Gaikindo Minta Insentif Tidak Hanya untuk Mobil Listrik Saja
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Penjualan mobil listrik BYD di Jepang telah mengalahkan Toyota meski dengan selisih angka yang cukup tipis
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski merupakan salah satu negara dengan penjualan kendaraan tertinggi, adopsi mobil listrik di Jepang sebenarnya tidak terlalu cepat. Hal ini terlihat dari angka penjualannya yang jumlahnya kurang signifikan.
Bahkan pabrikan lokal lebih fokus untuk mengembangkan kendaraan hybrid ketimbang EV. Langkah itu sedikit berbeda dengan kebanyakan pabrikan yang mengedepankan mobil listrik sebagai andalan di masa depan.
Dilansir dari CarNewsChina, sepanjang 2024 negeri Matahari Terbit hanya mampu melepas 59,736 EV atau turun 33 persen dari tahun sebelumnya.
Dari jumlah itu, Nissan masih menjadi penyumbang terbesar karena menguasai 50 persen pasar kendaraan listrik di Jepang. Meski demikian, penjualan mobil listrik mereka turun 44 persen menjadi hanya 30.749 unit, angka terendah sejak 2021.
Penurunan terjadi karena Nissan Sakura hanya terjual 22.926 unit atau turun 38 persen dari tahun lalu. Demikian pula penjualan Nissan Leaf juga melemah sampai 48 persen.
Namun terjadi kejutan menarik di segmen ini karena penjualan mobil listrik BYD berhasil melampaui Toyota. Pabrikan asal China tersebut tercatat berhasil melepas sedikitnya 2.223 unit EV atau naik 54 persen dari tahun sebelumnya.
Sementara Toyota hanya berhasil melepas 2.038 unit EV. Itu artinya selisih penjualan mobil listrik BYD dan Toyota cuma 185 unit.
Meski hanya selisih tipis tetapi ini menunjukkan bahwa produk dari BYD berhasil masyarakat Jepang tertarik. Pabrikan China tersebut pun tentu tidak ingin melewatkan momentumnya dan berupaya meluncurkan lebih banyak model di negeri Matahari Terbit.
BYD masuk ke Jepang dengan mengandalkan Atto 3 kemudian secara bertahap beberapa model mereka bawa. Mulai dari Dolphin hingga Seal sehingga pilihannya jadi semakin banyak.
Tahun ini BYD pun dikabarkan bakal meluncurkan Sealion 7 di negera tersebut sehingga membuat pilihan masyarakat jadi lebih banyak.
Tak hanya itu, mereka juga akan membuka sedikitnya 100 outlet di negara tersebut untuk memudahkan masyarakat membeli serta merawat kendaraan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Juni 2026, 15:00 WIB
29 Juni 2026, 07:00 WIB
28 Juni 2026, 07:15 WIB
25 Juni 2026, 20:58 WIB
25 Juni 2026, 20:56 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi