Tekuk Nissan, Suzuki Jadi Pabrikan Terbesar Ketiga di Jepang Pada 2025
02 Februari 2026, 12:00 WIB
Penjualan Suzuki Mei 2024 naik tipis menjadi 6.110 unit atau naik 22 persen dibanding bulan sebelumnya
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Penjualan Suzuki Mei 2024 mengalami perbaikan dibanding bulan sebelumnya. Berdasarkan data Gaikindo, pabrikan asal Jepang tersebut berhasil mencatatkan angka retail sales sebesar 6.110 unit.
Jumlah itu mengalami kenaikan 22 persen sebesar 1.106 unit dari bulan sebelumnya yang hanya 5.004 unit. Namun angka itu masih ada di bawah pencapaian mereka di Maret 2024 sebesar 6.550 unit.
Berkat ini maka Suzuki telah melepas 29.927 unit kendaraan pada periode Januari hingga Mei 2024. Mereka pun duduk sebagai pabrikan terlaris kelima dengan market share 8,3 persen.
“Besar harapan kami agar hal positif ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan. Oleh karenanya Suzuki selalu berusaha terus beradaptasi dan berinovasi baik pada produk maupun layanan yang kami berikan,” ungkap Randy R. Murdoko, Dept. Head of 4W Sales PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).
Tingginya angka penjualan disebabkan pertumbuhan permintaan pada beberapa model penumpang khususnya pada segmen hybrid yang menguasai pasar 35 persen. Sementara di kategori komersial, pemintaannya mencapai 52 persen.
Sementara bila melihat dari per model maka XL7 berhasil menjadi tulang punggung penjualan. Low SUV tersebut berhasil naik 28 persen dibanding bulan sebelumnya dan 61 persen diantaranya merupakan varian hybrid.
Sementara itu Ertiga juga mencatatkan hasil baik karena dapat menguasai 43 persen penjualan kendaraan penumpang Suzuki. 70 persen permintaan berasal dari segmen hybrid.
Sedangkan di segmen kendaraan komersial, Suzuki mencatatkan pertumbuhan sebesar 26 persen dibanding April 2024.
Sayangnya Suzuki tidak menyampaikan secara detail angka penjualan yang mereka dapatkan pada Mei 2024.
Suzuki mengakui bahwa persaingan pasar otomotif di Indonesia sangat ketat. Hal ini karena semakin banyak pendatang baru namun penjualan mobil tidak tumbuh dan justru menurun.
Soleh sebab itu Suzuki pun melakukan beragam penyesuaian strategi agar bisa bertahan di pasar Tanah Air.
“Dengan semakin maraknya pemain di industri ini, Suzuki Indonesia semakin tertantang untuk menyesuaikan strategi penjualan dan pelayanan. Sehingga harapannya kami dapat terus menjaga kepuasan maksimal pelanggan,” pungkas Randy.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Februari 2026, 12:00 WIB
02 Februari 2026, 11:00 WIB
01 Februari 2026, 13:00 WIB
01 Februari 2026, 11:00 WIB
31 Januari 2026, 17:00 WIB
Terkini
02 Februari 2026, 21:00 WIB
Mobil hybrid MG VS HEV tampak kesulitan bersaing, masih CBU Thailand dan hanya catatkan wholesales 204 unit
02 Februari 2026, 20:00 WIB
Perluas jangkauan konsumen, Chery perkenalkan pikap bertenaga listrik Himla dengan banderol kompetitif
02 Februari 2026, 19:00 WIB
Merek Linghui yang baru dihadirkan BYD yang dikembangkan untuk kebutuhan khusus komersial termasuk taksi
02 Februari 2026, 18:00 WIB
Aprilia Racing kembali memberikan kontrak baru kepada Marco Bezzecchi selama dua tahun atau sampai akhir 2028
02 Februari 2026, 17:00 WIB
Menurut informasi di laman resmi Shell, mereka masih berkoordinasi dengan pemerintah terkait kuota impor BBM
02 Februari 2026, 16:00 WIB
BYD melaporkan mengalami penurunan penjualan sampai 30,1 persen atau hanya mencatatkan 210.051 di Januari 2026
02 Februari 2026, 15:00 WIB
Toyota bersama Subaru berkolaborasi kembangkan rekayasa transmisi manual buat mobil listrik, ini detailnya
02 Februari 2026, 14:16 WIB
Segera meluncur di IIMS 2026, KatadataOTO mendapatkan kesempatan langsung mencoba mobil hybrid Chery C5 CSH