Nissan Fairlady Z Sukses Jadi Bintang di GIIAS 2026
02 Agustus 2026, 20:00 WIB
Nissan Kicks e-Power dan Leaf direcall karena adanya kesalahan pabrikan yang berpotensi membuat performa terganggu
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Nissan Kicks e-Power dan Leaf direcall karena ada dua masalah. Penarikan ini diklaim dilakukan sebagai tindakan pencegahan terhadap kinerja mesin.
Perbaikan pada Nissan Kicks e-Power adalah penggantian Blow by Hose dan reprogramming Vehicle Control Module (VCM). Mobil yang terpengaruh pada recall ini adalah produksi 3 November 2020 hingga 7 Januari 2021.
Waktu penggantian pun diklaim tidak akan memakan waktu lama. Pasalnya pekerjaan bisa dilakukan dalam waktu 45 menit.
Sementara untuk Nissan Leaf, langkah yang dilakukan adalah Reprogramming VCM untuk produksi 6 November 2019 hingga 6 Desember 2022. Perbaikan dilakukan untuk meningkatkan kualitas performa dan akselerasi.
Nissan mengatakan bahwa reprogramming ini membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Diharapkan setelah recall dilakukan maka pengalaman berkendara masyarakat bisa lebih menyenangkan.
Pabrikan asal Jepang ini menyarankan kepada pemilik melakukan booking service agar tidak perlu mengantre telalu lama. Sementara untuk memeriksa status kendaraan bisa dilakukan melalui situs resmi Nissan Indonesia.
Nissan Kicks e-Power pertama kali diluncurkan di Tanah Air pada September 2020 serta diklaim memiliki beragam keunggulan dibandingkan kompetitor sekelasnya. Mobil jenis SUV kompak ini dilengkapi mesin bakar untuk menunjang kerja motor listrik berkode EM57 dengan output 127.3 hp dan torsi 260 Nm guna menggerakan roda.
Artinya, mesin hanya akan aktif secara otomatis untuk mengisi baterai berkapasitas 1.75 kWh sebagai sumber tenaga motor listrik. Dengan sistem tersebut, Kicks e-Power yang rodanya digerakan motor listrik tidak membutuhkan tempat pengisian baterai tetapi mobil masih membutuhkan bahan bakar agar bisa beroperasi.
Nissan Leaf menggunakan baterai lithium-ion berkapasitas 40 kWh. Berkat ini mobil bisa beroperasi hingga 311 km dalam satu kali pengisian daya.
Beragam keunggulan sudah disematkan seperti Smart Rear View Monitor (SRVM), Lane Departure Warning (LDW), Around View Monitor (AVM) with Moving Object Detection (MOD), Forward Emergency Braking (FEB), Intelligent Emergency Braking (IEB), Cruise Control (CC), Hill Start Assist (HSA) hingga Vehicle Dynamic Control (VDC).
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 Agustus 2026, 20:00 WIB
16 Juni 2026, 10:00 WIB
02 Juni 2026, 09:00 WIB
20 Mei 2026, 13:55 WIB
12 Februari 2026, 15:00 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E