tak Akan Terganggu Insiden di Jagorawi

Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini