Penjualan Mobil Baru Mei 2025 Naik 7 Persen, Masih di Bawah Harapan

Menurut data Gaikindo, penjualan mobil baru sepanjang Mei 2025 secara ritel mengalami kenaikan 7 persen

Penjualan Mobil Baru Mei 2025 Naik 7 Persen, Masih di Bawah Harapan
Satrio Adhy

KatadataOTO – Kabar baik datang dari penjualan mobil baru di Indonesia. Kinerjanya mulai menunjukan hasil positif sepanjang Mei 2025.

Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang diterima KatadataOTO, pada bulan lalu distribusi kendaraan roda empat dari pabrik ke diler (wholesale) berada di 60.613 unit.

Pencapaian di atas bertumbuh 18,4 persen dibandingkan April 2025. Sebab satu bulan sebelumnya terhenti di 51.205 unit.

Kenaikan juga turut terjadi pada penjualan mobil baru dari diler ke konsumen (ritel). Sepanjang Mei 2025 ada 61.339 unit.

GIIAS 2024
Photo : KatadataOTO

Bila dihitung-hitung penjualan mengalami pertumbuhan sampai 7,6 persen dari April 2025 yang hanya menorehkan 77.031 unit.

Meski begitu jika dibandingkan dengan Mei 2024, wholesales kendaraan roda empat anyar bulan lalu susut 15,1 persen.

“Belum seperti yang diharapkan,” kata Jongkie Sugiarto, Ketua I Gaikindo saat dihubungi KatadataOTO, Selasa (10/05).

Menurut catatan milik Gaikindo pada periode yang sama tahun lalu, mampu berada di level 71.391 unit

Tren negatif penjualan mobil baru secara ritel juga terus berlanjut. Di Mei 2025 kembali amblas 15,1 persen bila dibandingkan dengan tahun lalu yang berada di 72.246 kendaraan roda empat.

Sementara secara kumulatif, sepanjang Januari-Mei 2025 total wholesales tercatat sebanyak 316.981 kendaraan roda empat.

Turun 5,5 persen dibandingkan periode serupa tahun lalu. Pada 2024 mampu membukukan 335.405 mobil.

Tak berhenti sampai di situ, penjualan mobil baru secara ritel turut melambat 9,2 persen dari sebelumnya 362.163 unit menjadi 328.852 unit.

Sejumlah faktor pun digadang-gadang membuat penjualan mobil baru tak kunjung bergairah pada lima bulan awal 2025.

Misal daya beli masyarakat yang kian melemah. Membuat banyak orang menunda membeli kendaraan roda empat anyar.

Selain itu pertumbuhan ekonomi di Tanah Air yang tidak stabil juga dinilai membuat industri otomotif belum sanggup bangkit.


Terkini

news
Pertamina

Modal Pertamina Pertahankan Daya Saing di Industri Pelumas

Pertamina Lubricants mengkalim memiliki fasilitas produksi terbesar di Asia Tenggara yang memasok 17 negara

motor
New Honda Genio

Daftar Harga New Honda Genio, Ada Warna Baru yang Bikin Kalcer

Buat pencinta skutik, new Honda Genio mendapatkan beberapa opsi kelir anyar yang bikin tampilannya beda

motor
Peugeot

Peugeot Django Evo 125 Resmi Meluncur, Harga Rp 70 Jutaan

Di bawah naungan PT Permata Otomotif Indonesia (POI), Peugeot Motorcycle kembali hadir di pasar Indonesia

mobil
Kia

Diler Baru Kia Puri Sudah Pajang Carens EV Concept

Kia Puri resmi dibuka, hasil kerjasama dengan PT Sinar Inti Harapan dan akan terus bertambah di kemudian hari

mobil
GIIAS Makassar 2026 Dibuka, Dorong Adopsi Elektrifikasi di Daerah

GIIAS Makassar 2026 Dibuka, Dorong Adopsi Elektrifikasi di Daerah

Rangkaian seri GIIAS berlanjut, kini GIIAS Makassar 2026 resmi dibuka diramaikan berbagai model elektrifikasi

motor
Kenali Gejala CVT Motor yang Rusak, Ini Tandanya

Kenali Gejala CVT Motor Matik yang Rusak, Ini Tandanya

Komponen CVT pada motor matik perlu diperiksa secara berkala, ini gejalanya jika terjadi potensi kerusakan

mobil
Mobil Hybrid

Periklindo Akhirnya Sebut Mobil Hybrid Berhak Dapat Insentif

Periklindo menilai mobil hybrid turut berkontribusi dalam pengurangan konsumsi BBM dan emisi CO2 di Indonesia

mobil
Veloz Hybrid

Pengamat Ungkap Syarat Insentif Mobil Hybrid Bisa Efektif

Muncul wacana insentif mobil hybrid, realisasinya berpeluang menambah angka penjualan lini kendaraan HEV