KOLEKSI Beri Edukasi Standar Keselamatan Mobil Listrik
26 Januari 2026, 17:01 WIB
Paket waralaba SPKLU dari PLN ditawarkan dengan harga kompetitif untuk menarik para investor lokal membuka usaha
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Perusahaan Listrik Negara atau PLN menawarkan bisnis waralaba stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU). Dibukanya kesempatan untuk masyarakat umum membuka SPKLU diharapkan bisa mempercepat ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.
Ada beberapa pilihan paket waralaba SPKLU yang bisa dipilih yaitu Medium Charging, Fast Charging hingga Ultra Fast Charging. Menariknya lagi, dana investasinya cukup kompetitif karena hanya butuh Rp342 juta per unit.
Perbedaan diantara ketiga paket tersebut adalah daya yang didapatkan. Untuk Paket Medium Charging, investor berhak untuk mendapatkan fasilitas pengisian ulang arus searah dengan kapasitas sekitar 25 kW.
Kemudian untuk paket Fast Charging maka kapasitas yang didapatkan bisa mencapai 50 kW. Sedangkan paket Ultra Fast Charging menjadi pilhan paling menarik karena fasilitasnya cukup untuk memenuhi arus berkapasitas lebih dari 100 kW.
Investor SPKLU juga dibebaskan untuk memilih shelter outdoor maupun indoor. Mereka juga dijamin pasokan tenaga listriknya serta pemeliharaan SPKLU.
Gregorius Adi Trianto, Executive Vice President Komunikasi Korporat PLN mengatakan bahwa pihaknya memang tengah berupaya untuk mempercepat pembangunan SPKLU. Oleh karena mereka membuka kesempatan kerjasama untuk masyarakat luas.
Ia pun menambahkan bahwa selain menyiapkan dana, pemilik SPKLU juga harus menyiapkan lahan seluas 42 meter persegi. Persyaratan tersebut pun kini sudah diminati oleh puluhan investor yang tersebar di berbagai wilayah.
Pemerintah Indonesia telah berkomitmen mengurangi emisi karbon di masa depan. Salah satunya adalah mempercepat pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air, termasuk dengan membangun infrastruktur pendukung seperti SPKLU.
Komitmen tersebut pun ternyata dijawab positif oleh sejumlah pabrikan kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Hal ini terlihat dengan semakin banyaknya pabrikan yang menjual mobil dan motor listrik.
Sebagai contoh saat ini Hyundai dan Wuling telah merakit mobil listrik andalan mereka langsung di Tanah Air. Dirakitnya model listrik di Tanah Air bertujuan untuk menekan biaya sehingga harga penawaran bisa menjadi lebih kompetitif.
Sementara untuk sepeda motor listrik variannya kini sudah semakin banyak. Dengan demikian masyarakat bisa memilih sesuai kebutuhan berkendaranya masing-masing.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 Januari 2026, 17:01 WIB
15 Desember 2025, 13:00 WIB
06 November 2025, 07:00 WIB
05 November 2025, 08:00 WIB
25 Oktober 2025, 17:00 WIB
Terkini
02 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta pertama di Maret 2026 akan diawasi ketat oleh pihak kepolisian yang terus berjaga
02 Maret 2026, 06:00 WIB
ITC Kebon Kelapa menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi pada hari ini atau awal Maret
02 Maret 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta dibuka seperti biasa hari ini, simak informasi lengkap dan biayanya
01 Maret 2026, 18:00 WIB
Seluruh SPBU Swasta di Indonesia menaikan harga BBM pada Maret 2026, paling murah berkisar Rp 12.390 per liter
01 Maret 2026, 16:00 WIB
Mitsubishi Indonesia memastikan peluncuran model hybrid pertamanya di Tanah Air dalam waktu dekat ini
01 Maret 2026, 15:59 WIB
Duo Aprilia, Marco Bezzecchi dan Raul Fernandez raup poin dan catatkan hasil brilian di MotoGP Thailand 2026
01 Maret 2026, 14:00 WIB
Geely EX2 akhirnya mulai dikirimkan ke pelanggan menjelang musim mudik Lebaran yang segera berlangsung
01 Maret 2026, 12:00 WIB
Gaikindo sebut produsen perlu diberi waktu rasional untuk produksi pikap sesuai kebutuhan Koperasi Merah Putih