Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat
15 Mei 2026, 21:21 WIB
Penjualan mobil listrik BYD di Jepang telah mengalahkan Toyota meski dengan selisih angka yang cukup tipis
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski merupakan salah satu negara dengan penjualan kendaraan tertinggi, adopsi mobil listrik di Jepang sebenarnya tidak terlalu cepat. Hal ini terlihat dari angka penjualannya yang jumlahnya kurang signifikan.
Bahkan pabrikan lokal lebih fokus untuk mengembangkan kendaraan hybrid ketimbang EV. Langkah itu sedikit berbeda dengan kebanyakan pabrikan yang mengedepankan mobil listrik sebagai andalan di masa depan.
Dilansir dari CarNewsChina, sepanjang 2024 negeri Matahari Terbit hanya mampu melepas 59,736 EV atau turun 33 persen dari tahun sebelumnya.
Dari jumlah itu, Nissan masih menjadi penyumbang terbesar karena menguasai 50 persen pasar kendaraan listrik di Jepang. Meski demikian, penjualan mobil listrik mereka turun 44 persen menjadi hanya 30.749 unit, angka terendah sejak 2021.
Penurunan terjadi karena Nissan Sakura hanya terjual 22.926 unit atau turun 38 persen dari tahun lalu. Demikian pula penjualan Nissan Leaf juga melemah sampai 48 persen.
Namun terjadi kejutan menarik di segmen ini karena penjualan mobil listrik BYD berhasil melampaui Toyota. Pabrikan asal China tersebut tercatat berhasil melepas sedikitnya 2.223 unit EV atau naik 54 persen dari tahun sebelumnya.
Sementara Toyota hanya berhasil melepas 2.038 unit EV. Itu artinya selisih penjualan mobil listrik BYD dan Toyota cuma 185 unit.
Meski hanya selisih tipis tetapi ini menunjukkan bahwa produk dari BYD berhasil masyarakat Jepang tertarik. Pabrikan China tersebut pun tentu tidak ingin melewatkan momentumnya dan berupaya meluncurkan lebih banyak model di negeri Matahari Terbit.
BYD masuk ke Jepang dengan mengandalkan Atto 3 kemudian secara bertahap beberapa model mereka bawa. Mulai dari Dolphin hingga Seal sehingga pilihannya jadi semakin banyak.
Tahun ini BYD pun dikabarkan bakal meluncurkan Sealion 7 di negera tersebut sehingga membuat pilihan masyarakat jadi lebih banyak.
Tak hanya itu, mereka juga akan membuka sedikitnya 100 outlet di negara tersebut untuk memudahkan masyarakat membeli serta merawat kendaraan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Mei 2026, 21:21 WIB
13 Mei 2026, 19:15 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta