Penjualan Pertalite Dihentikan, Ini Tanggapan Toyota

Toyota tanggapi positif terkait rencana penjualan Pertalite dihentikan oleh Pertamina mulai tahun depan

Penjualan Pertalite Dihentikan, Ini Tanggapan Toyota
Adi Hidayat

TRENOTO – Pertamina berencana agar penjualan Pertalite dihentikan mulai tahun depan. Mereka pun akan menyiapkan bahan bakar baru yaitu Pertamax Green yang telah dicampur bioetanol 7 persen sebagai penggantinya.

Rencana tersebut disampaikan Nicke Widyawati, Direktur Utama PT Pertamina saat rapat dengar pendapat Komisi VII DPR RI, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (30/). Sehingga penyaluran bahan bakar akan lebih terfokus ketimbang sekarang.

“Tahun depan hanya akan ada tiga produk, yakni Pertamax Green 92 yang merupakan campuran RON 90 dengan tujuh persen etanol kita sebut E7. Kedua Pertamax Green 95 serta Pertamax Turbo,” ujar Nicke.

Pertamax Green 95 Dipastikan Aman Buat Semua Kendaran
Photo : Istimewa

Melihat kebijakan tersebut, Toyota Astra Motor sebagai pemimpin pasar mobil di Indonesia memiliki pendapat positif. Pasalnya bahan bakar dijadikan sebagai pengganti memang lebih ramah lingkungan dibanding BBM fosil.

“Kami sudah dengar rencananya dan usaha ini baik karena memberi bahan bakar lebih berkualitas khususnya dalam pengurangan emisi. Sehingga secara bertahap kita dapat mencapai netralitas emisi di Indonesia,” ungkap Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director TAM pada TrenOto (31/08).

Ia pun meyakinkan pada pelanggannya bahwa model yang mereka tawarkan sekarang bisa memanfaatkan bahan bakar campuran etanol hingga 10 persen. Dengan demikian tidak perlu khawatir terhadap performa kendaraan.

Penggunaan bioetanol pada bahan bakar bukanlah hal baru bagi Pertamina. Pasalnya mereka sudah meluncurkan Pertamax Green 95 yang menggunakan campuran sebesar sebesar 5 persen dan akan terus ditingkatkan secara bertahap.

Pertamina luncurkan Pertamax Green
Photo : Antara

Suplai etanol seluruhnya berasal dari tetes tebu atau molases yang merupakan produk sampingan produksi gula. Saat ini Pertamax Green 95 dijual Rp13.500 per liter, termurah di kelasnya.

Sebagai perbandingan, Shell V-Power serta BP Ultimate dibanderol Rp13.780 per liter. Sementara Vivo menawarkan Revvo 95 sedikit lebih murah yakni Rp13.580 per liter.

Daftar SPBU Pertamina Yang Menjual Pertamax Green

Area Jakarta

  • SPBU MT Haryono
  • SPBU Fatmawati 1
  • SPBU Fatmawati 2
  • SPBU Lenteng Agung
  • SPBU Sultan Iskandar Muda Kebayoran

Area Surabaya

  • SPBU Jemursari
  • SPBU Soetomo
  • SPBU Mulyosari,
  • SPBU Merr
  • SPBU Ketintang,
  • SPBU Karang Asem
  • SPBU Mastrip
  • SPBU Citra Raya Boulevard
  • SPBU Juanda
  • SPBU Buduran

Terkini

news
Ganjil Genap Jakarta

Ingat 26 Titik Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 11 Juni 2026

Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan untuk memecah kebuntuan arus lalu lintas di jalanan Ibu Kota

news
SIM Keliling Jakarta

Simak Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 11 Juni 2026

Jangan sampai terlambat, SIM keliling Jakarta tidak melayani prosedur perpanjangan SIM yang kedaluwarsa

news
SIM Keliling Bandung

Jangan Salah, SIM Keliling Bandung Hari Ini ada di Pasar Modern

SIM keliling Bandung bisa menjadi salah satu alternatif untuk mengurus dokumen berkendara pada hari ini

komunitas
Classy Modifest 2026

Yamaha Classy Modifest 2026 Sukses Sedot Modifikator Jawa Timur

Yamaha Classy Modifest 2026 perdana di Surabaya sukses diikuti oleh puluhan modifikator di Jawa Timur

news
10 Merek Mobil Terlaris di Indonesia Mei 2026, Honda Hadapi Tantangan

10 Merek Mobil Terlaris Mei 2026, Honda Masih Merintih

Honda menghadapi tantangan, terdepak dari lima besar merek mobil terlaris Mei 2026 secara wholesales

news
Harga BBM

Ikut Pertamina, Vivo Juga BP Kompak Naikan Harga BBM RON 92 dan 95

Sejumlah SPBU swasta melakukan penyesuaian harga BBM RON 92 serta 95, kebijakan ini berlaku mulai Rabu (10/06)

mobil
Penjualan Mobil Baru

Penjualan Mobil Mei 2026 Turun, Konsumen Tunda Pembelian

Konsumen disebut melakukan penundaan pembelian imbas ketidakpastian ekonomi, penjualan mobil terdampak

mobil
BYD dan F1

Sinyal Kuat BYD Gabung F1 Mencuat setelah GP Monako

BYD kembali memantik pembicaraan soal keterlibatannya di ajang balap bergengsi Formula 1 pasca GP Monako