GIIAS Semarang 2026 Siap Digelar Akhir Bulan, Ada Promo Tiket
17 September 2026, 17:00 WIB
Meski berhasil meningkatkan penjualan kendaraan di Indonesia, relaksasi PPnBM ternyata belum sesuai target
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Relaksasi PPnBM yang dianggarkan Pemerintah ternyata masih tersisa meski program tersebut sudah akan selesai pada akhir tahun 2021. Hal ini diungkapkan oleh Airlangga Hartanto, Menteri Koordinator Perekonomian Republik Indonesia di sela-sela pembukaan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021.
Sejak pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), industri otomotif termasuk yang merasakan dampak terparah. Guna mengatasi hal tersebut, Pemerintah Indonesia pun melakukan inovasi agar industri otomotif bisa bertahan.
“Pemerintah bukan hanya mengarahkan tetapi berkontribusi dengan menganggarkan PPnBM ditanggung Pemerintah sebesar Rp 2.99 triliun. Realisasinya saat ini sudah 1.73 triliun dan sudah dinikmati 6 pabrikan,” terangnya.
Hasil ini pun dinilai sudah cukup berhasil dalam meningkatkan penjualan kendaraan di Indonesia. Bahkan Ia cukup positif bahwa penjualan kendaraan di Indonesia pada 2021 akan bisa mencapai 850.000 unit.
“Tahun kemarin total penjualan kendaraan sekitar 530.000 unit, tahun ini bisa mencapai 850.000. Dan ekspor kendaraan tahun ini juga diperkirakan bisa mencapai 300.000 mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu yang hanya 230.000 unit,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo. Menurutnya, kebijakan relaksasi PPnBM yang sudah dilakukan Pemerintah berhasil untuk mempercepat pemulihan industry otomotif di Indonesia.
“Dengan dukungan Pemerintah melalui relaksasi pajak, industri otomotif telah mencapai pertumbuhan yang positif. Bila dibandingkan antara Januari hingga Oktober 2021 dengan periode yang sama tahun lalu tercatat penjualan kendaraan naik 68 persen,” ungkapnya.
Ia bahkan meminta maaf pada masyarakat karena jumlah produksi kendaraan kendaraan tidak bisa dilakukan secara penuh khususnya saat gelombang kedua Covid-19. Hal ini menyebabkan terjadinya penumpukan antrian pemesanan kendaraan.
Jumlah tersebut pun diharapkan masih terus meningkat mengingat pada akhir tahun. Hal ini karena pada umumnya jumlah penjualan kendaraan justru meningkat dan APM berlomba-lomba untuk memberikan promo menarik pada pelanggan.
Tak hanya itu, kehadiran GIIAS pun diharapkan bisa menjadi pemacu peningkatan jumlah penjualan kendaraan di akhir tahun. Pasalnya dalam ajang tersebut, sejumlah APM meluncurkan mobil-mobil baru yang tentunya akan menarik minat masyarakat.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
17 September 2026, 17:00 WIB
08 September 2026, 07:00 WIB
11 Agustus 2026, 19:42 WIB
09 Agustus 2026, 16:33 WIB
06 Agustus 2026, 15:00 WIB
Terkini
29 September 2026, 21:26 WIB
Spacer pada mobil membantu memperbaiki proporsi ban dengan fender, namun pemilik perlu mengenali risikonya
29 September 2026, 16:17 WIB
Thailand jadi negara pertama di ASEAN yang akan menjual Mitsubishi Pajero terbaru, ini kisaran harganya
29 September 2026, 14:39 WIB
Mobil listrik yang dipasarkan di Indonesia, wajib meningkatkan TKDN sampai 80 persen pada 2030 mendatang
29 September 2026, 09:00 WIB
Diler motor Honda siapkan aplikasi dengan fitur Booking Servis, mudahkan pelanggan saat servis kendaraan
29 September 2026, 07:00 WIB
Marc Marquez memiliki bekal penting untuk keluar sebagai pemenang di MotoGP Jepang 2026 di Sirkuit Motegi
29 September 2026, 06:00 WIB
Guna meminimalisir kesalahan pengendara di kawasan maupun jalan protokol di jalan Ibu Kota, diterapkan ganjil genap Jakarta
29 September 2026, 06:00 WIB
Agar mengurus dokumen berkendara lebih mudah, masyarakat disarankan untuk mendatangi SIM keliling Bandung
28 September 2026, 21:01 WIB
Bintang Chemical Indonesia melakukan peletakan batu pertama, siap punya pabrik cat belkote baru di Indonesia