First Drive BAIC T1 Tangerang-Bandung, Crossover EV yang Lincah
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
Riset internal, Honda ungkap tiga faktor konsumen ragu beralih ke mobil listrik di tengah era elektrifikasi
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Gempuran elektrifikasi semakin terasa dengan kehadiran beragam merek Tiongkok yang menawarkan kendaraan listrik murni buat konsumen. Banderol ditawarkan juga terbilang kompetitif.
Di sisi lain, manufaktur Jepang seperti Honda nampak lebih hati-hati memasarkan mobil listrik. Pasalnya mereka melihat konsumen ragu beralih karena sejumlah alasan.
PT HPM (Honda Prospect Motor) saat ini justru menjual lini HEV (Hybrid Electric Vehicle) sebagai upaya transisi sebelum mulai memasarkan BEV (Battery Electric Vehicle).
Dua model ditawarkan yakni sedan Accord e:HEV dan SUV (Sport Utility Vehicle) CR-V e:HEV dengan banderol mulai Rp 800 jutaan.
Sedangkan mobil listrik e:N1 dikabarkan meluncur tahun depan. Model tersebut juga dikenal sebagai HR-V versi tenaga setrum.
Ada pertimbangan penyebab Honda belum mau menjual mobil listrik di tahun ini, seperti masyarakat yang ragu akibat sejumlah faktor.
“Infrastruktur, Resale Value kurang bagus dan yang ketiga masalah teknologi terkini. Teknologi itu berkembang terus,” ungkap Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM di sela GIIAS 2024 belum lama ini.
Honda ungkap tiga faktor tersebut jadi alasan pihaknya belum ada rencana untuk segera merakit lokal e:N1. Nantinya unit tersebut akan berstatus CBU (Completely Built Up) alias impor utuh dari Jepang, sama seperti lini elektrifikasi Honda lainnya.
Menurut Billy, edukasi terkait penggunaan kendaraan listrik perlu harus terus dilakukan terkhusus untuk masyarakat di luar pulau Jawa.
“Bicara jujur, di global pun itu mobil hybrid perlu edukasi (ke masyarakat) kalau untuk (konsumen) Honda,” ungkap Billy.
Untuk itu saat ini Honda fokus memasarkan dua model hybrid kepada masyarakat sambil mulai melakukan studi dan perkenalan mobil listrik melalui ajang GIIAS 2024.
Pihaknya berharap di masa mendatang bakal ada lebih banyak hal pendukung konsumen beralih ke mobil listrik seperti ketersediaan infrastruktur, karena masih jadi salah satu kekhawatiran utama.
“Kalau infrastruktur bagus, pengguna dan komunitasnya banyak, semua berhubungan. Itu kami pikir mengapa sekarang tahapnya (mobil listrik) masih pengenalan,” tegas Billy.
Sebagai informasi Honda turut meramaikan GIIAS 2024 membawa sejumlah lini elektrifikasi termasuk Honda e:N1 dan MPV (Multi Purpose Vehicle) pintu geser berteknologi hybrid Stepwgn.
Pameran masih berlangsung sampai 28 Juli 2024. Tiket dapat dibeli melalui laman resmi auto360.com atau langsung di area ICE BSD, Tangerang Selatan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
21 Agustus 2026, 17:00 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
Terkini
04 September 2026, 13:00 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam terselenggara di pusat perbelanjaan atas beberapa masukan dari para konsumen
04 September 2026, 11:00 WIB
Para bikers wajib menyambangi IMHAX 2026 untuk melengkapi perlengkapan berkendara yang berkeselamatan
04 September 2026, 09:00 WIB
Pameran IEE Series 2026 memasuki Energy Week, ikut dukung ekosistem kendaraan energi terbarukan di Indonesia
04 September 2026, 07:00 WIB
AUKSI memanfaatkan momentum hari pelanggan nasional untuk memberikan persembahan istimewa bagi peserta lelang
04 September 2026, 06:00 WIB
Masih ada lima lokasi SIM keliling Jakarta tersedia hari ini, melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
04 September 2026, 06:00 WIB
Salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang melayani pada pengendara sejak pagi, ada di BPR KS Wastu Kencana
04 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengendalikan jumlah kendaraan pribadi
03 September 2026, 16:46 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat menyambangi kota Batam dengan segala keunggulan masyarakat untuk bermobilitas