Gaikindo Berharap Penjualan Mobil Baru 2026 Tembus 1 Juta Unit
18 Desember 2025, 16:00 WIB
Penjualan Toyota global pada Agustus 2023 alami kenaikan 9 persen dibandingkan periode serupa tahun lalu
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Penjualan Toyota global meningkat 9 persen di Agustus 2023 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Tercatat pabrikan asal Jepang tersebut berhasil melepas 923.180 unit kendaraan di seluruh dunia.
Tak hanya itu, jumlah produksi Toyota global juga mengalami peningkatan 4 persen menjadi 924.509 unit, termasuk Daihatsu dan Hino. Kedua catatan ini diklaim menjadi sebuah rekor tersendiri bagi mereka.
Pertumbuhan angka penjualan tidak lepas dari tingginya permintaan di Jepang yang mengalami peningkatan 45 persen. Sementara itu di Korea Selatan juga mencatatkan hasil baik karena naik 63 persen.
Dilansir The Japan Times, penjualan mobil merek Toyota dan Lexus juga dikabarkan mengalami pertumbuhan 3 persen di Eropa khususnya Italia, Spanyol hingga Inggris. Namun terjadi koreksi sebesar 4 persen di Asia sementara di China justru lebih parah karena turun 6 persen.
Hasil negatif di negeri Tirai Bambu sebenarnya bukanlah tanpa alasan. Pasar mobil di China memang kini lebih dikuasai oleh Tesla dan BYD melalui kendaraan listrik mereka.
Akibatnya, pabrikan mobil konvensional seperti Toyota mengalami kesulitan bersaing. Padahal beragam cara sudah dilakukan.
Hasil strategi Toyota pun sebenarnya sudah mulai terlihat pada Agustus 2023 karena mereka telah melepas 11.880 kendaraan listrik di seluruh dunia. Hasil ini berhasil menambah angka penjualan Battery Electric Vehicle mereka menjadi 65.467, jauh lebih tinggi ketimbang perolahan sepanjang 2022 yang hanya 24.000 unit.
Tidak bisa dipungkiri bahwa Toyota memang terbilang terlambat dalam mengembangkan pasar mobil listrik di seluruh dunia. Namun bukan berarti mereka tidak bisa melakukan apa-apa.
Sejumlah pengembangan sudah dilakukan agar bisa berkompetisi lebih baik dibandingkan kondisi mereka saat ini. Salah satunya adalah dengan meningkatkan jumlah produksinya secara bertahap.
Di 2024 mereka optimis bisa memproduksi sedikitnya 190.000 unit EV dan di 2025 meningkat lagi menjadi 600.000 unit. Mereka juga akan meluncurkan mobil listrik dengan baterai berteknologi baru sehingga bila dalam kondisi penuh bisa menempuh perjalanan sejauh 800 km
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
18 Desember 2025, 16:00 WIB
17 Desember 2025, 15:00 WIB
16 Desember 2025, 15:00 WIB
16 Desember 2025, 08:00 WIB
15 Desember 2025, 07:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV