GIIAS Makassar 2026 Dibuka, Dorong Adopsi Elektrifikasi di Daerah
28 Oktober 2026, 16:13 WIB
Menurut data Gaikindo, penjualan mobil baru sepanjang Mei 2025 secara ritel mengalami kenaikan 7 persen
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kabar baik datang dari penjualan mobil baru di Indonesia. Kinerjanya mulai menunjukan hasil positif sepanjang Mei 2025.
Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang diterima KatadataOTO, pada bulan lalu distribusi kendaraan roda empat dari pabrik ke diler (wholesale) berada di 60.613 unit.
Pencapaian di atas bertumbuh 18,4 persen dibandingkan April 2025. Sebab satu bulan sebelumnya terhenti di 51.205 unit.
Kenaikan juga turut terjadi pada penjualan mobil baru dari diler ke konsumen (ritel). Sepanjang Mei 2025 ada 61.339 unit.
Bila dihitung-hitung penjualan mengalami pertumbuhan sampai 7,6 persen dari April 2025 yang hanya menorehkan 77.031 unit.
Meski begitu jika dibandingkan dengan Mei 2024, wholesales kendaraan roda empat anyar bulan lalu susut 15,1 persen.
“Belum seperti yang diharapkan,” kata Jongkie Sugiarto, Ketua I Gaikindo saat dihubungi KatadataOTO, Selasa (10/05).
Menurut catatan milik Gaikindo pada periode yang sama tahun lalu, mampu berada di level 71.391 unit
Tren negatif penjualan mobil baru secara ritel juga terus berlanjut. Di Mei 2025 kembali amblas 15,1 persen bila dibandingkan dengan tahun lalu yang berada di 72.246 kendaraan roda empat.
Sementara secara kumulatif, sepanjang Januari-Mei 2025 total wholesales tercatat sebanyak 316.981 kendaraan roda empat.
Turun 5,5 persen dibandingkan periode serupa tahun lalu. Pada 2024 mampu membukukan 335.405 mobil.
Tak berhenti sampai di situ, penjualan mobil baru secara ritel turut melambat 9,2 persen dari sebelumnya 362.163 unit menjadi 328.852 unit.
Sejumlah faktor pun digadang-gadang membuat penjualan mobil baru tak kunjung bergairah pada lima bulan awal 2025.
Misal daya beli masyarakat yang kian melemah. Membuat banyak orang menunda membeli kendaraan roda empat anyar.
Selain itu pertumbuhan ekonomi di Tanah Air yang tidak stabil juga dinilai membuat industri otomotif belum sanggup bangkit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Oktober 2026, 16:13 WIB
26 Oktober 2026, 09:00 WIB
21 Oktober 2026, 11:00 WIB
19 Oktober 2026, 07:02 WIB
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
Terkini
29 Oktober 2026, 11:00 WIB
Pertamina Lubricants mengkalim memiliki fasilitas produksi terbesar di Asia Tenggara yang memasok 17 negara
29 Oktober 2026, 09:00 WIB
Buat pencinta skutik, new Honda Genio mendapatkan beberapa opsi kelir anyar yang bikin tampilannya beda
29 Oktober 2026, 07:00 WIB
Di bawah naungan PT Permata Otomotif Indonesia (POI), Peugeot Motorcycle kembali hadir di pasar Indonesia
28 Oktober 2026, 23:44 WIB
Kia Puri resmi dibuka, hasil kerjasama dengan PT Sinar Inti Harapan dan akan terus bertambah di kemudian hari
28 Oktober 2026, 16:13 WIB
Rangkaian seri GIIAS berlanjut, kini GIIAS Makassar 2026 resmi dibuka diramaikan berbagai model elektrifikasi
28 Oktober 2026, 13:00 WIB
Komponen CVT pada motor matik perlu diperiksa secara berkala, ini gejalanya jika terjadi potensi kerusakan
28 Oktober 2026, 11:00 WIB
Periklindo menilai mobil hybrid turut berkontribusi dalam pengurangan konsumsi BBM dan emisi CO2 di Indonesia
28 Oktober 2026, 09:00 WIB
Muncul wacana insentif mobil hybrid, realisasinya berpeluang menambah angka penjualan lini kendaraan HEV