TAF Optimis Momen Lebaran Bisa Gairahkan Penjualan Mobil
26 Februari 2026, 13:00 WIB
Penjualan Toyota global pada Agustus 2023 alami kenaikan 9 persen dibandingkan periode serupa tahun lalu
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Penjualan Toyota global meningkat 9 persen di Agustus 2023 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Tercatat pabrikan asal Jepang tersebut berhasil melepas 923.180 unit kendaraan di seluruh dunia.
Tak hanya itu, jumlah produksi Toyota global juga mengalami peningkatan 4 persen menjadi 924.509 unit, termasuk Daihatsu dan Hino. Kedua catatan ini diklaim menjadi sebuah rekor tersendiri bagi mereka.
Pertumbuhan angka penjualan tidak lepas dari tingginya permintaan di Jepang yang mengalami peningkatan 45 persen. Sementara itu di Korea Selatan juga mencatatkan hasil baik karena naik 63 persen.
Dilansir The Japan Times, penjualan mobil merek Toyota dan Lexus juga dikabarkan mengalami pertumbuhan 3 persen di Eropa khususnya Italia, Spanyol hingga Inggris. Namun terjadi koreksi sebesar 4 persen di Asia sementara di China justru lebih parah karena turun 6 persen.
Hasil negatif di negeri Tirai Bambu sebenarnya bukanlah tanpa alasan. Pasar mobil di China memang kini lebih dikuasai oleh Tesla dan BYD melalui kendaraan listrik mereka.
Akibatnya, pabrikan mobil konvensional seperti Toyota mengalami kesulitan bersaing. Padahal beragam cara sudah dilakukan.
Hasil strategi Toyota pun sebenarnya sudah mulai terlihat pada Agustus 2023 karena mereka telah melepas 11.880 kendaraan listrik di seluruh dunia. Hasil ini berhasil menambah angka penjualan Battery Electric Vehicle mereka menjadi 65.467, jauh lebih tinggi ketimbang perolahan sepanjang 2022 yang hanya 24.000 unit.
Tidak bisa dipungkiri bahwa Toyota memang terbilang terlambat dalam mengembangkan pasar mobil listrik di seluruh dunia. Namun bukan berarti mereka tidak bisa melakukan apa-apa.
Sejumlah pengembangan sudah dilakukan agar bisa berkompetisi lebih baik dibandingkan kondisi mereka saat ini. Salah satunya adalah dengan meningkatkan jumlah produksinya secara bertahap.
Di 2024 mereka optimis bisa memproduksi sedikitnya 190.000 unit EV dan di 2025 meningkat lagi menjadi 600.000 unit. Mereka juga akan meluncurkan mobil listrik dengan baterai berteknologi baru sehingga bila dalam kondisi penuh bisa menempuh perjalanan sejauh 800 km
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Februari 2026, 13:00 WIB
19 Februari 2026, 12:00 WIB
19 Februari 2026, 10:00 WIB
18 Februari 2026, 11:00 WIB
14 Februari 2026, 10:30 WIB
Terkini
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah
03 Maret 2026, 07:24 WIB
Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit
03 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk mengatasi kemacetan lalu lintas
03 Maret 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu opsi terbaik bagi masyarakat untuk mengurus dokumen berkendara
03 Maret 2026, 06:00 WIB
Fasilitas SIM keliling Jakarta bisa jadi alternatif bagi warga Ibu Kota yang ingin memperpanjang masa berlaku
02 Maret 2026, 16:06 WIB
Lamborghini memutuskan untuk hadirkan Lanzador sebagai PHEV, EV murni masih belum berhasil menjaring peminat