Penjualan Merek Mobil Mewah Juli 2026, Kompak Turun
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Tumbuhnya pasar mobil Vietnam membuat penjualan mobil Asia Tenggara kuartal I naik tipis dibanding tahun lalu
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Penjualan kendaraan di Asia Tenggara pada kuartal pertama 2025 mengalami pertumbuhan sebesar 2 persen dibanding periode serupa tahun lalu. Peningkatan ini bisa tercapai karena Vietnam dan Filipina berhasil mencatatkan pertumbuhan.
Bahkan pasar kendaraan Vietnam berhasil tumbuh 51 persen dibanding kuartal pertama di 2024. Kuatnya permintaan pasar terhadap VinFast disebut-sebut menjadi kunci pencapaian tersebut.
Tak tanggung-tanggung, perusahaan mobil listrik itu berhasil melepas 35.000 unit pada Januari hingga Maret 2025. Naik signifikan dibanding periode serupa tahun lalu yang Cuma 9.000 unit.
Pabrikan itu bahkan sudah menguasai 31 persen dari total pasar kendaraan negara tersebut. Jumlah itu mungkin bisa lebih tinggi di akhir tahun nanti.
Sementara penjualan kendaraan Filipina di kuartal pertama 2025 juga tumbuh 9 persen. Dilansir dari Just Auto, banyaknya permintaan terhadap mobil listrik dengan harga terjangkau asal Cina dipercaya menjadi kunci dari tingginya pasar.
Catatan positif dari kedua negara itu tidak bisa diikuti oleh beberapa negara lain di Asia Tenggara. Thailand misalnya, penjualannya merosot 7 persen. Industri otomotif di negeri Gajah Putih memang tengah mengalami tekanan sejak tahun lalu.
Sementara penjualan mobil di Indonesia juga mengalami tekanan di kuartal I 2025. Wholesales pada Januari hingga Maret 2025 hanya sebesar 205.160 unit atau melemah 4,7 persen.
Toyota masih menjadi pabrikan terbesar dengan penjualan sebesar 68.955 unit disusul Daihatsu yang melepas 34.999 unit dan Honda 22.336 unit.
Penjualan di Malaysia juga penuh dinamika. Setelah di Januari 2025 penjualannya turun 24 persen dibanding periode serupa tahun lalu, mereka berhasil melakukan perbaikan di dua bulan berikutnya.
Hadirnya mobil-mobil baru asal Cina seperti BYD Sealion 7 dan M6, Denza D9 hingga Jacoo J7 digadang-gadang berhasil memberi perbaikan signifikan.
Pasar yang terus bergerak ini membuat banyak analis memperkirakan pasar otomotif di Asia Tenggara akan mencapai 3,11 juta unit di 2025. Jumlah itu turun dibanding pencapaian di 2-24 yang sebesar 3,12 juta unit.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
25 Juli 2026, 22:43 WIB
Terkini
03 September 2026, 07:00 WIB
Pemberian insentif motor listrik masih belum menemui kepastian di September 2026, Kementerian ESDM buka suara
03 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung bisa dimanfaatkan jika Anda ingin memperpanjang masa berlaku dokumen berkendara hari ini
03 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini kembali dimulai sejak pukul 06.00 WIB dan sistem hadir kembali sore 16.00 WIB
03 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta dapat melayani perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, berikut lokasinya
02 September 2026, 19:52 WIB
Pertamina menaikan harga BBM jenis Pertamax Green menjadi Rp 19.150 per liter yang berlaku mulai hari ini
02 September 2026, 15:00 WIB
Lombardi Auto Indonesia kembali menghadirkan inovasi terbarunya melalui unit Toyota HiAce Premio Ultimate
02 September 2026, 13:23 WIB
Belum lama ini Kaspersky melaporkan bahwa, head unit android yang ada pada mobil berpotensi diserang malware
02 September 2026, 09:00 WIB
Mobil konsep Hyundai Boulder kian dekat diproduksi massal, begini tampilan konsep dan paten desainnya