Kelanjutan Kasus BYD Seal Akbar Faizal, Berakhir Damai
14 April 2026, 16:40 WIB
Berikut gambaran versi produksi mobil listrik Daihatsu yaitu QV-E, disinyalir hadir dalam waktu dekat di Malaysia
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Perodua, perusahaan otomotif yang memproduksi dan menjual produk Daihatsu di Malaysia dikabarkan siap menghadirkan mobil listrik perdana mereka.
Sebelumnya rumor kehadiran mobil listrik Daihatsu sudah berhembus kuat di Malaysia. Model yang menggunakan basis purwarupa eMO-II EV (Electric Vehicle) tersebut bahkan sempat tertangkap kamera sedang dites jalan.
Terbarunya, nama dan logo mobil listrik itu telah didaftarkan di Malaysia tepatnya di MyIPO (Intellectual Property Corporation of Malaysia).
Desainer grafis Theottle mencoba membuat tampilan versi produksi dari mobil listrik Daihatsu. Mengisi segmen SUV (Sport Utility Vehicle) berukuran kompak, sekilas tampil memadukan desain milik Toyota C-HR dan Nissan Kicks.
Berdasarkan laporan dari CarPlus, logo terdaftar merupakan QV-E dengan aksen biru. Menjadi salah satu ciri khas kendaraan elektrifikasi, baik secara lokal maupun global.
Kemudian jika melihat sensor yang ditempatkan pada eksterior kendaraan saat diuji jalan, CarPlus meyakini mobil listrik Daihatsu itu akan dibekali BSM (Blind Spot Monitoring ) dan RCTA (Rear Cross Traffic Alert).
Sementara itu bicara soal spesifikasi, Perodua QV-E akan dibekali baterai LFP (Lithium Ferro Phosphate) dari CATL, diklaim dapat menempuh jarak 400 km sampai 410 km dalam satu kali pengisian daya.
Tetapi kabarnya mobil listrik Daihatsu akan ditawarkan menggunakan skema sewa baterai, mirip yang dilakukan VinFast di Indonesia. Skema sewa baterai disebut menguntungkan konsumen karena secara keseluruhan, harga mobil jadi lebih murah.
Kemudian pemilik bisa mengganti unit baterai apabila ada kerusakan atau membutuhkan penggantian demi menjaga performa.
Kondisi penampung daya bisa terus optimal. Penggantian baterai juga disebut tidak akan memakan waktu lama, hanya sekitar 30 menit saja.
Terakhir, sistem sewa baterai membantu mengurangi long-term ownership anxiety atau kegelisahan kepemilikan mobil listrik dalam jangka waktu panjang.
Perlu diingat bahwa Perodua belum mengkonfirmasi waktu kehadiran mobil listrik perdana mereka secara gamblang.
“Tetapi semua pertanda mengarahkan kita pada peluncuran di kuartal keempat 2025, bersamaan dengan upaya merek tersebut dalam mendorong elektrifikasi dan efisiensi penggunaan energi,” tulis laporan CarPlus dikutip Senin (02/06).
Sementara itu di Indonesia, PT ADM (Astra Daihatsu Motor) belum mengungkapkan rencana kehadiran model elektrifikasi berbasis baterai.
Namun mereka sempat memamerkan beberapa mobil listrik seperti Daihatsu Ayla versi listrik murni sebagai purwarupa sebagai salah satu display di booth selama pameran, lalu juga Rocky Hybrid.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 April 2026, 16:40 WIB
14 April 2026, 09:00 WIB
13 April 2026, 19:00 WIB
13 April 2026, 11:00 WIB
13 April 2026, 07:00 WIB
Terkini
15 April 2026, 18:00 WIB
Y-ON bakal diintegrasikan aplikasi Y-Connect, tawarkan tiga fungsi fitur baru buat memudahkan pengguna Yamaha
15 April 2026, 17:01 WIB
RoRI berencana menggelar touring lintas chapter pada bulan ini guna merayakan satu dekade mereka berdiri
15 April 2026, 09:00 WIB
Pengadaan ribuan motor listrik oleh BGN mendapat perhatian lebih dari KPK karena rawan tindak pidana korupsi
15 April 2026, 07:55 WIB
Mobil sebelum mengalami kerusakan biasanya menunjukkan tanda-tanda terlebih dahulu sehingga bisa diantisipasi
15 April 2026, 06:16 WIB
Kepolisian terus berupaya memanjakan para pengendara, salah satunya dengan menghadirkan SIM keliling Bandung
15 April 2026, 06:14 WIB
SIM keliling Jakarta merupakan fasilitas yang dihadirkan kepolisian untuk memudahkan masyarakat di Ibu Kota
15 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini diterapkan dengan pengawasan ketat dari pilhak kepolisian yang ada di lapangan
14 April 2026, 19:30 WIB
Libur lebaran disebut menjadi salah satu alasan jebloknya penjualan mobil baru di RI pada periode Maret 2026