Penjualan Toyota Global Agustus 2023 Naik 9 Persen

Penjualan Toyota global pada Agustus 2023 alami kenaikan 9 persen dibandingkan periode serupa tahun lalu

Penjualan Toyota Global Agustus 2023 Naik 9 Persen
  • Oleh Adi Hidayat

  • Jum'at, 29 September 2023 | 17:34 WIB

TRENOTO – Penjualan Toyota global meningkat 9 persen di Agustus 2023 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Tercatat pabrikan asal Jepang tersebut berhasil melepas 923.180 unit kendaraan di seluruh dunia.

Tak hanya itu, jumlah produksi Toyota global juga mengalami peningkatan 4 persen menjadi 924.509 unit, termasuk Daihatsu dan Hino. Kedua catatan ini diklaim menjadi sebuah rekor tersendiri bagi mereka.

Pertumbuhan angka penjualan tidak lepas dari tingginya permintaan di Jepang yang mengalami peningkatan 45 persen. Sementara itu di Korea Selatan juga mencatatkan hasil baik karena naik 63 persen.

Toyota bZ segera meluncur jadi penerus bZ4X
Photo : Carscoops

Dilansir The Japan Times, penjualan mobil merek Toyota dan Lexus juga dikabarkan mengalami pertumbuhan 3 persen di Eropa khususnya Italia, Spanyol hingga Inggris. Namun terjadi koreksi sebesar 4 persen di Asia sementara di China justru lebih parah karena turun 6 persen.

Hasil negatif di negeri Tirai Bambu sebenarnya bukanlah tanpa alasan. Pasar mobil di China memang kini lebih dikuasai oleh Tesla dan BYD melalui kendaraan listrik mereka.

Akibatnya, pabrikan mobil konvensional seperti Toyota mengalami kesulitan bersaing. Padahal beragam cara sudah dilakukan.

Hasil strategi Toyota pun sebenarnya sudah mulai terlihat pada Agustus 2023 karena mereka telah melepas 11.880 kendaraan listrik di seluruh dunia. Hasil ini berhasil menambah angka penjualan Battery Electric Vehicle mereka menjadi 65.467, jauh lebih tinggi ketimbang perolahan sepanjang 2022 yang hanya 24.000 unit.

Siap Kejar Ketertinggalan

Toyota bZ segera meluncur jadi penerus bZ4X
Photo : Twitter @Toyota_PR

Tidak bisa dipungkiri bahwa Toyota memang terbilang terlambat dalam mengembangkan pasar mobil listrik di seluruh dunia. Namun bukan berarti mereka tidak bisa melakukan apa-apa.

Sejumlah pengembangan sudah dilakukan agar bisa berkompetisi lebih baik dibandingkan kondisi mereka saat ini. Salah satunya adalah dengan meningkatkan jumlah produksinya secara bertahap.

Di 2024 mereka optimis bisa memproduksi sedikitnya 190.000 unit EV dan di 2025 meningkat lagi menjadi 600.000 unit. Mereka juga akan meluncurkan mobil listrik dengan baterai berteknologi baru sehingga bila dalam kondisi penuh bisa menempuh perjalanan sejauh 800 km


Terkini

news
Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini

news
Tarif tol

Jasa Marga Bebaskan Tarif Tol Saat Arus Balik, Simak Aturannya

Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik

mobil
Nissan

Nissan Jual Pabrik Pada Renault Demi Selamatkan Perusahaan

Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan

mobil
Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen

otosport
MotoGP Amerika 2025

Drama MotoGP Amerika 2025: Bos Trackhouse Mau Ada Aturan Tegas

MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan

mobil
Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik

news
Harga BBM Shell, BP AKR sampai Vivo Turun pada Awal April 2025

Harga BBM Shell, BP AKR sampai Vivo Turun pada Awal April 2025

Mengawali April 2025, harga BBM di seluruh SPBU milik swasta mengalami penurunan dengan jumlah bervariasi

news
Arus balik Lebaran 2025

Hindari Puncak Arus Balik, Jangan Sembarangan Pilih Tanggal

Kepolisian memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 terjadi di akhir pekan, masyarakat diminta waspada