Prediksi Mobil Baru Wuling di PEVS 2025, Ada MPV Listrik

Wuling diduga bakal membawa MPV pintu geser teranyar bertenaga listrik di pameran otomotif PEVS 2025

Prediksi Mobil Baru Wuling di PEVS 2025, Ada MPV Listrik

KatadataOTO – Pameran otomotif PEVS (Periklindo Electric Vehicle Show) 2025 akan segera digelar di JIExpo Kemayoran akhir April. Sejumlah merek bakal memboyong produk baru, salah satunya Wuling Motors.

Pabrikan Tiongkok satu ini tidak membeberkan secara rinci, tetapi memperlihatkan siluet fasia depan kendaraan anyarnya.

“Ada satu kejutan berwarna hitam, akan kami tampilkan untuk pertama kalinya di PEVS 2025,” kata Brian Gomgom, Brand Communication Senior Manager Wuling Motors di Jakarta Pusat belum lama ini.

Ia memastikan bahwa produk terbaru dari Wuling itu merupakan mobil listrik. Ada beberapa spekulasi, sekilas bentuknya mirip Yangguang yang sudah dipasarkan di Cina.

Prediksi Mobil Baru Wuling di PEVS 2025, Ada MPV Listrik
Photo : KatadataOTO

Wuling Yangguang merupakan mobil barang bertenaga listrik yang diproduksi SAIC-GM-Wuling.

Kemungkinan lain adalah MPV setrum Linxys, bagian dari proyek atau sub merek Wuling di negara asalnya.

Pada 2020, Wuling mendaftarkan merek Linxys dan kembali diperbarui pada April 2022. Cakupannya luas, tidak hanya mobil listrik tetapi juga jenis transportasi lain seperti bus, truk sampai yacht.

Linxys merupakan MPV pintu geser ramah lingkungan. Jika dilihat sepintas, posturnya mirip Confero dan Cortez.

Hanya saja sudut-sudutnya tampil lebih tajam dengan gril minimalis khas mobil listrik. Kemudian ada aksen hitam horizontal pada bagian headlight, menambah kesan elegan pada Linxys.

Linxys diperkirakan bakal dijual di bawah nama baru tersebut sebagai sub merek. Wuling punya model serupa yang sudah didaftarkan desainnya oleh Guangxi Automobila bersama Liuzhou Wuling.

Perbedaannya tidak signifikan, hanya di warna dan desain pelek, motif gril serta emblem di bagian tengah.

Mengingat belum banyak opsi MPV listrik di Indonesia, Linxys bisa menjadi alternatif menarik.

Apalagi, MPV listrik dengan konfigurasi pintu geser di Tanah Air masih masuk ke segmen mobil mewah. Termurahnya ditawarkan Maxus Mifa 7 dan Mifa 9, mulai Rp 700 jutaan sampai Rp 1 miliar.

Prediksi Mobil Baru Wuling di PEVS 2025, Ada MPV Listrik
Photo : Carnewschina

Sementara model lain pesaing Toyota Alphard yaitu Denza D9 ditawarkan seharga Rp 950 jutaan on the road Jakarta. Di masa mendatang juga akan hadir MPV listrik premium yaitu Xpeng X9.

Belum ada informasi lebih lanjut terkait spesifikasi teknis Linxys. Patut ditunggu jika model tersebut hadir perdana melalui pameran PEVS 2025.

Sekadar informasi, PEVS 2025 digelar 29 April sampai 4 Mei 2025. Pameran bertempat di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.


Terkini

mobil
Chery

Chery Yakin Penjualan Mobil Tumbuh di 2026, Ini Penyebabnya

Chery menilai mobil menjadi salah satu kebutuhan utama konsumen Indonesia, bakal bantu dorong pasar di 2026

mobil
MG S5 EV

MG S5 EV Diperkenalkan, Siap Debut di IIMS 2026

Kehadiran MG S5 EV memanaskan persaingan pasar mobil listrik Indonesia, menawarkan sejumlah kelebihan

otosport
Valentino Rossi

Valentino Rossi Turun Gunung, Sebut Mandalika Berkarakter

Valentino Rossi beraksi di Sirkuit Mandalika bersama Morbidelli dan Digiannantonio dalam beberapa hari

mobil
Ford

Diler Baru Ford PIK 2 Dibuka, Jangkau Lebih Banyak Konsumen

Ford PIK 2 resmi dibuka, perluas jaringan outlet guna memudahkan pelanggan untuk pembelian mobil dan servis

mobil
iCar V23

Chery Bicara Nasib J6 setelah iCar V23 Debut di RI Tahun Ini

Pihak Chery meyakini kehadiran iCar V23 tidak akan menggantikan keberadaan J6 di RI, isi segmen yang berbeda

mobil
Lepas L8

Uji Coba Kemampuan Performa Lepas L8 Bermasalah

Lepas L8 mengalami masalah ketika dilakukan uji coba dengan awak media di Pusdiklantas Serpong, Tangerang

news
Ganjil Genap Puncak Bogor

Jadwal dan Lokasi Ganjil Genap Puncak Bogor Terakhir di Januari

Agar tidak terjadi kemacetan panjang, kepolisian bakal menerapkan ganjil genap puncak Bogor di akhir pekan

mobil
Baterai Mobil Listrik

Eropa Tertinggal 20 Tahun dari Cina Soal Pengembangan Baterai EV

Kesenjangan yang ada membuat para produsen baterai asal Cina menggempur pasar Eropa dalam beberapa waktu