Target BYD Usai Berhasil Tembus Tiga Besar Merek Mobil Terlaris

Meskipun jadi pemain baru di pasar mobil Indonesia, BYD mampu menorehkan sejumlah capian cukup positif

Target BYD Usai Berhasil Tembus Tiga Besar Merek Mobil Terlaris
Satrio Adhy

KatadataOTO – BYD Motor Indonesia terus menunjukkan kinerja positif. Terutama di pasar mobil baru di Indonesia.

Terkini, jenama asal Cina tersebut berhasil menembus tiga besar merek mobil terlaris di Tanah Air.

Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), BYD sukses membukukan penjualan retail sebesar 7.421 unit pada September 2026.

Jumlah tersebut bahkan meningkat dari satu bulan sebelumnya hanya berada di angka 6.861 unit.

BYD M6 DM
Photo: KatadataOTO

Pencapaian di atas sekaligus membawa BYD menempati posisi tiga besar, unggul atas Suzuki, Mitsubishi hingga Honda.

Produsen mobil listrik asal Tiongkok itu, mengaku bangga dan senang atas prestasi yang berhasil mereka capai.

Mereka pun bertekad untuk membukukan capaian positif pada masa mendatang, salah satunya dengan mengoptimalkan fasilitas produksi di Tanah Air.

Sehingga dapat menghadirkan produk-produk elektrifikasi yang terjangkau serta sesuai dengan kebutuhan konsumen di dalam negeri.

“BYD secara bisnis sekarang udah punya manufaktur, artinya tuntutan beban paling besar adalah untuk memenuhi production capacity yang ada,” ungkap Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relation BYD Motor Indonesia di Jakarta beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, fasilitas BYD di Subang, Jawa Barat mempunyai kapasitas produksi hingga 10 ribu unit per bulan.

Berangkat dari fakta di atas, mereka akan berfokus meningkatkan pemanfaatan kapasitas tersebut secara bertahap, sembari melihat perkembangan pasar otomotif nasional.

“Tentu kita juga harus sambil membaca bagaimana market, sehingga dapat menentukan produk-produk yang sesuai yang kita bisa produksi di fasilitas itu,” Luther melanjutkan.

Mimpi Besar BYD

Di sisi lain, BYD juga memiliki ambisi untuk menjadi merek otomotif teratas di pasar mobil baru Indonesia.

Kendati demikian, perusahaan menegaskan bahwa mereka tidak hanya mengejar posisi teratas sebagai merek mobil terlaris saja.

Akan tetapi, mereka juga berupaya memperkuat produksi lokal, lalu mengembangkan ekosistem kendaraan roda empat ramah lingkungan.

BYD M6 EV
Photo: BYD

“Bukan hanya di EV, tetapi juga di seluruh brand otomotif yang ada,” tegas Luther.

Memang jika dilihat, BYD terus melakukan inovasi serta menghadirkan berbagai produk unggulan di Tanah Air.

Dengan begitu, lini elektrifikasi BYD dapat menjadi jawaban atas kebutuhan mobilitas masyarakat atau konsumen di dalam negeri.


Terkini

mobil
BYD Racco

BYD Racco Resmi Hadir di Sri Lanka, Harganya Setengah Miliar Lebih

Sri Lanka menjadi pasar setir kanan pertama di luar Jepang yang dipilih BYD dalam memasarkan kei car Racco

news
BMW Astra

BMW Astra Kembangkan Potensi Desa Melalui Program DSA

BMW Astra baru saja meresmikan DSA di Cibuntu, Kab Kuningan dengan memberikan sejumlah bantuan ke masyarakat

motor
Honda Beat

Cek Harga Motor Matic Murah Oktober 2026, Ada Beat dan Fazzio

Pada Oktober 2026, sejumlah harga motor matic murah stabil meski ada beberapa yang mengalami kenaikan

motor
Suzuki Satria

Suzuki Periksa Dua Komponen Penting pada Satria Pro dan F150

SIS menggelar kampanye Produk Quality Update Suzuki Satria Pro maupun F150 dengan periode produksi mulai 2025

mobil
Aion

GAC Aion Kejar TKDN 60 Persen Untuk 2027

GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah

motor
Yadea GT80

Motor Listrik Yadea Ditantang Buktikan Kemampuan Jarak Tempuh

Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh

mobil
BYD Atto 1

10 Mobil Listrik Terlaris September 2026: EV Mungil Diminati

Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales

mobil
New Danza D9

BYD Bersiap Hadapi Mandatori TKDN 60 Persen di 2027

BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan