First Drive BAIC T1 Tangerang-Bandung, Crossover EV yang Lincah
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
Vinfast di Indonesia terus mengembangkan lini bisnis untuk mendukung pemerintah mewujudkan energi bersih
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Era elektrifikasi dalam sektor transportasi terus berkembang. Terutama pada kendaraan listrik pribadi juga terus mendapat respon positif masyarakat Tanah Air.
Adanya kebijakan pemerintah turut andil dalam hal meningkatkan minat konsumen. Sementara pabrikan tidak hanya memasarkan produk berkualitas, namun ikut terlibat dalam menghadirkan ekosistem EV.
Vinfast menjadi salah satu merek yang menawarkan mobil listrik di Indonesia. Tidak hanya itu, brand asal Vietnam ini juga turut mengembangkan ekosistem kendaraan setrum di dalam negeri.
Masuknya Vinfast ke pasar otomotif Tanah Air pada 2024. Pergerakan lini bisnis merek ini terbilang masif dengan waktu singkat.
“Indonesia adalah salah satu negara dengan populasi terbesar dan bonus demografi yang kuat. Adopsi kendaraan listrik memang masih rendah namun tahun ini menunjukkan pertumbuhan pesat,” ungkap Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia beberapa waktu lalu.
Guna menunjukkan komitmen, Vinfast berencana untuk membangun SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) sebanyak 63 ribu di Indonesia.
Lalu di ASEAN sendiri akan hadir 100 ribu SPKLU yang tersebar di Indonesia, Filipina dan Vietnam. Adapun angka di atas dicanangkan akan terwujud secara keseluruhan padaa 2030.
Guna mewujudkan hal tersebut, Vinfast menggandeng Streego untuk perluasan infrastruktur pengisian daya mobil listrik.
Di Indonesia investasi yang dikucurkan Vinfast untuk membangun SPKLU mencapai 1.2 miliar dolar Amerika Serikat, atau sekitar Rp 18.6 triliun.
Lalu untuk bisa menggaet para sejumlah program menarik diselenggarakan. Seperti sistem sewa baterai.
Walhasil konsumen bisa lebih berhemat dalam pengeluaran sehari-hari. Bahkan diklaim jika para pelanggan bisa mendapatkan keuntungan sebesar Rp 74 jutaan.
Kemudian upaya untuk mendekatkan diri dengan konsumen di dalam negeri, Vinfast terus memperbanyak diler resmi.
Hingga saat ini Vinfast sudah memiliki 22 diler yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.
Sedangkan jaringan purna jual, ditargetkan akan mencapai 500 workshop, termasuk kerja sama dengan pihak ketiga.
“Salah satu strategi untuk kami ekspansi dengan mengembangkan ekosistem ke seluruh Indonesia.” ungkap Kariyanto.
Menyoal investasi sendiri, Vinfast tengah merampungkan pabrik perakitan mobil di kawasan Subang, Jawa Barat.
Fasilitas tersebut dikatakan akan mulai uji coba pada Desember 2025. Adapun investasi pabrik disebutkan mencapai Rp 3.5 triliun.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Terkini
03 September 2026, 16:46 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat menyambangi kota Batam dengan segala keunggulan masyarakat untuk bermobilitas
03 September 2026, 16:02 WIB
Pabrik BYD di Subang resmi beroperasi dengan investasi Rp11,7 triliun dengan kapasitas maksimal 150 ribu per tahun.
03 September 2026, 09:00 WIB
Jika dilihat Marc Marquez memang belum pernah menyelesaikan satu pun balapan di Sirkuit Mandalika, Lombok
03 September 2026, 07:00 WIB
Pemberian insentif motor listrik masih belum menemui kepastian di September 2026, Kementerian ESDM buka suara
03 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung bisa dimanfaatkan jika Anda ingin memperpanjang masa berlaku dokumen berkendara hari ini
03 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini kembali dimulai sejak pukul 06.00 WIB dan sistem hadir kembali sore 16.00 WIB
03 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta dapat melayani perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, berikut lokasinya
02 September 2026, 19:52 WIB
Pertamina menaikan harga BBM jenis Pertamax Green menjadi Rp 19.150 per liter yang berlaku mulai hari ini