Gaikindo Minta Insentif Tidak Hanya untuk Mobil Listrik Saja
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Disinyalir meluncur pada GIIAS 2024, ini perbedaan BYD M6 dengan E6 yang dipakai buat taksi listrik Bluebird
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Merek otomotif China seperti BYD (Build Your Dreams) mulai melihat besarnya potensi MPV (Multi Purpose Vehicle) di pasar Indonesia. Karena jenis kendaraan itu sesuai kebutuhan konsumen.
Saat ini juga belum ada mobil listrik yang mengisi segmen MPV, baru ada di hybrid diisi oleh Toyota Kijang Innova Zenix HEV.
Sedangkan opsi kendaraan listrik murni dengan konfigurasi lebih dari enam penumpang masih sedikit, seperti SUV (Sport Utility Vehicle) Kia EV9, dilego Rp 1,9 miliar.
Menurut Eagle Zhao, President Director BYD Motor Indonesia pihaknya tengah melakukan beragam tes produk dan model sesuai kebutuhan. MPV diketahui jadi tipe yang digemari di industri otomotif.
“Mohon bersabar beri kami waktu untuk mengumumkan secara resmi mengenai M6,” ungkap Eagle di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Untuk diketahui BYD M6 sempat tertangkap kamera tengah dites jalan dan dibalut kamuflase di wilayah Jawa Barat. Sekilas model ini mirip dengan E6 yang sekarang dipakai Bluebird sebagai armada taksi listrik.
Sebagai informasi bahwa BYD E6 tidak didatangkan oleh pihak BYD Motor Indonesia. Bluebird berkoordinasi langsung dengan prinsipal untuk menghadirkan e6 sebagai kendaraan komersial.
Ada sejumlah perbedaan di antara keduanya. Paling kentara adalah lambang dipakaikan di fascia.
Di E6 emblemnya dari BYD Motor Company, sama seperti digunakan pada lini kendaraan komersial BYD lain seperti bus listrik K9 armada Transjakarta, diimpor utuh dari China.
Sementara logo di M6 sama seperti yang disematkan pada kendaraan penumpang lain yakni BYD Dolphin, Atto 3 maupun Seal.
Meski sepintas terlihat serupa, BYD M6 merupakan pembaruan E6 dan diklaim memiliki kabin lebih lapang dan konfigurasi jok tiga baris. Sedangkan E6 berkapasitas 5-seater dua baris.
BYD membekali M6 dengan Blade Battery berkapasitas 71,8 kWh, suguhkan jarak tempuh 500 km (metode penghitungan NEDC), tidak beda jauh dari yang digunakan E6 (415 km-520 km).
Tanda kehadiran MPV bertenaga listrik dari BYD semakin kuat. Pada gelaran IIMS 2024 di Februari, merek Tiongkok ini juga sempat memamerkan MPV hasil Joint Venture dengan Daimler yakni Denza D9.
Saat itu minat pengunjung terlihat sangat tinggi. Terlihat antrean pengunjung di booth mengular karena ingin melihat lebih dekat eksterior dan kabin MPV mewah calon pesaing Toyota Alphard itu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Juni 2026, 15:00 WIB
29 Juni 2026, 07:00 WIB
28 Juni 2026, 07:15 WIB
25 Juni 2026, 20:58 WIB
25 Juni 2026, 20:56 WIB
Terkini
01 Juli 2026, 17:00 WIB
Harga Porsche Cayenne versi rakitan Malaysia semakin kompetitif di Rp 2,99 miliar, spesifikasi tidak berubah
01 Juli 2026, 16:32 WIB
Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang mulai berlaku secara nasional pada hari ini
01 Juli 2026, 09:51 WIB
Dijual Rp 1 miliar, Toyota Hilux BEV diimpor utuh dari Thailand dan menyasar konsumen yang lebih terbatas
01 Juli 2026, 07:00 WIB
Fabio Quartararo dan Alex Rins resmi mengakhiri masa bakti mereka bersama tim pabrikan Yamaha musim ini
01 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar