iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
REEV menjadi satu alternatif teknologi ramah lingkungan baru yang bakal ditawarkan oleh berbagai merek Cina
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Range Extender Electric Vehicle atau REEV merupakan teknologi baru kendaraan ramah lingkungan yang bakal masuk pasar Indonesia.
Sekilas, REEV mirip dengan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di mana mobil bisa diisi bensin dan juga diisi daya baterainya.
Namun pada REEV, kapasitas baterai jauh lebih besar dan mesin konvensional hanya berfungsi sebagai generator saja, tidak menggerakkan roda.
Oleh karena itu, REEV menawarkan sensasi berkendara yang jauh lebih identik dengan mobil listrik.
Ada beberapa keunggulan yang mau ditawarkan, seperti pengalaman mobilitas mirip EV tanpa perlu sepenuhnya mengandalkan keberadaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Setelah Changan memastikan kehadiran S05 REEV, Leapmotor juga berencana memboyong Sport Utility Vehicle (SUV) berteknologi serupa dalam waktu dekat.
Model tersebut adalah B10 REEV, versi hybrid dari B10 EV yang dijadwalkan meluncur lebih dulu di ajang GIIAS 2026.
“Produk yang kita studi bersama (dengan prinsipal) tempo hari selain BEV adalah REEV ya, memang ada beberapa pertimbangan,” kata Tan Kim Piauw, CEO Indomobil National Distributor di Bandung beberapa waktu lalu.
Hanya saja dia masih enggan membeberkan lebih rinci terkait waktu peluncuran dari B10 REEV.
Sementara Changan yang juga berada di bawah naungan Indomobil akan menghadirkan S05 sebagai REEV pertama di Indonesia.
Pihak Changan menilai, REEV menjadi salah satu solusi tepat di masa transisi elektrifikasi. Khususnya bagi konsumen yang belum sepenuhnya percaya diri menggunakan mobil listrik.
“Jadi praktis, kalau misalkan konsumen yang jarak tempuh hariannya mungkin tidak lebih dari 170 kilometer,” kata Ridjal Mulyadi, Head of Marketing Changan Indonesia dalam kesempatan terpisah.
Ia melanjutkan, dalam kondisi tersebut baterai akan lebih banyak mengambil alih sebagai sumber daya utama. Hasilnya, penggunaan bensin tidak sebanyak pada kendaraan konvensional.
Bicara soal harga, REEV pertama dari Changan bakal berada di kisaran Rp 500 jutaan. Besar peluang rentang harga REEV lainnya tidak akan berbeda jauh.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
10 Agustus 2026, 20:00 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
Terkini
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat