Suzuki Siapkan Teknologi REEV Light, Modal di Era Elektrifikasi
01 Oktober 2026, 19:00 WIB
REEV menjadi satu alternatif teknologi ramah lingkungan baru yang bakal ditawarkan oleh berbagai merek Cina
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Range Extender Electric Vehicle atau REEV merupakan teknologi baru kendaraan ramah lingkungan yang bakal masuk pasar Indonesia.
Sekilas, REEV mirip dengan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di mana mobil bisa diisi bensin dan juga diisi daya baterainya.
Namun pada REEV, kapasitas baterai jauh lebih besar dan mesin konvensional hanya berfungsi sebagai generator saja, tidak menggerakkan roda.
Oleh karena itu, REEV menawarkan sensasi berkendara yang jauh lebih identik dengan mobil listrik.
Ada beberapa keunggulan yang mau ditawarkan, seperti pengalaman mobilitas mirip EV tanpa perlu sepenuhnya mengandalkan keberadaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Setelah Changan memastikan kehadiran S05 REEV, Leapmotor juga berencana memboyong Sport Utility Vehicle (SUV) berteknologi serupa dalam waktu dekat.
Model tersebut adalah B10 REEV, versi hybrid dari B10 EV yang dijadwalkan meluncur lebih dulu di ajang GIIAS 2026.
“Produk yang kita studi bersama (dengan prinsipal) tempo hari selain BEV adalah REEV ya, memang ada beberapa pertimbangan,” kata Tan Kim Piauw, CEO Indomobil National Distributor di Bandung beberapa waktu lalu.
Hanya saja dia masih enggan membeberkan lebih rinci terkait waktu peluncuran dari B10 REEV.
Sementara Changan yang juga berada di bawah naungan Indomobil akan menghadirkan S05 sebagai REEV pertama di Indonesia.
Pihak Changan menilai, REEV menjadi salah satu solusi tepat di masa transisi elektrifikasi. Khususnya bagi konsumen yang belum sepenuhnya percaya diri menggunakan mobil listrik.
“Jadi praktis, kalau misalkan konsumen yang jarak tempuh hariannya mungkin tidak lebih dari 170 kilometer,” kata Ridjal Mulyadi, Head of Marketing Changan Indonesia dalam kesempatan terpisah.
Ia melanjutkan, dalam kondisi tersebut baterai akan lebih banyak mengambil alih sebagai sumber daya utama. Hasilnya, penggunaan bensin tidak sebanyak pada kendaraan konvensional.
Bicara soal harga, REEV pertama dari Changan bakal berada di kisaran Rp 500 jutaan. Besar peluang rentang harga REEV lainnya tidak akan berbeda jauh.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Oktober 2026, 19:00 WIB
30 September 2026, 15:34 WIB
29 September 2026, 14:39 WIB
28 September 2026, 17:49 WIB
25 September 2026, 17:23 WIB
Terkini
09 Oktober 2026, 14:54 WIB
Teknologi keselamatan berkendara dan GPS dari Geotab membantu keamanan operasional armada transportasi
09 Oktober 2026, 12:21 WIB
Pameran modifikasi IMX 2026 jadi wadah kreativitas dan hiburan, digelar lebih luas di tiga hall ICE BSD
09 Oktober 2026, 07:00 WIB
Fermin Aldeguer turut merayakan kemenangan Timnas Indonesia dalam meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026
09 Oktober 2026, 06:00 WIB
Satu dekade diberlakukan, kebijakan Ganjil Genap Jakarta menjadi sorotan banyak pihak akan efektivitasnya
09 Oktober 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, masyarakat masih bisa memanfaatka keberadaan SIM keliling Bandung di dua tempat berbeda
09 Oktober 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, fasilitas SIM keliling Jakarta masih melayani perpanjangan masa berlaku kartu
08 Oktober 2026, 19:00 WIB
Station wagon segmen premium dari Fang Cheng Bao, Formula S GT telah didaftarkan di Indonesia oleh BYD
08 Oktober 2026, 17:31 WIB
Program relawan mahasiswa Hyundai Jump School memasuki tahun ketiga, disambut antusias oleh para peserta