GT World Challenge Asia 2026 Bawa Mandalika ke Panggung Global
04 Mei 2026, 19:08 WIB
Kabarnya PT Pertamina hapus Pertalite mulai 2024, nantinya BBM tersebut bakal digantikan dengan Pertamax Green 92
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Langkah mengejutkan dilakukan oleh PT Pertamina baru-baru ini. Perusahaan pelat merah berencana menghapus BBM (Bahan Bakar Minyak) RON 90, yakni Pertalite.
Hal tersebut rencananya akan dilakukan pada tahun depan atau 2024. Nantinya Pertalite bakal digantikan oleh produk baru, yaitu Pertamax Green 92.
Hal itu dikatakan langsung Nicke Widyawati, Direktur Utama PT Pertamina saat rapat dengar pendapat Komisi VII DPR RI, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (30/).
“Tahun depan hanya akan ada tiga produk, yakni Pertamax Green 92 yang merupakan campuran RON 90 dengan tujuh persen etanol kita sebut E7. Kedua Pertamax Green 95 serta Pertamax Turbo,” ujar Nicke di Katadata.
Menurut Nicke pertamina hapus Pertalite karena sesuai dengan aturan Kementerian LHK (Lingkungan Hidup dan Kehutanan). Di dalamnya menyatakan bahwa BBM yang boleh dijual di Indonesia memiliki kadar oktan minimal 91.
“Jadi itu sudah sangat pas dari aspek lingkungan. Kedua mandatori bioetanol, bioenergi bisa kami penuhi serta ketiga kita menurunkan impor gasoline,” tegasnya.
Dengan langkah yang dilakukan Perusahaan BUMN tersebut diharapkan maka investasi di sektor bioenergi bakal meningkat. Apalagi menurutnya, pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Presiden (PP) Nomor 40 Tahun 2003.
Sebab di dalamnya menjelaskan tentang Percepatan Swasembada Gula Nasional dan Penyediaan Bioetanol sebagai Bahan Bakar Nabati (Biofuel).
Nicke pun meminta dukungan dari jajaran Presiden Joko Widodo buat melaksanakan hal ini. Seperti pembebasan bea cukai lalu investasi dari bioetanol agar terjadi di dalam negeri.
"Kita hanya mengganti impor gasoline dengan etanol yang secara emisi juga lebih baik. Kami minta ada pembebasan dari sisi pajaknya,” pungkas Nicke.
Sebagai informasi Pertamina juga baru saja meluncurkan Pertamax Green 95. BBM anyar tersebut baru tersedia di 10 SPBU di Surabaya dan lima di Jakarta.
Sementaraharga Pertamax Green 95 adalah Rp13.500 per liter. Jika dilihat, banderolnya merupakan yang termurah di kelasnya.
Sebab harga Shell V-Power serta BP Ultimate dijual Rp13.780 per liter. Sementara Vivo menawarkan Revvo 95 sedikit lebih murah yakni Rp13.580 per liter.
Sebagai informasi, bahan baku pembuatan bioetanol adalah molases atau tetes tebu yang merupakan produk sampingan dari produksi gula.
Saat memproduksi gula, cairan dari tebu akan diekstraksi dan dipanaskan hingga menjadi kristal. Molasses adalah cairan kental berwarna hitam dengan konsistensi seperti sirup yang tertinggal saat kristalisasi cairan tebu selesai.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Mei 2026, 19:08 WIB
04 Mei 2026, 11:50 WIB
01 Mei 2026, 16:20 WIB
19 April 2026, 11:05 WIB
08 April 2026, 09:00 WIB
Terkini
21 Mei 2026, 19:21 WIB
Gencar elektrifikasi, Volvo luncurkan produk di kelas yang sama dengan BMW iX tetapi berkonfigurasi 7-seater
21 Mei 2026, 07:00 WIB
Salah satu konsumen Kalista yang merasakan dampak positif dari penggunaan truk listrik adalah Evershine Group
21 Mei 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini beroperasi sejak pagi, jadi masyarakat jangan sampai terlambat mendatangi
21 Mei 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini kembali diberlakukan dengan bantuan sistem ETLE statis maupun Mobile terpadu
21 Mei 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta tersedia untuk perpanjangan masa berlaku SIM hari ini, simak informasinya
20 Mei 2026, 21:34 WIB
Mobil listrik 7-seater VinFast VF MPV 7 resmi diluncurkan di Indonesia, rakitan pabrik VinFast di Subang
20 Mei 2026, 20:09 WIB
Penjualan daihatsu selama empat bulan pertama tahun ini cukup positif sehingga tetap berada di posisi kedua
20 Mei 2026, 13:55 WIB
Hirohide Tagawa dipercaya untuk melakukan pengembangan kei car BYD demi mematangkan kehadiran Racco di Jepang